Memperlakukan Tamu
Setting tempat dan situasi : Di rumah kakak (Mbak Fifi) di Surabaya, dia sedang mencuci piring dan saya berada di belakangnya mengoperasikan komputer sambil cerita-cerita juga.
Jangan milih-milih tamu, siapapun yang mengunjungi rumah kita maka perlakukanlah dia dengan baik. Dia berujar demikian :
"Tamu….Ketika datang/berkunjung ke rumah membawa rezeki dan ketika pulang membawa dosa orang yang punya rumah" (tolong jangan diartikan mentah-mentah, tapi tolong artikan secara dewasa dan mendalam…).
Selama 3 hari, sebagai pemilik rumah, maka kewajiban kita untuk melayani tamu tersebut dan ketika lebih dari 3 hari maka biarkan dia yang mengurus keperluannya sendiri (dalam artian..jika lebih dari 3 hari berarti dia sudah tahu bagaimana menempatkan dirinya dalam rumah yang bersangkutan).
Oleh sebab itulah, maka berikanlah pelayanan kepada tamu kita dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki (tidak usah terlalu berlebihan…biasa saja..tapi tetap menghargai tamu yang datang berkunjung ke tempat kita…).
Bersyukurlah jika rumah atau tempat kita menjadi bagian dari kunjungan orang lain, karena insyaAllah rezeki banyak berdatangan. Rezeki bukan hanya materi belaka tapi bisa juga dalam bentuk yang lainnya.
Semoga tulisan yang singkat ini bermanfaat dan pembaca sekalian dan khususnya saya sendiri bisa menjadi orang yang bisa melayani tamu dengan baik.