My Virtual Voice

April 26, 2007

What is HIMTEK

Filed under: HIMTEK

Beloved HIMTEK

Himtek adalah Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer, yang sekarang berganti nama menjadi Sistem Komputer.
HIMTEK dibentuk untuk menjadi wadah perwakilan mahasiswa jurusan Sistem Komputer, yang pengurus dan aktivisnya juga merupakan mahasiswa Sistem Komputer. HIMTEK mempunyai kewajiban untuk membantu setiap mahasiswa Sistem Komputer yang mendapat kesulitan, baik itu bersifat akademis maupun non-akademis serta mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan positif bagi perkembangan mahasiswa SK serta bagi HIMTEK khususnya.
Visi  :  Mewujudkan suatu pergerakan organisasi mahasiswa baik di lingkungan UBiNus maupun di luar lingkungan UBiNus.
Misi : Menyalurkan aspirasi mahasiswa sistem komputer demi kemajuan bersama.
Menanamkan jiwa “Solidarity For Mindfacturing” diseluruh lapisan mahasiswa sistem komputer. Menjadikan HIMTEK sebagai sarana komunikasi dan informasi bagi mahasiswa sistem komputer. Merealisasikan HIMTEK sebagai wadah pelatihan bagi mahasiswa SK baik yang bersifat akademik maupun non Akademik.
Lirik Lagu HIMTEK :
MARS HIMTEK
Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer
Setiap saat siap sedia Mempertahankan, Memperjuangkan
Kepentingan Mahasiswa TK
Reff :        Walau kami jumlahnya sedikit
                Bukan berarti kami kurang solid
                Kami ahli ber-ekspansi juga ber-koalisi
Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer
Tampangnya seger dan pinter-pinter
Body-nya keker ga pernah minder
Kar’na kami memang sudah puber
               
*back to reff
 
YEL-YEL HIMTEK
HIMTEK berkuasa HIMTEK memang dig Jaya
HIMTEK HIMTEK tidak ada lawannya,,,, 3x
 
PADAMU HIMTEK
Padamu HIMTEK kami berjanji
Padamu HIMTEK kami berbakti
Padamu HIMTEK kami mengabdi
Bagimu HIMTEK  jiwa raga kami
 

Why Computer Engineering

Filed under: HIMTEK

Computer engineering embodies the science and the technology of design, construction, implementation and maintenance of the hardware and the software components of modern computing systems and computer-controlled equipment. 
Computer engineers are solidly grounded in the theories and principles of computing, mathematics and engineering, and apply these theoretical principles to design hardware, software, networks, and computerized equipment and instruments to solve problems in diverse application domains.
Field Study of Computer Engineering :
·  Robotics and Automation
·  Embedded System
·  Computer Networked
Computer Engineering department supported by :
·          Lab Elektronika dan Mikroprosesor
·          Lab Algoritma & Pemrograman
·          Lab Sistem Intelegensia
·          Lab Jaringan Komputer
·          Lab Robotika & Pengolahan Sinyal
·          Operationally managed by UPT Perangkat Keras dan UPT Perangkat Lunak
The Subjects In Computer Engineering Department are :
·          Algoritma & Pemrograman
·          Struktur Data
·          Bahasa Rakitan
·          Pemrograman Bahasa Tingkat Tinggi
·          Sistem Operasi
·          Sistem Basis Data*)
·          Teknik Kompilasi
·          Pemrograman Sistem
·          Elektronika Diskrit
·          Elektronika Terpadu
·          Sistem Digital
·          Organisasi & Arsitektur Komputer
·          Aplikasi Mikroprosesor & Interfacing
·          Pemrosesan Paralel.
·          Rekayasa Sistem Komputer*)
·          Perancangan Komputer*)
·          VLSI*)
·          Dasar Telekomunikasi
·          Jaringan Komputer
·          Wireless Network*)
·          Manajemen Jaringan*)
·          Keamanan Jaringan*)
·          Applied Networking 1*) - Cisco CCNA
·          Applied Networking 2*) - Cisco CCNA
·          Applied Netowkring 3*) - Cisco CCNA
·          Teori Sistem
·          Sistem Pengaturan
·          Pengolahan Sinyal Digital
·          Mekatronika
·          Artificial Intelligence
·          Expert System
·          Computer Vision*)
·          Intelligent Computing
·          Sistem Waktu Nyata
·          Aktuator & Sensor*)
·          Pengukuran & Instrumentasi*)
·          Interaksi Manusia & Komputer*)
·          Simulasi & Pemodelan
·          Penerapan Komputer
·          Manajemen Umum
·          Entrepreneurship
·          Konsep Sistem informasi
·          Manajemen Proyek*)
·          Manajemen SDM*)
·          Sistem Akuntansi*)
·          Akuntansi Manajemen*)
·          Pengelolaan Sistem Komputer*)
·          E-Business*)
// Keterangan : )= Mata kuliah peminatan //
We're CE community

Topik Skripsi Sistem Komputer

Filed under: HIMTEK

Dibawah ini akan diberikan beberapa topik skripsi untuk teman-teman yang sedang mengambilnya, Topik ini berkaitan dengan Mechatronic, Embedded dan Communication System. Selain itu diberikan juga topik untuk lintas peminatan. Semoga topik yang  diberikan ini dapat memberikan masukan bagi teman-teman sekalian.
EMBEDDED SYSTEM
•          An embedded system is some combination of computer hardware and software, either fixed in capability or programmable, that is specifically designed for a particular kind of application device.
•          Industrial machines, automobiles, medical equipment, cameras, household appliances, airplanes, vending machines, and toys (as well as the more obvious cellular phone and PDA) are among the myriad possible hosts of an embedded system.

www.caps-entreprise.com/en/glossaire_contenu.html

•          An embedded system is a special-purpose computer system, which is completely encapsulated by the device it controls.
•          An embedded system has specific requirements and performs pre-defined tasks, unlike a general-purpose personal computer. An embedded system is a computer-controlled system.
•          The core of any embedded system is a microprocessor, programmed to perform a few tasks (often just one task). This is to be compared to other computer systems with general purpose hardware and externally loaded software. Embedded systems are often designed for mass production.
HOME AUTOMATION
•          Home automation is a field within building automation, specializing in the specific automation requirements of private homes and in the application of automation techniques for the comfort and security of its residents. Although many techniques used in building automation (such as light and climate control, control of doors and window shutters, security and surveillance systems, etc.) are also used in home automation, additional functions might be the control of multi-media home entertainment systems, automatic plant watering and pet feeding, automatic scenes for dinners and parties, etc.
•          The main difference between building automation and home automation is, however, the human interface. In home automation, ergonomics is of particular importance: the control should be largely image-based and self-explanatory.
•          Home Automation can be used to control many items within your home, from lighting (remote controlled or motion controlled), Whole House Audio & Video, computer control and automated blinds and curtains.
Home Automation Tasks :
•          Audio -This category includes audio switching and distribution. Audio switching determines the selection of an audio source. Audio distribution allows an audio source to be heard in one or more rooms. This feature is often refered to as ‘multi-zone’ audio.
•          HVAC - HVAC solutions include temperature and humidity control.
•          Intercoms - An intercom system allows communication via a microphone and loud speaker between multiple rooms.
•          Lighting - Lighting control systems involves aspects related to controlling electric lights and window shades and drapery. This category also typically includes control of exhaust and ceiling fans.
•          Security - Control and monitoring of security systems. This category also includes control and distribution of security cameras.
•          Video - This includes video switching and distribution
•          Minyak atsiri Umumnya minyak atsiri mempunyai rasa getir, berbau wangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya, larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air.
MINYAK ATSIRI
•          Minyak atsiri digunakan untuk bahan baku industri minyak wangi, farmasi, makanan, minuman dan rokok. Dalam market brief ini nomor kode produk yang digunakan adalah Standard International Trade Classification (SITC) 551 yang didasarkan pada Harmonized System (HS) 3301. -> Cari peluang ekspor di web commerce.
•          Tahapan
–         Cari informasi cara mengekstraksi minyak dari suatu bahan
–         Cari informasi cara menyuling untuk menghasilkan turunan minyak yang bernilai jual lebih tinggi
–         Cari informasi cara mengukur hasil minyak supaya bisa memenuhi standar international -> survey ke Laboratorium Pengujian
–         Membuat Simulasi (semester 1)->Prototype (semester 2) ->Pabrik mini (semester 3)
•          1 team kelompok skripsi untuk 1 jenis minyak atsiri: minyak daun cengkeh (clove leaf oil), minyak nilam (patchouli oil), nutmeg oil, minyak dauh sereh, dll
GPS AND COMPASS DIGITAL
•          Tahapan
–         Pelajari komponen atau cari OEM board untuk GPS Receiver dan Compass digital
–         Membuat prototype yang dapat menampilkan arah dan jarak menuju titik sasaran
–         Pelajari penggunaan SmartTFT (TouchScreen LCD)->untuk menggambar peta, zoom in/out, centering
–         Membuat Prototype
•          Butuh 3 kelompok: GPS (semester 1), Digital Compass (semester 1), dan Programming C dengan SmartTFT (semester 2)
JARINGAN PENCATAT CURAH HUJAN
•          Semester 1: Prototyping untuk penyempurnaan ketelitian pengukuran curah hujan
•          Semester 1: Pembuatan Charger Handphone dengan solar cell
•          Semester 2: Uji coba jaringan beberapa pengukur curah hujan
•          Semester 3.Implementasi di Lapangan
LOW-COST, LOW-POWER WIRELESS SENSOR NETWORKS
•          Pengadaan 2 set ZigBee Dev Kit @ USD 299 dengan dana PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)
•          Semester 1: belajar cara mengontrol dengan sepasang ZigBee
•          Semester 2: belajar membuat network
•          Semester 3: Outdoor Wireless communication
CUSTOMER ACCESS SYSTEM (CAS)
o         Mengatasi masalah aksesibilitas ke fasilitas layanan komunikasi informasi
o         Wireline mengandung arti menggunakan fasilitas jaringan tradisional yaitu saluran telepon terutama berkaitan dengan broadband
o         Wireless berbagai teknologi WLAN, GSM, CDMA, dan sebagainya
Rencana Penelitian CAS :
·          Akses melalui layanan selular untuk mengambil, melakukan updating, menyebarluaskan informasi secara near real time
·          Pemanfaatan jaringan komputer untuk komunikasi multimedia ekonomik
·          Pengkajian XDSL Broadband Access dalam private network
·          Pengkajian teknologi Fixed Wireless bagi customer Access
·          Pengembangan multistandard selular CPE interface ke komputer (fokus Nokia CPE)
·          Pengembangan Visual Information Dissemination 
Beberapa Gagasan CAS  :
·          Intranet Multiple Class Lecture
·          Targeted Information Dissemination
·          Multistandard cellular CPE interface to computer
·          Cellular CPE to Large Dot Matrix Display Controller for Visual Text Information Dissemination
·          Multiple standard Expandable Display
·          SIP PBX add-ons
VALUE ADDED SERVICES (VAS)
o         Pengembangan layanan dan penerapan teknologi  dengan mendayagunakannya, maupun menciptakan sistem yang bernilai tambah
Rencana Penelitian VAS :
·          Pengembangan aplikasi melalui layanan nirkabel dan selular
·          Pengamanan kendaraan
·          Pemantauan lingkungan
·          Komunikasi antar perangkat
·          Percepatan Transaksi
Beberapa Gagasan VAS :
·          Premises Monitoring and Alerting via MMS
·          Movement Tracking
·          Secure Parking
·          Value Added Secure Parking
·          Toll Gate Status
·          Local POS
·          Smart Shopping Cart
SUPPORTING SYSTEM (SS)
Penelitian dan pengembangan dalam sistem dan metode yang meningkatkan efisiensi serta efektivitas komunikasi jaringan komputer
Rencana Penelitian SS
·          Penelitian untuk mengembangkan model teoritik IP Traffic dengan memanfaatkan traffic Binusnet
·          Aplikasi Network Management System untuk sistem transport maupun customer access melalui SNMP
·          Aplikasi bidang Health Care
Beberapa Gagasan  SS:
·          IP Traffic Pattern Binusnet (IP Traffic Distribution, Student IP traffic Pattern, Intra Binus Traffic Forecast , Automatic Traffic Management)
·          Tariffing Model untuk Binusnet
·          ADSL Network Management
·          Health Care Monitoring and Alerting  

/* Sumber — Fakultas / Jurusan : Ilmu Komputer / Sistem Komputer */

April 24, 2007

Briefing buat jadi TKI

Filed under: My Voice

Minggu, 22 April 2007

Seperti biasanya, gak di rumah…gak di kosan..hari minggu adalah hari bersih-bersih nasional apalagi kemaren adalah hari kartini yang jatuh tanggal 21 April semakin meriah deh bersih-bersihnya (gak ada hubungannya kaliii). Hari ini baru bangun jam 11.37 WIB (waktu Indonesia bagian Hand Phone),walaupun sebenernya si weker udah teriak jam 7an tapi teriakan itu gak ngasi feedback apa2. Bangun2 sakit perut n kelaperan, ya udah merespon dulu request tersebut biar gak merugikan diri sendiri. Setelah itu nyari2 makanan di kamar, diatas kulkas tergolek sepotong roti keju yang bungkus plastiknya bertuliskan OKE  yang dibeliin kakak kemaren di deket kosan (tinggal lonjat galah aja dr kosan). Sebelum makan roti, minum air putih dulu yang tertuang di dalam satu gelas tupperware berwarna kuning (segeeer rasanya…!!!), kemudian menyantap roti yang telah menunggu dari tadi (sabar dunk roti!!! Ntar juga dimakan). Merasa pasokan makan masih kurang untuk memulai aktivitas hari ini (aktivitas pembekalan diri sendiri untuk jadi TKI…) maka ditambah dengan minum segelas susu ultra milk  coklat yang telah berlabuh di kulkas selama beberapa hari (minum susu merupakan doping pengganti sarapan pagi dan ganjelan sebelum makan sore). Setelah itu baru memulai aktivitas, sebelumnya dibuat program kegiatannya terlebih dahulu mo ngapain aja. Di otak terancang kegiatan sebagai berikut :
-          Pertama…Beres2 kamar, meliputi : ganti sprei,ngelap barang2 di kamar biar gak berdebu,restrukturisasi buku2, jemur karpet, membuang barang2 yg gak penting, bersiin kulkas n terakhir ngepel.
-          Kedua…Nyuci baju yang telah direndem semaleman (klo gak dicuci2 bisa bau)
-          Ketiga…Nyuci motor.
-          Keempat…membersihkan diri sendiri.
Aktivitas yg terekam di otak selanjutnya direalisasikan dengan melakukan kegiatan yg pertama dulu. Kendala yg dihadapi dalam kegiatan ini adalah hujan turun dengan lebat sehingga karpet yg baru dijemur bbrp menit kecipratan ujan (gak jadi jemur deh…hiks hiks hiks…padahal targetnya hari ini selesai). Adapun profit yang didapet ketika merealisasikan kegiatan pertama ini adalah nemuin uang dan tisu di tas yg gak pernah dipake2 (7 ribu perak lebih recehan gak tau brp..gak diitung..lg konsen sama ngelap barang2). Selain itu juga menemukan buku yang telah dicari2 semalem tp flash disk si rei yg dicari2 kok gak ketemu2 ya???? (dimana naronya…udah lupa tuh!!!..maaf ya REI..). Di dalam kamar semuanya beres akhirnya ditutup dengan ngepel (sekalian ngepel kamar sebelah yang tak berpenghuni). Udab beres ngepel…kamar pun dikunci…beralih ke kegiatan di luar kamar.
Waktu menujukkan jam 6an sore (udah mo maghrib) perut terasa lapar…makan dulu (ada pesan dari sponsor soalnya…bisa2 kegiatan hari ini gak terealisasi dgn baik klo gak didoping), dengan lauk dan nasi yang seadanya di dalam magic jar (oops…ternyata ada telur bulet n perkedel bekas kemaren beli nasi padang)..hajar bleh aja deh yg penting kenyang..gak tega aja klo sampe dibuang (kata orang tua…makanan bs nangis klo dibuang2..jangan khawatir wahai makanan yang besemayam di dlm magic jar
 selama engkau layak makan pasti kan kusantap!!!)
Kegiatan pertama selesai kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kedua.Namun apa yang terjadi di lapangan (ck..ck..ck), ternyata kegiatan kedua diswitch dengan kegiatan ketiga dengan pertimbangan mumpung gak ada motor di luar jadi gak ada penghalang..lagian..klo nyuci baju dulu ntar air cucian mtrnya bs nyiprat2 ke baju yg udah cuci (kan cuciannya dijemur di depan).Perangkat2 buat nyuci motor pun disiapkan, yaitu kain lap bekas ngepel tadi (sekalian aja biar lebih irit), ember 2 buah (1 punya uti’ ..1 punya saya), gayung (warisan si ayu) n shampoo sunsilk warna ijo. Adapun teknik menyucinya adalah bersiin dl kain bekas pel-an tadi dgn cara merendamnya di dlm ember (ati2..air bekas rendamannya jgn dibuang…sayang aja…langsung guyurin aja ke mtrnya), setelah kain pel-an tadi tak ternoda maka tambahin shampoo secukupnya campurlah dengan air kira2 satu liter, abis itu mulailah membersihkan seluruh bodi motor, ketika mtr dlm keadaan bershampoo maka guyurlah dengan air sebanyak2nya biar busanya ilang, klo busanya udah ilang siram lagi dengan air sebanyak 2/3 kali guyuran (jangan lupa…lap tadi dibersihkan dulu biar kotoran yg nempel tereliminasi n sucikan dgn air secukupnya buat ngelap motor yg udah bersih). Setelah motor bersih jangan lupa masukkan motor ke kandangnya (jangan dibiarkan di luar sendirian…ntar dibawa orang tak dikenal!!!).
Kemudian berlanjut ke kegiatan selanjutnya, yaitu mencuci pakaian (whew….banyak banget cuciannya sampe 3 ember pula…tp gpp seru juga sekalian merenggangkan kaki yang mulai pegel2).Ouw ya jangan lupa juga abis nyuci bilas dgn pelembut/pewangi secukupnya (biasanya siy saya pake molto yg warna ijo..wanginya enak tu!!!cobain aja klo gak percaya). Setelah beberapa menit dalam rendaman molto, pakaian itupun dijemur dan astaga harus mengambil 2 space yg berbeda karna keterbatasan jemuran (ya udah…sisanya dijemur di lantai atas..klo udah dijemur diatas suka males ngambilnya…tp biasanya bu rohmah ngambilin sekalian disetrikain…makasih ya bu!!!). Selama dalam penantian penjemuran baju intro sebentar buat nyuci beberapa sisir dan kawan2 yg udah terhinggapi kotoran gak jelas.
Nyuci selesai…siap2 membersihkan diri sendiri yg kebetulan belum bersih2 dr tadi malem. Eeh..udah mo bersih2 tiba2 ngeliat ada banyak tumpukan piring n kawan2 di dapur (gak betah ngeliatnya…nyuci dulu walaupun dengan keadaan basah2an …klo udah mandi suka males nyuci piring..takutnya kotor2an lg). Finally nyuci piringpun selesai (gak tau tuh jam brp???..maklumlah jam sentral di kosan baterainya udah discharge). Berlanjut bersih2 diri sendiri kemudian dilanjutkan sholat isya’ dan tilawah bentaran. Setelah itu mlototin komputer dengan menjawab bbrp pesan yg udah nongkrong dr tadi…tiba2 perut “dangdutan” (gak ada roti pula..lauk pun msh dlm keadaan mentah..nasi juga udah agak mengering n kuning…nasib ya nasib nasib anak kosan)..dilakukanlah investigasi ke dalam kulkas ternyata ada alpukat 3 biji hasil pembelian kakak beberapa hari yang lalu, 1 biji alpukat pun dikupas (udah mo busuk soalna..klo gak dimakan2 bs mubadzir..kan sayang buang2 makanan) kemudian dikerok isinya masukin ke dalam gelas campur sama gula dikit n air juga..(dicicipin kok kurang manis ya???apa yg salah???ternyata kebanyakan air) ya udah ada susu bendera coklat lg nganggur tuangin aja ke dalam segelas alpukat yg udah diudek2 pake sendok..jadilah jus2an alpukat (dibilang jus2an solana kgk pake blender…lumayan buat ganjelan!!!).
Jadi gimana niy pak/bu saya udah brifing jadi TKI niy…kira2 saya diterima gak???, semoga ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi PJTKI (Penyedia Jasa Tenaga Kerja Indonesia) agar saya tidak dimasukkan ke BLK (Balai Latihan Kerja)…kan udah bepengalaman pak/bu. Demikian pengalaman kerja saya, semoga bisa menjadi pertimbangan bagi perusahaan Bapak/Ibu. (maklumlah pengangguran…gak dpt2 kerja di Indonesia…jadi TKI aja…siapa tau bisa diterima…)….Hahaha becanda kali!!!! Satu hal yang bisa diambil pelajaran adalah bahwa pekerjaan yang dilakukan sendiri memiliki tingkat kepuasan yang berbeda karena sesuai dengan harapan yang diinginkan (so..klo ada yg gak sesuai bs introspeksi diri sendiri…gak menambah persepsi yg macem2 sama orang lain). Selama pekerjaan itu bisa kita kerjain sendiri…kenapa gak dikerjain sendiri!!!Manfaatkan nikmat yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

April 21, 2007

PERANG BADAR & PERANG UHUD

Filed under: Islam

PERANG BADAR

MUKADIMAH


Setelah hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah bersama-sama para sahabatnya dan diterima baik oleh orang-orang anshar, Islam telah berkembang, tersebar luas dan diterima oleh banyak kabilah-kabilah arab.  Kekuatan dan ekonomi Madinah telah menjadi kukuh.  Orang-orang arab Quraisy Makkah tidak senang hati dengan kemajuan ini.

Perang Badar merupakan perang pertama yang dilalui oleh umat Islam di Madinah. Ia merupakan isyarat betapa mulianya umat Islam yang berpegang teguh pada tali agama Allah.  Kemenangan besar kaum muslimin tidak terletak pada jumlah tentara yang ikut serta tetapi terkandung dalam kekuatan iman yang tertanam disanubari mereka.  Dengan Keyakinan mereka pada Allah yang sangat kukuh itu, Allah telah menurunkan bantuan ibarat air yang mengalir menuju lembah yang curam.  Tidak  ada sesiapa yang dapat menahan betapa besarnya pertolongan Allah terhadap umat yang senantiasa menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.

ISI

Dikisahkan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam terlebih dahulu sampai di sumber mata air Badar dan memutuskan untuk berhenti di tempat itu. Dan itu merupakan bagian dari strategi agar pasukan kaum muslimin dekat dengan sumber air. Melihat hal itu, Habab ibn Mundzir berkomentar, “Wahai Rasulullah! Mengapa engkau memilih tempat ini sebagai pemberhentian kita? Apakah tempat ini memang telah ditentukan Allah kepadamu dan kita tidak dapat memajukan atau mengundurkannya sedikitpun, ataukah ini adalah bagian dari pendapat, strategi, dan siasat perang?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Ini hanyalah sekedar pedapat, stategi, dan taktik perang.” Maka Habab berkata, “Wahai Rasulullah, jika demikian halnya, aku juga ingin mengemukakan pendapatku. Menurutku, tempat ini tidak tepat untuk kita berhenti. Sebaiknya kita terus berjalan hingga sampai di mata air yang paling dekat dengan perkemahan bangsa Quraisy. Setelah itu, kita duduki tempat tersebut dan kita hancurkan seluruh sumur yang ada di seberangnya dan menjadikannya kolam penampungan air. Lalu, kita penuhi kolam itu dengan air dan kita baru menyerang mereka. Dengan begitu, niscaya kita akan dapat minum air itu sedang mereka sama sekali tidak bisa meminumnya.” Pada saat itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam berkata, “Pendapatmu sangat bagus!” Kemudian, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam pun menjalankan taktik yang ditawarkan oleh Habab ibn Mundzir radhiallahu ‘anhu. Petunjuk yang diberikan oleh Habab ini diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dengan riwayat munqathi’ -Ibnu Hisyam (2/312-313), atau dengan riwayat mursal dan terhenti pada Urwah sebagaimana yang tertulis dalam al-Ishabah (1/302), Hakim (3/446-447). Riwayat tersebut dinilai sebagai hadis munkar oleh Dzahabi dan Umawi sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibnu Katsir di dalam al-Bidayah wa an-Nihayah (3/293) dengan silsilah periwayatan yang munqathi’ (terputus).
Ketika mereka telah berhasil menduduki tempat yang dimaksud, Sa’ad ibn Muadz berkata kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam, “Wahai Nabi Allah! Tidakkah kami perlu membangun kemah khusus untuk tempat istirahatmu, menyiapkan hewan kendaraanmu dan kemudian kita baru menyerang musuh kita? Sungguh, seandainya Allah memberikan kemenangan dan kejayaan kepada kita atas musuh-musuh kami, maka itulah yang kami inginkan. Namun, bila kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya, maka engkau sudah siap untuk menyelamatkan diri dan menemui kaum kita. Wahai Rasulullah, sesungguhnya ada beberapa kaum yang menantimu di tanah air kita dan kecintaan mereka terhadapmu lebih besar dari kami. Sehingga, bila mereka mendengar bahwa engkau berperang, niscaya mereka pun tidak akan tinggal diam. Allah pasti akan melindungimu dengan mereka. Sebab mereka pasti akan memberimu pertimbangan dan senantiasa berjuang di belakangmu.” Maka, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam pun menyepakati usulan Sa’ad tersebut.
Meskipun demikian, perlu digarisbawahi bahwa saat terjadinya perang Badar tersebut, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam ikut berperang aktif dan terlibat langsung dalam pertempuran. Jadi, beliau tidak hanya berada di dalam kemah dan berdoa saja sebagaimana dipahami oleh sebagian ahli sejarah. Ahmad menuturkan: Ali radhiallahu ‘anhu menceritakan, “Kalian tentu telah menyaksikan bagaimana kami pada saat pecahnya perang Badar. Saat itu, kami berlindung di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam, sedang beliau terus membawa kami mendekati musuh. Dan beliau adalah orang yang paling berani ketika itu.”
Dengan isnad yang sama, sebuah hadis lain menuturkan, “Ketika keberanian mulai memuncak pada saat perang Badar, kami terus bergerak bersama-sama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam Bahkan, beliau adalah orang yang paling berani. Terbukti, tidak ada satu pun kaum muslimin yang paling dekat dengan musuh selain beliau.”
Muslim meriwayatkan: Pada perang Badar, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam berkata kepada para sahabatnya, “Jangan ada seorang pun di antara kalian bergerak sebelum aku memberi komando.” Ibnu Katsir berkata, “Beliau terjun dan terlibat langsung dalam pertempuran itu dengan segenap jiwa dan raga. Demikian halnya dengan Abu Bakar ash-Shiddiq. Sehingga, keduanya tidak hanya berjuang dengan berdoa dan bermunajat kepada Allah di dalam kemah saja, tetapi juga turun ke medan pertempuran dan bertempur dengan mengerahkan segala daya dan upaya.”
Demikianlah, setelah pada siang harinya mengerahkan segala kemampuan dan daya upaya yang mungkin dapat dilakukan untuk memenangkan pertempuran, pada malam harinya beliau menghabiskan waktunya untuk terus berdoa dan memohon kepada Allah untuk memberikan kemenangan terhadap pihak tentara Islam. Adapun salah satu doa beliau saat itu adalah seperti yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim berikut: “Ya Allah, sempurnakanlah kepadaku segala apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, berikanlah apa-apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan pasukan Islam, tentulah Engkau tidak akan lagi disembah di muka bumi ini.”
Sebuah riwayat mengatakan: Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam terus berdoa sampai kain sorbannya terjatuh dari kedua pundak beliau. Kemudian, Abu Bakar datang menghampiri beliau, mengambil sorban beliau yang terjatuh dan kemudian memakaikannya kembali ke pundak beliau. Setelah itu, ia pun melakukan apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam di belakangnya. Setelah itu, Abu bakar berkata, “Wahai Nabi Allah, tidakkah sudah cukup permohonanmu kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, karena sesungguhnya Allah pasti akan memenuhi seluruh janji-Nya kepadamu?” Maka Allah berfirman,“(lngatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang bertutut-turut’.” (QS. Al-Anfal: 9) Dan benar, esok harinya, Allah mengirimkan bala bantuan kepada mereka berupa pasukan tentara malaikat.” Adapun doa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam pada saat perang Badar yang diriwayatkan oleh Bukhari adalah:”Ya Allah, hamba memohon kepada Engkau akan janji dan perjanjian Engkau. Ya Allah, jika Engkau berkehendak (membuat hamba kalah), Engkau tidak akan disembah setelah hari (peperangan) ini.”
Riwayat lain menceritakan: Lalu Abu Bakar memegang tangan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam dan kemudian berkata, “Sudahlah Rasulullah, engkau sudah meminta dan mendesak Tuhanmu tanpa henti!” Esok harinya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam mempergunakan baju besi dan kemudian keluar dari kemahnya seraya berkata, “Golongan itu (pasukan Quraisy) pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.” (QS. Al-Qamar: 45)
Ibnu Hatim menceritakan: Ikrimah berkata, “Ketika diturunkannya ayat ‘golongan itu (pasukan Quraisy) pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang … ‘, Umar berkata alam hati, “Golongan manakah yang akan dikalahkan itu?”
Umar radhiallahu ‘anhu juga menceritakan: Ketika perang Badar dimulai, aku melihat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam mempergunakan baju besi sambil berkata, Golongan itu (pasukan Quraisy) pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.” Maka, aku segera mengetahui maksud ucapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam tersebut.”
Pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 Ramadhan, tahun ke-2 hijriah, tepatnya ketika kedua belah pihak (muslim dan Quraisy) sudah saling berhadapan dan sedang mengambil ancang-ancang untuk saling menyerbu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa kepada Allah seraya berkata: “Ya Allah, itulah kaum Quraisy yang telah datang dengan sombong dan congkaknya. Mereka memusuhi-Mu, menyalahi perintah-perintahMu, dan mendustakan Rasul-Mu. Ya Allah, aku hanya meminta pertolongan yang telah Engkau janjikan kepada hamba. Ya Allah, binasakanlah mereka pagi ini!”
Setiap kali akan berangkat bertempur, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam selalu terlebih dahulu merapatkan barisan pasukan kaum muslimin. Dia melakukan inspeksi barisan seraya menggenggam sebuah anak panah. Saat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam sedang melakukan pemeriksaan barisan, tiba-tiba beliau menekankan anak panah beliau ke perut Sawad ibn Ghaziyyah. Pasalnya, waktu itu ia agak sedikit keluar dari barisan. Beliau berkata kepadanya, “Sawad, luruskan barisanmu!” Sawad pun menjawab, “Rasulullah, engkau telah menyakitiku, maka bolehkah aku membalasmu?” Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam membuka bagian perut beliau seraya berkata, “Lakukanlah!” Akan tetapi, Sawad ternyata tidak jadi membalas, tetapi justru memeluk Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam dan mencium bagian perut beliau. Dengan heran, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bertanya, “Apa yang membuatmu seperti ini, Sawad?” Sawad menjawab, ”Wahai Rasulullah, seperti itulah yang aku inginkan. Sesungguhnya aku telah berharap agar mati setelah bisa menyentuhkan kulitku dengan kulitmu.” Lantas, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam pun mendoakan Sawad dengan hal yang baik-baik. Setelah itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam memberikan berbagai arahan dan pengarahan kepada pasukan muslim tentang berbagai hal yang berkaitan strategi dan siasat mereka hari itu. Beliau berkata, “Apabila mereka mendekati kalian, maka serang mereka dengan anak panah kalian dan jangan sampai didahului oleh mereka! Ingat, jangan sampai kalian melupakan pedang kalian hingga kalian lengah dan dapat dirobohkan.” Setelah berpesan demikian, beliau lantas mengobarkan semangat pasukan muslimin dengan berkata, “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di genggaman-Nya, setiap orang yang berperang melawan mereka (pasukan Quraisy) pada hari ini, kemudian mati dalam keadaan tabah, mengharapkan keridhaan Allah, maju terus pantang mundur, pasti akan dimasukkan ke dalam surga. “
Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dikatakan bahwa ketika kaum musyrikin telah mendekat, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam berkata, “Bangkitlah kalian untuk menuju surga yang luasnya seperti luas langit dan bumi.” Mendengar ucapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam tersebut, Umair ibn Humam al-Anshari berkata, “Wahai Rasulullah! Apakah benar surga memiliki luas seperti luas langit dan bumi?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Benar.” Dengan terkagum-kagum, Umair berucap, “Oh, betapa besarnya surga itu!” Lalu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bertanya kepada Umair, “Mengapa engkau berkata demikian?” Umair menjawab, “Tidak, Rasulullah. Demi Allah, aku hanya berharap menjadi bagian dari penghuninya.” Beliau berkata, “Engkau akan menjadi salah satu penghuninya. “
Kemudian, ia mengeluarkan beberapa butir kurma dan memakannya. Setelah itu, ia berkata, “Seandainya aku masih hidup dan dapat memakan kurma-kurma ini, maka itu adalah kehidupan yang sangat panjang.” Lalu ia melemparkan kurma yang ada di genggamannya dan kemudian menjadi beringas bertempur sampai akhirnya terbunuh.
Auf ibn Harits (putra Afra) berkata, ”Wahai Rasulullah, apa yang membuat Allah tersenyum saat melihat hamba-Nya?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Ketika tangan seorang hamba itu menceburkannya ke tengah-tengah musuh tanpa mempergunakan pelindung.” Maka, seketika itu juga Auf membuka pakaian besi yang melindunginya, dan kemudian melemparkannya. Setelah itu, ia menghunus pedangnya dan bertempur di medan perang sampai terbunuh.”
Sebelum dimulainya peperangan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam meminta kepada para sahabatnya untuk tidak membunuh orang-orang dari Bani Hasyim dan beberapa orang lainnya. Pasalnya, mereka ikut meninggalkan kota Mekah dan berperang karena dipaksa. Dan di antara mereka yang disebutkan namanya oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam adalah Abu Bukhtari ibn Hisyam (salah satu orang yang pergi ke Ka’bah untuk merobek surat pemboikotan bangsa Quraisy terhadap kaum muslimin dan ia sama sekali tidak menyakiti Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam) dan Abbas ibn Abdul Muthalib.
Ketika Abu Hudzaifah mendengar perintah itu, ia berkata, “Apakah kami harus membunuh bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, dan keluarga kami, sementara kami harus membiarkan Abbas hidup? Demi Allah, bila aku bertemu dengannya, niscaya aku akan menebasnya dengan pedang.” Akhirnya, ucapan tersebut sampai ke telinga Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam Maka, beliau pun berkata kepada Umar, “Wahai Abu Hafshah, benarkah ia akan memukul wajah paman Rasulullah dengan pedang?” Umar berkata, “Wahai Rasulullah, izinkan saya untuk memenggal lehernya dengan pedang. Demi Allah, ia telah berbuat kemunafikan.” Sementara itu, beberapa waktu kemudian, Abu Hudzaifah berkata, “Aku merasa tidak tentram dengan kata-kataku saat itu. Bahkan sampai sekarang aku masih merasa takut, kecuali bila aku sudah menebusnya dengan kesyahidan.” Maka, akhirnya Abu Hudzaifah pun mati syahid pada perang Yamamah.

Dikisahkan bahwa sebelum peperangan dimulai, Asad ibn Abdul Asad al-­Makhzumi keluar dari pasukan Quraisy seraya berkata, “Demi tuhan, aku sungguh-sungguh akan meminum air kolam mereka, akan merusaknya (kolam air), atau mati di hadapannya.” Maka, ketika ia sudah mendekat, Hamzah pun merintanginya dan menyerangnya. Hamzah berhasil memukulnya hingga kakinya retak. Akan tetapi, Asad masih terus merangkak menuju ke kolam guna memenuhi sumpahnya dan Hamzah terus mengikutinya, memukul, dan akhirnya membunuhnya di depan kolam tersebut.

SIMPULAN


Pengajaran dari peperangan ini menunjukkan bahwa kaum Quraisy tidak bersatu padu.  Ini terbukti apabila ada beberapa pasukan yang menarik diri sebelum perang terjadi.  Dengan ini sebagai orang Islam kita harus bersatu demi untuk mencapai kemenangan.

Kaum Quraisy terlalu yakin yang mereka akan berjaya memusnahkan Islam yang memang sedikit dari jumlah tetapi tidak dari semangat.  Mereka tidak dapat mengalah tentera Islam karena semangat tentera Islam begitu kukuh kerana Rasulullah telah berjaya menjalin silaturrahim yang kuat sesama Islam.  Nabi Muhammad S.A.W pintar mengendalikan taktik peperangan.  Orang Islam mempunyai pegangan yaitu berjaya didunia atau mati syahid.

PERANG UHUD

MUKADIMAH

Perang Uhud terjadi karena golongan kafir Quraisy mencoba membalas kekalahan mereka dalam Perang Badr, lalu memancing amarah penduduk Madinah dengan menduduki ladang gandum di Jabal Uhud. Jabal Uhud (Gunung Uhud) merupakansebuah gunung yang berjarak lebih kurang tiga mil dari kota Madinah. Tempat ini terkenal sebagai medan peperangan antara umat Islam dan golongan kafir Quraisy pada tanggal 15 Syawwal 3 H (Maret 625 M) yang kemudian disebut Perang Uhud. Gunung ini merupakan bagian dari dataran tinggi yang membentang dari utara ke selatan dan menyebar ke timur dan kemudian membentuk bukit-bukit sendiri. Bukit-bukit itu hampir tidak memiliki karena merupakan dataran tinggi berbentuk persegi panjang. Daerah di sekitar dataran ini gersang dan tandus, ditutupi bebatuan dan pasir. Hanya di bagian selatan terdapat ladang-ladang gandum dan tanah perkebunan yang dialiri selokan kecil. Akan tetapi, daerah itu terkadang dilanda banjir dari curahan hujan lebat.

ISI


PERANG Uhud adalah antara peristiwa penting pada Syawal. Peristiwa yang berlaku pada 7 Syawal tahun ketiga hijrah itu dinamakan Uhud karena lokasi peperangan  di kawasan Bukit Uhud.
Syawal juga menyaksikan perang parit atau Perang Khandak yang berlaku pada tahun kelima hijrah apabila Yahudi menghasut kafir Quraisy supaya bermusuh dengan umat Islam di Madinah.
Di balik peperangan ini, umat Islam yang baru selesai menjalani tarbiah Ramadan dan marayakan Idul fitri tidak sedikit pun terkecuali untuk sama-sama mempertahankan kemenangan dan diri daripada ancaman musuh.
Detik awal ghazwah Uhud bermula ketika penduduk Makkah Quraisy malu besar di atas kekalahan mereka dalam Perang Badar.
Tidak ada  pedagang Quraisy yang berani berdagang ke Syria karena bimbang jika ditangkap orang Islam. Jika keadaan itu berlanjut, kota Makkah akan diancam bahaya kelaparan dan krisis ekonomi.
Oleh karena itu, semua pembesar Quraisy berunding untuk mendapatkan keputusan mengenai perkara itu. Mereka memutuskan semua keuntungan perdagangan pada tahun itu akan dipergunakan untuk membentuk satu angkatan perang yang kuat.
Karena Abu Jahal meninggal dunia, maka Abu Sufian diangkat menjadi panglima perang untuk memimpin angkatan 3,000 tentera. Selain itu,  ketua pasukan mereka yang ternama ialah Safwan (anak Umaiyah Khalaf yang menyeksa Bilal) dan Ikrimah (anak Abu Jahal).
Turut memimpin tentera ialah seorang yang gagah berani iaitu Khalid Ibnul-Walid. Kaum perempuan diketuai Hindun (isteri Abu Sufian). Mereka dikerahkan untuk menghibur dan menguatkan semangat perang anggota tentera. Mereka turut ke medan perang memukul genderang.

Karena musuh terlalu banyak, Nabi Muhammad saw berniat akan bertahan dan menanti musuh dalam kota Madinah. Tetapi suara terbanyak menyatakan bahwa berdasarkan siasat perang menghendaki agar musuh diserang di medan perang. Nabi tunduk kepada keputusan tersebut, sekalipun dalam hatinya berasa kurang tepat.
Dalam hal yang tidak ada wahyu yang turun, Nabi selalu berbincang dengan orang ramai dan keputusan mereka pasti dijalankan dengan tawakal dengan berserah kepada Allah.
Lalu Nabi masuk ke rumah memakai pakaian besinya dan mengambil pedangnya. Apabila Nabi keluar, banyak para sahabat yang mengusulkan untuk menyerang tadi, menarik usul mereka kembali kerana ternyata kepada mereka pendirian Nabi adalah benar. Tetapi, keputusan itu rupanya tidak dapat diubah lagi, kerana Nabi berkata: "Tidak, kalau seorang Nabi telah memakai baju perangnya, dia tidak akan membukanya kembali sebelum perang selesai."
Tentera Islam hanya 1,000 orang. Semuanya berjalan kaki, hanya dua orang berkuda. Ramai pula antara mereka itu orang tua dan anak di bawah umur.
Sebelum matahari terbenam, mereka bertolak menuju ke Bukit Uhud. Setiba di pinggir kota Madinah, tiba-tiba 600 orang Yahudi, kawan Abdullah Ubay, menyatakan hendak turut bertempur bersama-sama Nabi. Tetapi Nabi sudah tahu maksud mereka yang tidak jujur, maka ditolaknya tawaran itu dengan berkata: “Cukup banyak pertolongan daripada Tuhan.”
Bersamaan penolakan ini, Abdullah Ubay malu dan marah, lalu berusaha menakutkan kaum Muslimin, agar mereka jangan turut berperang. Tiga ratus kaum Muslimin dapat dihasut hingga kembali pulang ke Madinah. Mereka ini yang dinamakan kaum munafik. Maka tinggallah Rasulullah dengan 700 orang tentera saja menghadapi musuh yang jumlahnya empat kali ganda itu.
Tanpa diketahui musuh, sampailah kaum Muslimin di Bukit Uhud pada waktu dinihari. Nabi segera mengatur strategi perang. Bukit itu digunakan sebagai pelindung dari belakang, sedang dari sebelah kiri, dilindungi oleh Bukit Ainain.
Lima puluh orang diarahkan Rasulullah supaya menjaga celah bukit dari belakang dengan diketuai Ibnuz-Zubair. Mereka diperintahkan tidak boleh meninggalkan tempat itu apapun yang akan terjadi.
Tiba-tiba kedengaran sorak gemuruh musuh dari bawah lembah. Mereka sudah melihat tentera Islam. Mereka bergerak maju, menyerang dengan formasi berbentuk bulan sabit, dipimpin oleh Khalid Ibnul-Walid sayap kanannya dan Ikrimah Abu Jahal sayap kirinya.


Seorang musuh meronta maju sampai tiga kali menentang tentera Islam.
Pada kali ketiga, maka melompatlah Zubair bagaikan harimau ke punggung unta itu. Musuh tadi dibantingkannya ke tanah, lalu dibedah dadanya oleh Zubair dengan pisau. Abu Dujanah selepas meminjam pedang Nabi sendiri, lalu menyerbu ke tengah-tengah musuh yang ramai itu. Pertempuran hebat berlaku dengan dahsyatnya.
Arta pemegang panji musuh gugur di tangan Hamzah. Sibak yang menggantikan Arta segera berhadapan dengan Zubair. Selepas Sibak tewas menyusul Jubair Mut’im menghadapi Hamzah, untuk membalas dendam kerana Hamzah dapat menewaskan pamannya di medan Perang Badar. Jubair takut berhadapan dengan Hamzah. Hanya diperintahkan hambanya Wahsyi, bangsa Habsyi, dengan perjanjian apabila dapat menewaskan Hamzah dia akan dimerdekakan.
Dengan menyeludup di sebalik belukar dari belakang Hamzah dengan menggunakan tombak dia dapat menikam Hamzah. Hamzah adalah pemegang panji Islam pada waktu syahidnya. Panji itu segera diambil oleh Mus’ab ‘Umair.
Beliau juga tewas di hadapan Nabi sendiri. Ali tampil menggantikannya. Bagaikan kilat Ali dapat menebas leher musuhnya yang memegang panji itu.
Setelah peperangan usai, Abu Sufyan mendaki sebuah bukit dan berteriak: “Apakah Muhammad ada di antara kalian?!” Namun kaum muslimin tidak menjawabnya. Kemudian dia berteriak lagi: “Apakah Ibnu Abi Quhafah (Abu Bakr) ada di antara kalian?!” Tidak juga dijawab. Akhirnya dia berteriak lagi: “Apakah ‘Umar bin Al-Khaththab ada di antara kalian?!” Juga tidak dijawab. Dan dia tidak menanyakan siapapun kecuali tiga orang ini, karena dia dan kaumnya mengerti bahwa mereka bertiga adalah pilar-pilar Islam. Lalu dia berkata: “Adapun mereka bertiga, kalian sudah mencukupkan mereka.”
‘Umar tak dapat menahan emosinya untuk tidak menyahut: “Wahai musuh Allah, sesungguhnya orang-orang yang kau sebut masih hidup! Dan semoga Allah menyisakan untukmu sesuatu yang menyusahkanmu.”
Abu Sufyan berkata: “Di kalangan yang mati ada perusakan mayat, saya tidak memerintahkan dan tidak pula menyusahkan saya.” Kemudian dia berkata: “Agungkan Hubal!”
Lalu Nabi  berkata: “Mengapa tidak kalian jawab?” Kata para shahabat: “Apa yang harus kami katakan?” Kata beliau: “Allah Lebih Tinggi dan Lebih Mulia.”
Abu Sufyan berkata lagi: “Kami punya ‘Uzza, sedangkan kalian tidak.”
Kata Rasulullah : “Mengapa tidak kalian balas?”
Kata para shahabat: “Apa yang harus kami katakan?”
Katakanlah: “Allah adalah Maula (Pelindung, Pemimpin) kami, sedangkan kalian tidak mempunyai maula satupun.”
Perintah Rasulullah agar mereka membalas ketika Abu Sufyan merasa bangga dengan sesembahan-sesembahan dan kesyirikannya, dalam rangka pengagungan terhadap tauhid sekaligus menunjukkan Keperkasaan dan Kemuliaan Dzat yang diibadahi oleh kaum muslimin.
Kemarahan ‘Umar mendengar kata-kata Abu Sufyan menunjukkan penghinaan, keberanian, terang-terangan kepada musuh tentang kekuatan dan keperkasaan mereka bahwa mereka bukanlah orang yang hina dan lemah.

SIMPULAN

Dalam perang itu, pasukan Islam sesuai dengan strategi Nabi Muhammad SAW, mengambil posisi di atas Jabal Uhud. Tetapi ketika mereka hampir menang, pasukan pemanah terpancing oleh ghonimah (harta rampasan perang). Mereka pun turun dari bukit dengan melawan instruksi Nabi SAW. Maka pasukan Quraisy segera merebut posisi di atas bukit dan dari situ menyerang pasukan Islam sampai menewaskan 70 syuhada.


HIKMAH DI DALAM PEPERANGAN UHUD

* Memahamkan kepada kaum muslimin betapa buruknya akibat kemaksiatan dan mengerjakan apa yang telah dilarang, yaitu ketika barisan pemanah meninggal pos-pos mereka yang sudah ditetapkan oleh Rasulullah n agar mereka berjaga di sana.
* Sudah menjadi kebiasaan bahwa para rasul itu juga menerima ujian dan cobaan, yang pada akhirnya mendapatkan kemenangan. Sebagaimana dijelaskan dalam kisah dialog Abu Sufyan dan Hiraqla (Heraklius). Di antara hikmahnya, apabila mereka senantiasa mendapatkan kemenangan, tentu orang-orang yang tidak pantas akan masuk ke dalam barisan kaum mukminin sehingga tidak bisa dibedakan mana yang jujur dan benar, mana yang dusta. Sebaliknya, kalau mereka terus-menerus kalah, tentulah tidak tercapai tujuan diutusnya mereka. Sehingga sesuai dengan hikmah-Nya terjadilah dua keadaan ini.
* Ditundanya kemenangan pada sebagian pertempuran, adalah sebagai jalan meruntuhkan kesombongan diri. Maka ketika kaum mukminin diuji lalu mereka sabar, tersentaklah orang-orang munafikin dalam keadaan ketakutan.
* Allah mempersiapkan bagi hamba-Nya yang beriman tempat tinggal di negeri kemuliaan-Nya yang tidak bisa dicapai oleh amalan mereka. Maka Dia tetapkan beberapa sebab sebagai ujian dan cobaan agar mereka sampai ke negeri tersebut.
* Bahwasanya syahadah (mati syahid) termasuk kedudukan tertinggi para wali Allah
* Allah  menghendaki kehancuran musuh-musuh-Nya maka Dia tetapkan sebab yang mendukung hal itu, seperti kekufuran, kejahatan dan sikap mereka melampaui batas dalam menyakiti para wali-Nya. Maka dengan cara itulah Allah k menghapus dosa kaum mukminin.
* Perang Uhud ini seakan-akan persiapan menghadapi wafatnya Rasulullah . Allah  meneguhkan mereka, mencela mereka yang berbalik ke belakang, baik karena Rasulullah terbunuh atau meninggal dunia.
* Hikmah lain adalah adanya pembersihan terhadap apa yang ada di dalam hati kaum mukminin.

JUST FACE THE FUTURE

Filed under: ARTIKEL

Hari ini (Senin, 16 April 2007) kurang lebih jam 5 sore saya berkunjung ke ruang jurusan untuk bertemu dengan Bapak Wiedjaja,S.Kom,M.Kom (Ketua Jurusan Sistem Komputer, sebut saja kajur) dan Bapak Robby Shaleh (Sekretaris Jurusan Sistem Komputer, sebut saja sekjur). Suasana yang berbeda saya alami, karena jika sebelumnya saya bertemu dengan beliau untuk keperluan akademis dan non akademis yang berhubungan dengan Jurusan Sistem Komputer, namun kali ini saya bertemu dengan beliau untuk suatu hal yang tidak terkait dengan hal itu.

Pada awalnya agak canggung juga untuk melakukan inisialisasi pembicaraan, namun karena sang kajur sudah membaca apa yang saya perlukan maka beliau pun banyak memberikan masukan dan informasi buat saya. Karena pada waktu itu sang sekjur sedang keluar ruangan maka saya pun banyak berkomunikasi dengan sang kajur. Dalam perbincangan tersebut beliau menanyakan tentang kabar dan sebagainya (sudah pasti menjurus ke pertanyaan tentang pekerjaan…maklumlah sudah lulus apalagi yang ditanyain jika tidak seputar itu). Di samping itu, beliau juga menginformasikan tentang  pendaftaran FULLCAST yang akan diadakan sekitar akhir bulan ini (pengumuman selanjutnya dapat dilihat di BINUSCAREER).

Sebelum berlanjut ke cerita selanjutnya, perlu saya jelaskan sedikit tentang FullCast. Fullcast merupakan salah satu perusahaan jepang yang melakukan kerjasama dengan pihak UBINUS untuk mendayagunakan lulusannya (dianjurkan fresh graduate) agar dapat ditempatkan di perusahaan yang ada di Jepang. Oleh karena itulah sebelum berangkat ke Jepang, mereka yang lulus seleksi fullcast ini ditraining terlebih dahulu, baik dalam hal hardware (belajar nyolder, baca osiloskop ato mungkin bikin rangkaian),software (programmingnya katanya pake C) dan tak ketinggalan belajar bahasa Jepang (hai..wakarimasu). Perlu diketahui bersama bahwa training ini berlangsung cukup lama juga lho, kurang lebih satu tahun dan bertempat di Indonesia tepatnya di Universitas Bina Nusantara (klo yang hardware di lab Hardware, sedangkan yang lain di Binus Center) dan tenaga pelatih/pengajarnya berasal dari negeri matahari terbit.

Dalam percakapan tentang fullcast tersebut, Pak wiejaja memberikan masukan kepada saya untuk mendaftar. Spontan langsung saya bilang "saya gak bisa pak klo ada pemrogramannya" terus beliau berkata "yang penting ada kemauan pasti bisa", kemudian saya respon lagi "dari dulu saya memang gak bisa pak klo programming", dengan bijak beliau menjawab "Itu kan dulu, sekarang harus menatap ke depan dan lupakan masa lalu". Mungkin kata-kata pola kalimatnya sederhana, namun bagi saya pola kalimat itu cukup meberikan kontribusi yang positif bagi pembagunan spirit dalam diri ini. Saya seringkali berpikir dan beranggapan tidak mampu untuk menjalankan suatu hal yang saya tidak bisa sebelumnya tanpa pernah melakukan suatu perbaikan. Saat ini, mungkin stigma yang seperti itu yang harus saya eliminasi sedikit demi sedikit, jangan sampai kita kalah sebelum bertempur karena sesuatu itu tidak dilihat dari hasil akhirnya tapi dari prosesnya (terimakasih untuk org yang pernah memberikan kalimat ini kepada saya..maaf saya pinjam dulu kalimatnya). "Where there’s a will there’s a way", ungkapan ini ada benernya juga karena tanpa didorong oleh kemauan yang kuat tidak akan ada kekuatan dalam diri kita untuk meraih sesuatu, segala sesuatu itu tergantung dari niatnya. Ada lagi seseorang mengatakan kepada saya yang akan senantiasa saya ingat bahwa "KEMAUAN dan KEMAMPUAN harus berjalan secara signifikan", definisinya seperti apa????kita sendiri yang tau jawabannya, Kemauan lebih ke arah pembangunan jiwa/spirit seseorang untuk menghadapi suatu hal, sedangkan kemampuan lebih ke arah raga dan potensi yang dimiliki seseorang untuk mewujudkan apa yang ia inginkan.

AIR MATA RASULULLAH

Filed under: Islam

Sepertinya nggak akan pernah bosan-bosan kalau
membaca yg satu ini… untuk mengingatkan kita…

AIR MATA ROSULULLAH

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang
berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?"
tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya
masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata
Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata
sudah membuka mata dan  bertanya pada Fatimah,
"Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini
aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan
pandangan yang menggetarkan.  Seolah-olah bahagian
demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan
sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia.
Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun
menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah
menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama
menyertainya.

Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah
bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih
Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril,  jelaskan apa
hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya  Rasululllah
dengan suara  yang amat lemah. "Pintu-pintu langit
telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata
Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah
lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya
Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib
umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah,
aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku:
‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan
tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh
tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya
menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali
yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril
memalingkan muka. "Jijikkah kau  melihatku, hingga kau
palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada
Malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah
direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian
terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak
tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini,
timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan
pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan
dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,
Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum
bis-shalaati, wa maa malakat aimaanukum  - peliharalah
shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."

Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan,
sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan
di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke
bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.  "Ummatii,
ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi
sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa baarik wa sallim
‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

APA TUHAN ITU ADA????

Filed under: ARTIKEL

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang, Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda


Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya

Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya

Apakah yang dinamakan takdir


 

Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki unsur yang sama.

Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?

Kyai: Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya

Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit

Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda: Ya

Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !

Pemuda: Saya tidak bisa

Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda: Tidak

Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir

Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda: kulit

Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: sakit

Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

Heart & Face Interconnection

Filed under: ARTIKEL

Ketahuilah, orang yang berhati lembut adalah orang yang wajahnya berseri-seri dan sering tersenyum. Sebab, keadaan hati itu tercermin pada wajah.

Perumpamaan wajah dan keadaan hati seperti bayangan sebuah dahan dengan dahan itu sendiri. Bayangan tidak akan berbeda dengan bentuk aslinya. Bahkan ke mana pun dahan itu bergerak, bayangannya akan selalu ikut. Begitulah perumpamaan wajah terhadap hati: semua yang disembunyikan hati akan tampak di wajah.
Orang-orang yang memiliki bashîroh mampu mengetahui isi hati seseorang hanya dengan melihat wajahnya. Ucapan paling mendalam yang pernah didengar sehubungan dengan ini adalah ucapan Syu’bah bin Hajjaj rhm,
“Jika aku melihat punggung seseorang aku pasti mengetahui apa yang terdapat dalam hatinya.”
“Bagaimana jika kamu melihat wajahnya?” tanya seseorang.
"Wajah adalah lembaran yang dapat dibaca. Jika hatinya keras, wajahnya tampak keras dan muram, hampir tidak pernah senyum. Jika hatinya lembut, ia akan bersikap ramah kepada teman-temannya, rindu pada kampung halaman, dan menyesali umur yang telah disia-siakannya. Sebagaimana dikatakan, bahwa jika kamu ingin mengetahui kesetiaan seseorang, maka perhatikanlah bagaimana kerinduannya pada kampung halamannya, kesedihannya ketika mengingat teman-temannya yang telah meninggal dan penyesalannya atas umur yang telah dilewatkannya,”

ADVERSITY QUOTIENT

Filed under: ARTIKEL

 

Ketika akhirnya Thomas Alva Edison (1847 - 1931)  berhasil menemukan baterai yang ringan dan tahan lama, dia telah melewati 50.000 percobaan dan bekerja selama 20 tahun. Tak heran kalau ada yang  bertanya, “Mr. Edison, Anda telah gagal 50.000 kali, lalu apa  yang membuat Anda yakin bahwa akhirnya Anda akan berhasil?” Secara spontan Edison langsung menjawab, “Berhasil? Bukan hanya berhasil, saya telah mendapatkan banyak hasil. Kini saya tahu 50.000 hal yang tidak berfungsi!”

 

Apakah adversity quotient  (AQ) itu? Menurut Stoltz, AQ adalah kecerdasan untuk mengatasi kesulitan. “AQ merupakan faktor  yang dapat menentukan bagaimana, jadi atau  tidaknya,  serta  sejauh  mana sikap, kemampuan dan kinerja Anda terwujud di dunia,” tulis Stoltz. Pendek kata, orang yang memiliki AQ tinggi akan lebih mampu mewujudkan  cita-citanya dibandingkan orang yang AQ-nya lebih rendah.

 

Untuk  memberikan gambaran, Stoltz meminjam  terminologi  para pendaki gunung. Dalam hal ini, Stoltz membagi para pendaki gunung menjadi tiga bagian:
1.              quitter (yang menyerah). Para   quitter   adalah para pekerja yang  sekadar untuk bertahan hidup). Mereka ini gampang putus asa dan menyerah di tengah jalan
2.              camper  (berkemah di tengah  perjalanan) Para   camper  lebih baik, karena  biasanya  mereka  berani melakukan pekerjaan yang berisiko, tetapi tetap mengambil  risiko yang  terukur dan aman. “Ngapain capek-capek” atau “segini juga udah cukup” adalah moto para campers. Orang-orang ini sekurang-kurangnya sudah merasakan tantangan, dan selangkah lebih maju dari para quitters. Sayangnya banyak potensi diri yang tidak teraktualisasikan, dan yang jelas pendakian itu sebenarnya belum selesai.

 

3.             climber (pendaki yang mencapai  puncak). Para climber, yakni  mereka,  yang dengan segala keberaniannya menghadapi risiko, akan  menuntaskan pekerjaannya. Mereka mampu menikmati proses menuju keberhasilan, walau mereka tahu bahwa akan banyak rintangan dan kesulitan yang menghadang. Namun, di balik kesulitan itu ia akan mendapatkan banyak kemudahan.”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”

 

Dalam konteks ini, para climber dianggap memiliki AQ tinggi. Dengan kata lain, AQ membedakan antara para climber, camper, dan  quitter .

 

Jawaban luar biasa dari pencipta lampu pijar itu menjadi salah satu  contoh  ekstrem seorang climber (pendaki)–yang dianggap memiliki kecerdasan mengatasi kesulitan (adversity quotient, AQ) tinggi. Terminologi AQ memang tidak sepopuler kecerdasan  emosi (emotional  quotient) milik Daniel Goleman, kecerdasan  finansial  (financial  quotient) milik Robert T. Kiyosaki, atau kecerdasan eksekusi (execution quotient) karya Stephen R. Covey.

 

AQ ternyata bukan sekadar anugerah yang bersifat  given. AQ ternyata bisa dipelajari. Dengan latihan-latihan  tertentu, setiap orang  bisa diberi pelatihan untuk meningkatkan level AQ-nya.

 

Manusia sejati adalah manusia yang jika menempuh perjalanan yang sulit, mereka selalu optimis; sedangkan jika mereka melewati perjalanan yang mudah mereka malah khawatir

 

Dalam kehidupan nyata, hanya para climbers-lah yang akan mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan sejati. Sebuah penelitian yang dilakukan Charles Handy-seorang pengamat ekonomi kenamaan asal Inggris terhadap ratusan orang sukses di Inggris memperlihatkan bahwa mereka memiliki tiga karakter yang sama. Yaitu, pertama, mereka berdedikasi tinggi terhadap apa yang tengah dijalankannya. Dedikasi itu bisa berupa komitmen, kecintaan atau ambisi untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik. Kedua, mereka memiliki determinasi. Kemauan untuk mencapai tujuan, bekerja keras, berkeyakinan, pantang menyerah dan kemauan untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dan ketiga, selalu berbeda dengan orang lain. Orang sukses memakai jalan, cara atau sistem bekerja yang berbeda dengan orang lain pada umumnya. Dua dari tiga karakter orang sukses yang diungkapkan Handy dalam The New Alchemist tersebut erat kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi tantangan

 

Dalam dunia kerja Mengapa para karyawan yang ber-IPK tinggi kalah bersaing dibandingkan para karyawan lain yang ber-IPK rendah tetapi lebih berani dalam bertindak?

- Materi yang telah disampaikan pada REBORN HIMTEK 2005-






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan