My Virtual Voice

March 28, 2008

Filed under: My Voice

March 27, 2008

Keutamaan Ilmu

Filed under: Islam

Bismillahirrohmnirrohim,

Ketika nabi Sulaiman ditawarkan untuk memilih antara Ilmu dan Harta maka beliau pun menjawab bahwa beliau memilih ILMU karena dengan ilmu bisa mendapatkan harta. Berbicara tentang ilmu memang selalu erat kaitannya dengan jenjang pendidikan formil yang ada dan berlaku di suatu kawasan atau regional. Namun, tidak demikian dengan Islam, Islam mengajarkan umatnya untuk memaknai ilmu secara global dan tidak hanya bersifat temporer belaka.

Menurut islam, ada 2 jenis ilmu, yaitu ilmu dunia dan ilmu akhirat. Adapun komposisi dalam meraih kedua jenis ilmu ini hendaklah berimbang karena akan semakin membuat manusia menjadi lebih bersykur dan bepikir bahwa ilmu yang telah beliau dapatkan punya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ilmu yang Allah miliki untuk mengatur langit dan bumi beserta isinya dan mengatur kehidupan akhirat yang tidak seorang pun manusia yang dapat membedahnya dengan  teori apapun.

Itulah ilmu Allah yang tanpa batas dan multidimensi. Sedangkan ilmu manusia hanya sepersekiannya dan tidak ada apa-apanya, jadi buat apa membanggakan ilmu yang dimiliki jika tidak bisa memanfaatkan ilmu itu dengan baik dan demi kemaslahatan orang banyak. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah bukan orang yang gelar keilmuannya banyak dan jenjang pendidikannya tinggi, tapi yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Untuk itulah harus diimbangkan kadar dan komposisi antara ilmu dunia dan akhirat. Kenapa begitu???karena tidak ada suatu yang abadi di dunia ini, keabadian hanyalah milik Allah semata. Bersyukur dan senantiasa menjadi insan yang berpikir atas nikmat dan rahmat yang telah dikaruniakan oleh Allah juga merupakan bagian dari pencarian ilmu.

Ilmu yang sebenarnya adalah ilmu yang bisa meningkatkan rasa ketaqwaan kita terhadap Allah SWT yang sennatiasa membimbing kita menjadi manusia yang mengerti peran dan manfaat kita dalam eksistensinya di dunia. Menurut Islam, ada 3 amalan jariyah (amalan yang terus menerus berjalan), yaitu :

1. Do’a anak shaleh terhadap orang tuanya

2. Ilmu yang bermanfaat

3. Shodaqah Jariyah.

Untuk itulah 

Banyak sekali keutamaan ilmu, tergantung bagimana kita memaknainya karena kita adalah subjek dan sekaligus objek dari applikasi ilmu yang ada. Manfaatkan ilmu yang ada untuk kemaslahatan orang banyak niscaya Allah akan menganugerahkan ilmu yang lain yang tidak pernah kita duga-duga sebelumnya.

Robbishrohli Sodri Wayassirli Amri Wahlul Uqdatam Millisai Yafqahu Qauli. 

Jangan menyerah

Filed under: Islam

Bismillahirrohmanirrohim,

Sebagaimana salah satu isi surat yusuf : "Dan janganlah berputus asa dari rahmat Allah….". Isi surat Yusuf ini juga sering dituturkan oleh Aba (Baca : Bapak, red) saya ketika kita (baca : anak-anak beliau) berkumpul. Walaupun waktu itu saya masih kecil, saya hanya bisa menghafalkannya saja tanpa saya mengerti maknanya apa karena kebetulan yang sering mendapat taushiyah ini adalah kakak-kakak saya, terutama mbak Fifik. Mbak Fifik pun sering mengulangnya dengan menceritakan kembali kepada saya.

Walaupun jasad beliau sudah tidak lagi di dunia (Allahumma fighlahu waa afihu wa’fu anhu), namun taushiyah-taushiyah yang telah neliau berikan amat berharga dalam setiap perjalanan yang sedang dan akan kami lalui nanti. Jangan menyerah dan terus berusaha serta jangan malas itulah tagline yang sering difloorkan oleh ayahanda kami tercinta. Ketika kami mengalami suatu permasalahan dalam memerankan lakon kami masing-masing beliau selalu memberikan taushiyah dan semangat agar kami bangkit sendiri dari permasalahan kami.

Dalam al qur’an juga disebutkan : "Allah tidak akan membebankan suatu kaum diluar batas kemampuan hambanya". Setiap masalah yang diberikan oleh Allah kepada kita sudah diperhitungkan bobot dan kapasitasnya dengan suatu tujuan agar semakin ingat dan dekat denganNya. Mungkin setiap orang memiliki masalah yang sama, namun dengan kekuasaan Allah setiap orang memiliki cara padang yang berbeda atas kesamaan masalah tersebut. Dengan berpikir dan berpandangan secara positif insyaAllah ada penyelesaian dari setiap masalah yang kita hadapi. "Tidak ada sehelai daun yang jatuh satu pun melainkan atas kehendak Allah". Sehelai daun saja jatuh atas kehendak Allah apalagi setiap permasalahan hidup yang kita, Allah telah sediakan seperangkat solusi yang bisa dijemput kapan pun manusia mau. Ingat!!!! menjemput solusi bukan menunggu datangnya dari langit, Islam mengajarkan kita bukan untuk menjadi seorang pemalas dan penanti sejati, tapi Islam mengajarkan kita bagaimana menjadi orang yang pantang menyerah dalam mencari rahmat Allah.

Rahmat Allah bertebaran di langit dan bumi dan itu tergantung cara pandang kita bagaimana cara kita menjemput rahmat itu. Rahmat Allah tidak hanya berwujud materi belaka, tapi juga ketenangan jiwa.."Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang". Ketika hati menjadi tenang maka energi positif dalam diri pun terurai untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang dihadapi dengan cara yang benar berdasarkan petunjuk dan tuntunan hati.

Akan selalu ada pelangi setelah hujan reda, sederas apapun hujan yang mengguyur bumi ini pasti akan ada pelangi yang muncul setelahnya, begitu pula dengan kita menyikapi masalah, bagaimana pun beratnya ketika semuanya telah dipasrahkan kepada Allah maka insyaAllah ada jalan keluar bahkan dengan cara yang tidak pernah kita duga-duga jalan keluar itu datang. Semua itu tergantung kepada diri kita bagaimana kita menyikapi masalah yang kita hadapi. Menyalanhkan diri sendiri atau menyalahkan orang lain itu tergantung bagaimana pemahaman dan pola pikir kita. Atau bisa juga menikmati semua yang terjadi dengan kemampuan yang ada dengan menganggap bahwa semua hal yang terjadi adalah bagian nikmat Allah yang merupakan ujian serta pelajaran hidup untuk menuju ke langkah selanjutnya dan tentunya dengan ujian yang lebih beragam dan tinggi tingkatannya dari sebelumnya. Jalani dan terus melangkah….Ikhlas dan Perbaiki diri.

// Sebuah persembahan untuk orang-orang tercinta dan tersayang yang senantiasa mengajarkan kepada saya tentang arti KETEGARAN dan PELAJARAN HIDUP….Semoga Allah senantiasa membalas setiap hal yang telah kalian berikan…Semoga kebaikan dan nikmat yang saya rasakan, kalian pun dapatkan lebih dari itu bahkan berkali lipat..Amin Yaa Dzal Jalali Wal Ikram…// 

 

March 26, 2008

POINT to POINT PROTOCOL (PPP)

Filed under: CISCO-CCNA

PPP 

Pengenalan HDLC (High Data Link Control)

HDLC merupakan standar yang diciptakan oleh ISO (International Standar Organization) untuk protokol data link untuk komunikasi yang sifatnya synchronous. HDLC banyak digunakan sebagai basic untuk beberapa protokol layer 2 lainnya yang banyak bermuculan seiring perkembangan teknologi WAN, diantaranya : SDLC,SS7,LAPB,LAPD, dll.

* SS = Signalling System 

Sebelum beralih ke pembahasan HDLC lanjutan ada tambahan sedikit terkait dengan penggunaan  protokol layer 2 dari teknologi WAN yang digunakan.

Protokol layer 2                                         Teknologi WAN
————————————————————-
LAPB (Link Access Procedure Balance)           | X.25
LAPD (Link Access Procedure D Channel)        | ISDN D Channel
LAPF (Link Access Procedure for Frame Relay) | Frame Relay
————————————————————–

HDLC juga menjadi basic protokol layer 2 untuk PPP yang menjadi standar protokol layer 2 yang cukup populer. Selain itu, beberapa vendor juga membuat versi proprietarynya dari HDLC, seperti misalnya CISCO. Cisco menerapkan sedikit perubahan dari header HDLC yang akan menentukan tipe protokol network layer yang digunakan sehingga memungkinkan beberapa protokol layer 3 untuk berkomunikasi menggunakan satu jalur yang sama. Protokol layer 3 yang yang didukung diantaranya adalah IPX dan DECnet.

HDLC merupakan protokol encapsulation yang dipakai di interface serial router cisco, untuk menerapkannya menggunakan protokol :
Router(config-if)#encapsulation hdlc

Ada 3 tipe frame pada HDLC :
1. U-frame/Unnumbered frame –> digunakan untuk link management seperti connection/call setup dan mode apa yang digunakan.
2. I-frame/Information frame –> berupa frame yang membawa informasi yang akan dikirim.
3. S-frame/Supervisory frame –> frame yang digunkan untuk fungsi flow dan error control.

POINT TO POINT PROTOCOL

PPP mempunyai 2 buah sub layer, yaitu :
1. LCP (Link Control Protocol), digunakan membangun jalur point to point, menegosiasikan beberapa option-option.
2. NCP (Network Control Protocol), untuk menentukan tipe layer 3 yang digunakan. 

PPP dapat digunakan untuk komunikasi synchronous dan asynchronous dan dapat menegosiasikan fungsi-fungsi tambahan diantaranya :

- Authentication, melalui PAP dan CHAP
- Link Quality Determination, melalui variable quality
- Error Detection, melalui variabel magic number
* Magic number merupakan random number dari satu peer ke peer yang lain.
- Multilink, menggabungkan 2 atau lebih jalur serial
- Call back, melakukan pengetesan dengan mengirim panggilan balik
- Compression, stacker/predictor 

3 Fase PPP :
A.Link Establishment PPP–>B.Authentication Phase (optional)–>C.NCP Phase

***
A. pada fase ini, beberapa option akan dinegosiasikan antara sender dan receiver diataranya multilink,compression, dsb.
B. pada tahap ini, metode autentikasi dan link quality berjalan. Sender/receiver harus bisa membuktikan bahwa dirinya adalah benar sebagai yang diklaim.
C. pada proses ini, layer 3 yang digunakan dinegosiasikan, dan setelah itu baru akan diteruskan ke layer diatasnya.

PPP berjalan pada saat inisialisasi dan akan terus aktif sampai :
- proses LCP/NCP menutup link tersebut
- idle timernya habis
- intervensi pengguna 

Isi dari frame PPP :

- flag (01111110)
- address (1111 1111 -> broadcast)
- control (0000 0011 –> data siap ditarnsmisikan)
- protocol (tipe dari layer 3)
- data
- frame check sequence (FCS) 

Tipe autentikasi pada PPP :

1. Password Authentication Protocol (PAP)
- two way handshake
- remote peer mengatur frekuensi dan timing login attempt
- tidak aman, karena password dikirim secara clear text
- pasangan user name dan password dikirim berkali-kali sampai authentikasi tercapai atau koneksi terputus. 

2. Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
- three way handshake
- menggunakan metode hashing dan MD5 untuk mengencrypt password
- local remote mengatur frekuensi dan timing login attempt
- dinegosiasikan secara periodek selama jalur masih aktif 

March 25, 2008

Teman seperjuangan melalui seleksi alam

Filed under: My Voice

Assalamu’alaikum Wr,Wb.

"1000 orang teman terasa sedikit, 1 orang musuh terasa begitu banyak"

Ungkapan itu mengisyaratkan bahwa lebih baik kita memiliki teman yang sebanyak-banyaknya dibandingkan mempunyai musuh walaupun 1 orang. Diantara banyak teman-teman yang kita miliki tentunya memiliki spesialisasi yang berbeda diantara mereka dan sudah pasti juga memiliki tingkat kedekatan yang berbeda. Semakin banyak berkomunikasi dan membuka diri dengan teman-teman tersebut maka akan semakin membuka peluang ke arah hubungan pertemanan yang semakin dekat dan semakin solid.

Teman dekat adalah teman-teman yang telah lolos seleksi alam, tanpa skenario dan mengalir apa adanya, tanpa pernyataan dan bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan. Serta bisa bersikap kapan saatnnya menjadi teman curhat, kapan saatnya menjadi teman secara secara umum dan kapan saatnya menjadi teman-teman secara professional. Berikut adalah contoh teman-teman yang sudah mengalami seleksi alam dan teruji kualitas pertemanannya.

mar,dian,iismaryam(dari atas ke bawah)

Sampai sekarang, mereka adalah teman-teman dekat saya yang selalu membagikan pengalaman dan ilmu kehidupannya kepada saya. Satu ungkapan untuk mereka "Masih seperti yang dulu", walaupun mereka sudah menikah namun perlakuan dan kegilaan mereka tidak pernah berubah. Apalagi Dian (yang tidak berjilbab paling atas) masih tetap menjadi teman curhatan saya yang paling OK karena dengan dia saya bisa menceritakan segala hal yang menjadi unek-unek dalam diri saya yang mungkin tidak bisa dan jarang saya buka kepada teman-teman dekat saya yang lain. Kami saling menceritakan kaleidoskop kami masing-masing untuk senantiasa berbagi pandangan dan nasihat agar menjadi lebih baik. Sedangkan Mar, walaupun sudah menjadi Ibu dari seorang putra, namun perhatian dan perlakuannya banyak yang tidak berubah, mulai dari ceng-an masa lampau dan cinta monyet yang masih diungkit-ungkit dan diperlebar agar menjadi realitas (ampun deh..klo penyakit yang satu ini udah keluar..cuman bisa hehehehehe aja). Maryam, yang dengan gaya dan pembawaannya yang khas membuat saya semakin inisiatif untuk berbuat iseng dalam ramuan kata-kata guyonan kepadanya. Sebelum hal ini dilakukan, dia sudah mempersiapkan dirinya untuk membalas setiap guyonan tersebut.

Perbedaan secara biologis dan psikologis serta jarak tidak membuat kami tercerai berai, masih ada kabar terbaru tentang perkembangan mereka dan saya walaupun jauh di sana. Walaupun  jauh di mata, namun dekat di hati. Untuk mengungkapkan mereka seperti apa, saya tidak bisa berkata-kata terlalu banyak karena mereka adalah teman-teman dekat saya yang menjadi saksi dari setiap proses dan perjalanan yang sudah saya alami sejak TK sampai dengan sekarang, apalagi untuk Dian dimana kita saling berbagi dan membentuk kedewasaan itu secara bersama-sama dan beriringan, ada kalanya apa yang belum saya alami dia sudah mengalaminya sehingga tidak segan-segan dia menasihati saya dengan gaya bahasa dan pembawaannya yang menurut penilaian saya selalu tepat (diam pada saat yang tepat dan bicara pada saat yang tepat walaupun tidak diminta, hanya dengan tatapan mata dan isyarat batin).

ika,iis,fika 

Suku bangsa boleh beda, tapi pertemanan adalah tetap pertemanan yang hati-hatinya disatukan oleh sang maha pencipta. Mereka adalah teman seperjuangan di kampus dan satu angkatan juga, walaupun kebanyakan beda kelas dan tidak pernah dipertemukan dalam satu kelompok ketika penentuan kelompok di kelas, namun kami tetap dipersatukan karena 2 hal, yaitu Islam dan SK. Untuk 2 hal ini, kami selalu berdiskusi dan bertukar pandangan. Setiap kegiatan yang saya lakukan di organisasi jurusan maupun rohis selalu mendapatkan partisipasi dan dukungan dari mereka walaupun mereka bukan pengurus dari kedua organisasi tersebut. Banyak hal bodoh, memalukan, menjijikkan dan penuh petualangan yang sering kami bertiga lakukan. Dikarenakan sering membuka komunikasi dan membuka diri juga, mereka bisa memetakan diri dan menempatkan diri dalam lingkungan masing-masing.

cindi,pita,iis 

Himtek telah mempertemukan kami, ketika saya menjadi ketua merekalah yang senantiasa memberikan dorongan moril dan spirituil kepada saya. Cindi yang saat itu menjabat sebagai sekretaris Himtek dan Puspita sebagai koordinator komisi 3 membuat kami berhubungan secara intensif. Angkatan boleh beda, namun pertemanan dan solidaritas tidak kenal angkatan. Islam dan Himtek (SK) membuat kami semakin solid dengan melakukan internalisasi pemahaman yang kami miliki ke dalam Himtek.

Untuk mencari teman dekat tidak susah sebenarnya, tinggal membuka diri kita dan berusaha menerima kelebihan dan kekurangan yang ada. Berbeda itu belum tentu baik, tapi yang baik itu sudah pasti berbeda…hukum ini juga berlaku dalam pertemanan.

Kata sayyidina Ali : "Mau mencari ke ujung dunia pun kita tidak akan pernah mendapatkan teman yang sempurna". Dari ketidaksempurnaan teman itulah membuat kita belajar menjadi manusia yang lebih baik dan memiliki sense of belonging yang tinggi terhadap orang lain.

Ada satu pernyataan bijak lagi : "Jika ingin mengetahui sifat seseorang maka lihatlah orang-orang dekat di sekitarnya". So…Anda bisa menebak teman anda seperti apa dengan melihat orang-orang dekat disekitarnya??? 

Semoga jalinan ini tetap terjaga.

 

Wahai yang membolak-balikkan tetapkanlah hati kami agar senantiasa bisa menjaga segala nikmat yang Engkau limpahkan dan senantiasa berada di garis edar yang telah Engkau tetapkan.

Mudah mencari teman tapi sulit untuk menjaga pertemenan yang telah terjalin ini. LAA HAULA WA LAA KUWATA ILLA BILLAH. 

 

Do’a sang Jenderal

Filed under: Humaniora

Oleh : Andrie Wongso


Pada masa perang dunia kedua, tepatnya bulan Mei Tahun 1952, seorang jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur, menullis sebuah puisi untuk putra tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ia memberi sang anak puisi indah yang berjudul "Doa untuk Putraku" Inilah isi puisi tersebut:

Doa untuk Putraku

Tuhanku…

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.

Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.

Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.

Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.

Tuhanku…

Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.


Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.

Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.

Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah

namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya…

Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.

Tuhanku…

Berilah ia kerendahan hati…

Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…

Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…

Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"


Pembaca yang budiman,
Puisi yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur tersebut merupakan sebuah puisi yang luar biasa. Puisi itu adalah sebuah cermin seorang ayah yang mengharapkan anaknya kelak mampu menjadi manusia yang ber-Tuhan sekaligus mampu menjadi manusia yang tegar, tidak cengeng, tidak manja, dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.

Seperti contoh sepenggal puisi di atas yg berbunyi: "Janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan." Puisi ini menunjukkan bahwa sang jenderal sadar tidak ada jalan yang rata untuk kehidupan sukses yang berkualitas.

Seperti kata mutiara yang tidak bosan saya ucapkan: "Kalau Anda lunak pada diri sendiri, kehidupan akan keras terhadap Anda. Namun, kalau Anda keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap Anda."

Untuk itu, jangan kompromi atau lunak pada sikap kita yang destruktif, merusak, dan cenderung melemahkan. Maka, senantiasalah belajar bersikap tegas dan keras dalam membangun karakter yang konstruktif, membangun, demi menciptakan kehidupan sukses yang gemilang, hidup penuh kebahagiaan!!

Selamat berjuang!!!

Salam sukses luar biasa!!!
Andrie Wongso

Strategic Marketing is my choice

Filed under: My Voice, Aktivitas

Bismillahirrohmanirrohim,

Alhamdulillah, currently I enter the third semester of post graduate in Magister Management, Bina Nusantara University. Third semester is term for special  concentration based on his/her proclivity. There are 4 concentrations, they are :

1. Information System
2. General Management
3. Finance
4. Strategic Marketing 

After taking long and hard considerations finally I choose Strategic Marketing for concentration in current semester. The reasons why I choose it :

1. I want to be a generalist, not specialist.
2. Expand and Explore my knowledge in other fields, not only in computer field, coz in the next time I want to be an entrepreneur and release my own business with my own concept and interest and also combine and integrate all of my knowledge that I’ve gotten (insyaAllah..please give Your blessing Rabb for implementing these).
3. Improve my understanding about human behaviour.
4. Based on my understanding, Marketing’s knowledge  is like SILATURRAHIM knowledge in Islam. In marketting there are several rules, like : how to understanding people, how to keep peole in other in long term relationship, how to give the best to other people, etc.
5. Marketing can be seen from all of the aspect of life, from simple to complex.

I hope I can realize these…..Amin yaa Rabbal ‘alamin. 

 

March 19, 2008

Happy Birthday…18 March

Filed under: My Voice

Bismillahirrohmanirrohim,

 

Jilbab Biru

Tanggal 18 Maret hari kelahiran seseorang yang bernama SHABRINA AISYAH SYAFARILLA, orang tuanya biasa memanggilnya Shabrina, tapi dia sendiri memanggil namanya dengan "BHINA" dengan menggunakan dialek jawanya yang khas. Sementara itu, tetangga dan teman-teman sepermainannya memanggilnya dengan sebutan "BINTHOL". Jika sudah dipanggil dengan nama ini, biasanya dia marah dan lapor ke mamanya dan mengatakan "Dhudhuk BHINTOL LOH MA…BHINA LOH" (Artinya : Bukan Bhintol loh tapi Bhina loh). Ya deh, namanya Shabrina alias Bhina loh.

Konon, kata orang-orang dan kata Ibu saya, dia mirip sekali dengan saya (baca : tante nya), menurut penuturan ibu saya "Melihat Shabrina sama kayak melihat saya"..Betul tidak wahai kembaran kecil saya??? Kita lihat saja nanti jika sudah besar!!!! (:D..:)….:P ) 

Bhina LOH 

Selamat Ulang Taun Ibhuk Bina (Ibhuk–> nama panngilan saya buat dia, dia mengucapkannya dalam dialek jawa yang medok)
Semoga panjang umur
Sehat selalu
Selalu dalam lindungan Allah
Menjadi anak yang tidak nakal dan berbakti sama orang tua
Dan juga berbakti sama keluarga (kakek,nenek,om,tante dan lain-lain)
Klo udah gede jangan pake pampers lagi ya!!!!!!!!!!

//Maaf ya..Tante belum sempet beliin kado..ntar insyaAllah klo ada rejeki tante kirim kadonya…//

Cepet masuk sekolah ya (BHINA LOH…..!!!!! )

March 17, 2008

Happy Birthday…17 March

Filed under: My Voice

Bismillahirrohmanirrohim,

UMMI UMMI UMMI
 

Alhamdulillah waa syukurillah..Selamat Ulang Tahun Ummiku (baca : Ibu) tercinta semoga senantiasa dilimpahkan panjang umur, kesehatan, keselamatan, kebahagiaan serta rejeki yang halal, banyak dan barakah. Raut wajah yang menjadi wallpaper computer di tempat senantiasa mengingatkan saya akan perjuangan dan ketangguhan ibu saya, satu kata "Saya bangga memiliki Ibu seperti beliau dan saya bersyukur telah diizinkan oleh Allah untuk bersemayam di dalam rahimnya". Semakin bertambahnya usia, membuat ibu saya bukan semakin kendor semangat tapi justru semakin aktif berjuang dan berdo’a untuk anak-anaknya..terimakasih ummi untuk segala perjuangan, do’a, pengorbanan serta air mata yang tak henti-hentinya engkau persembahkan untuk kami ini. Maaf kami haturkan jika kami tak bisa ganti semua itu secara sebanding, biarlah Allah yang membalas semua kebaikan dan perjuangan yang engkau berikan dengan caraNya. Air mata yang telah engkau teteskan tidak akan pernah kami sia-siakan, walaupun sudah mengering namun akan selalu membasahi hati dan jiwa kami yang sedang rapuh. Suatu hari nanti, InsyaAllah setiap hal yang telah engkau berikan akan menjadi teladan bagi ibu-ibu yang lain.

Sebagaimana engkau telah melindungi kami sejak kecil sampai dengan sekarang, semoga Allah pun memberikan lebih dari perlindungan yang telah engkau berikan kepada kami…..Amin Amin Amin Yaa Robbal ‘alamin.

Yaa Hayyu..Yaa Qayyum..
Yaa Ghaffar…Yaa Malik…Yaa Rahman..Yaa Rohim
Yaa Dzal Jalali Wal Ikram….

Sebagaimana Engkau telah mengijabah setiap do’a yang telah dipanjatkan oleh Ibuku untuk kami
Maka perkenankanlah do’a kami sebagai anak-anaknya untuk Ibu kami
kami sayang ibu kami
kami cinta ibu kami
kami rindu ibu kami
BAHAGIAKANLAH dan LINDUNGILAH ibu kami yaa Rabb….

Sebuah kado untuk ibu kami tercinta yang tidak bisa kami ungkapkan dengan verbal, hanya bisa terangkai dalam beberapa bait ungkapan. Sebagaimana Sabda Rosullah "Ummi Ummi Ummi kemudian Aba". Sabda rosullah ini tidak bisa saya deskripsikan dengan serangkaian tulisan karena tersimpan dalam hati yang terdalam dan terintegrasi dalam tiap  do’a, sujud dan dzikir.

 

 

March 13, 2008

Tradisi Makan Campur

Filed under: HIMTEK
Berbicara tentang makan campur tentunya sudah tidak asing lagi di telinga, perasaan, jiwa dan raga sebagian besar mahasiswa sistem komputer, apalagi mereka yang telah ikut Orbit (>= angkatan 2003), Ballet (=angkatan 2004) dan Reborn (angkatan 2005 sampai dengan sekarang). Karena kapasitas saya di sini adalah sebagai angkatan 2003 dan mantan pengasuh Himtek, maka ijinkanlah saya untuk sedikit memberikan gambaran serta tujuan dari makan campur itu sendiri.
 
MELINGKAR DULU]
 
Secara bahasa, definisi makan campur adalah makanan yang dicampur-campur dengan makanan tambahan yang lain. Namun, secara Himtek, makanan campur adalah makanan yang dinikmati secara bersama-sama oleh peserta latihan dasar kepemimpinan khususnya, dan panitia pada umumnya dengan porsi yang sudah ditetapkan dan harus habis tanpa menyisakan nasi satu butir pun dengan dinikmati secara bersama secara adil dan penuh empati satu dengan yang lainnya. Berikut akan saya paparkan secara singkat resep makan campur mulai dari angkatan 2003 sampai dengan angkatan 2007.
 
ADUK PAKE TANGAN 
Makanan campur ala 2003 adalah makanan pokok (nasi, sayur, lauk) yang ditambah dengan beberapa komponen, seperti minyak tanah, biskuit, tanah, air, abu rokok yang dimasukkan ke dalam trash bag (kantong palstik besar) dan diaduk secara bergantian oleh tangan-tangan peserta orbit yang tanpa melalui proses pencucian tangan. Sebelum makan, kita (peserta) melalukan push up terlebih dahulu yang tanahnya lembab dan basah karena hujan (bisa anda bayangkan bagaimana kondisi tangan kita). Bagaimana perasaan kita menghadapi situasi ini????jawabannya adalah tetap enjoy dan menghabiskan makanan tanpa ada sisa sedikit pun, setiap butir nasi yang jatuh itu adalah hukuman terhadap jumlah push up yang akan kami lakukan….So!!!!lebih baik menghabiskan makanan!!!!!.
 
Sementara angkatan 2004, berdasarkan pengamatan yang saya lihat di lapangan (karena saat itu saya menjadi panitia bagian konsumsi), makanan dimasukkan ke dalam trash bag dan dicampurkan dengan makanan-makanan yang ada di dapur, mulai dari sprite, biskuit, unknown makanan dll. Saat itu, saya sendiri tidak tahu teknis di lapangan seperti apa..saya hanya menyediakan makanan dan untuk masalah campur mencampur makanan saya tidak ikutan. Jadi untuk angkatan 2004 ini saya tidak bisa menceritakan secara mendetail.
 
CAMPURAN PANITIA 
Angkatan 2005 merupakan angkatan dimana saat acara pelatihan dasar dan kepemimpinan (Baca: Reborn 2005) saya bertindak sebagai penanggung jawab dan ketua acara. Beberapa konsep yang saya masukkan menjadi bagian dari acara ini, khususnya yang berkaitan dengan makan campur. Saya memasukkan beberapa ide untuk makan campur bagi angkatan 2005 ini, yaitu makan campur tanpa menggunakan trash bag tapi nampan, ada sesi dimana ada 1 hari peserta masak sendiri dan mencampur makanan sendiri (hal ini saya dapatkan di Pramuka semasa SD dan SMP dulu yang kemudian saya kombinasikan menurut ukuran mahasiswa), memasak tidak memakai kompor melainkan menggunakan tungku dan kayu bakar (hal ini berkaca pada kehidupan masayarakat desa yang sebagian besar masih menggunakan tungku). Konsep dan ide ini pun direalisasikan, saya sadari bahwa sebagian besar peserta adalah cowok yang secara umum tidak bisa memasak dan untuk cewek-ceweknya mungkin bisa memasak tapi terbiasa dengan menggunakan kompor gas. Ketika sesi ini dipraktekkan, ada 2 manfaat yang diperoleh, yaitu mengurangi tugas panitia konsumsi untuk memasak dan mengajarkan kepada peserta supaya bisa memasak dengan kondisi apapun juga. Dalam 1 hari, peserta memasak sendiri, hasilna nikmati sendiri dan jika ada sisa maka makanan disimpan untuk dinikmati di jadwal makan selanjutnya. Para peserta pun memasak dengan alat dan bahan ala kadarnya, berdasarkan pemantauan tidak ada peserta yang menanyakan ketidaktahuan mereka tentang bagimana cara memasak padahal dalam konsep yang saya bikin saya menginginkan peserta proaktif dan menanyakan jika ada yang tidak diketahui. Atas hasil karya mereka itu, kami sebagai panitia pun mengumpulkan mereka dan membuat lingkaran agar mereka dapat menikmati makakanan yang telah mereka masak secara bersama. Kemudian kami meminta mereka untuk mencampur makanan-makanan tersebut dalam satu nampan dengan memasukkan semua tangan mereka ke dalam satu nampan (tanpa cuci tangan pastinya) dan kemudian saling menyuapi satu sama lain (indahnya kebersamaan!!!!!Ajib..Ajib..Ajib).
 
SUAP2AN 
Hal ini juga berlaku untuk angkatan 2006 dan 2007, namun untuk kedua angkatan ini tidak dimasukkan sesi memasak sendiri (hal ini bergantung kebijakan dari penanggung jawab dan ketua acara).
 
Mungkin anda berpikir bahwa kami (panitia atau pengurus Himtek) tidak manusiawi memperlakukan mereka….sebentar dulu!!!!Anda jangan negatif thinking dan mudah menuduh seseorang dengan alibi personal. Kami membuat ini semua dengan cara demikian untuk mendidik mereka agar menjadi insan yang manusiawi, peka terhadap kondisi di luar yang masih banyak kekurangan makan serta belajar untuk menjadi manusia yang senantiasa bersyukur. Kami tahu bahwa di rumah, mereka tidak akan mendapatkan perlakuan demikian, tapi harap digaris bawahi bahwa ketika mereka memasuki dunia organisasi mereka adalah murni personal yang akan dibentuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dewasa dan tidak manja. Semoga sikap ini bisa terimbas juga di lingkungan keluarga dimana dia tinggal.





















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan