My Virtual Voice

April 28, 2008

Most Favourite Picture Currently

Filed under: Humaniora, My Voice
WAT ARUN-YELLOW,BLACK N BLUE  
Secara tidak sengaja saya mendapatkan gambar ini situs koki (kompas komuniti), merupakan salah satu tempat wisata di Bangkok (Wat Arun namanya). Melihat perpaduan warnanya yang naturalis, presisi pengambilan sudut-sudutnya yang pas dan integrasi komponen-komponen alamnya yang susah untuk diungkapkan, ini merupakan salah satu gambar favorit saya untuk saat ini :

April 27, 2008

Weekend-nya SK’03

Filed under: My Voice, HIMTEK, Teman

Weekend ini pure/totally bersama-sama teman-teman SK’03 mulai dari Jum’at malam sampai dengan Minggu sore. Berikut adalah rangkaian kegiatannya :

1. Jum’at malam, selepas pulang kantor karena tidak ada schedule ke kampus seperti biasanya saya luangkan waktu untuk makan bersama teman-teman. Kebetulan sorenya sudah melakukan confrence dengan teman-teman SK’03 di Yahoo Messenger dengan menghasilkan 2 keputusan yaitu jenguk syahril kumpul jam 10 pagi di KDB dan Acara Farewel Yaya di Mall Taman Anggrek (baca : TA) kumpul jam 1 siang. Untuk makan malam ini saya berencana mensosialisasikan kedua hal ini kepada teman-teman siapa tahu ada yang mau ikut. Sebelum makan malam saya berencana untuk mengambil monitor dan cpu yang sudah diservis sabtu yang lalu dan baru sempat diambil karena waktu dan tenaga yang tidak memungkinkan untuk mengambilnya secara simultan. Saya menghubungi salah satu teman saya untuk membantu saya membawakan monitor dan cpu secara bergantian ke kosan saya dengan cara memangkunya di motor saya. Alhamdulillah si teman bersedia dan saya pun menjemput dia di kosannya. Beberapa saat tiba di kosannya, saya minta dia untuk turun karena saya malas untuk naik-naik tangga. Dia pun turun dengan wajah murung, bermuram durja dan mesem-mesem. Spontan saya pun bertanya "kok bete banget siy, nape???", dia pun menjawab "iya niy gue lagi bete banget", saya bertanya lagi "sama kerjaan", dia balik jawab "gak kok bukan..ouw ya ntar temenin gue potong rambut ya sama ke CL (baca : Mall Ciputra) buat shopping..klo lg stress hedonis gue kumat". Saya masih mikir dan ragu-ragu menjawab karena naluri saya untuk ke Mall sedang tidak off dan tidak ada barang yang ingin saya beli di sana, tapi mendengar pernyataan dia yang seperti itu saya pun berpikir mungkin hal ini bisa menjadi salah satu pengobat kepenatan dan kestresannya. Rencana saya setelah mengambil cpu dan monitor adalah makan kemudian kembali ke kosan dan ke kosan teman yang lain untuk mempersiapkan ujian yang akan berlangsung beberapa hari lagi (belum blajar…hush hush hush).
Malam itu pun kami ambil cpu dan monitor, setelah itu mengantarkan teman saya potong rambut dan berdasarkan pernyataan teman saya itu "lo sholatnya kan lama..lo sholat aja dl is..selagi lo sholat gue potong rambut dulu..ntar klo udah slesai gue hubungi lo lg", saya bilang "sep..ntar kabari aja dimana salonnya". Saya pun sholat maghrib kemudian disambung dengan Isya’. Selepas sholat Isya’ saya meluncur ke salon yang tertulis di inbox hp saya dan ternyata setelah saya tunggu beberapa menit di seberang jalan salon belum selesai juga (alamak..wanita oh wanita..lama amet siy..takut tutup CLnya). Beberapa menit kemudian dia pun keluar dan dia meminta maaf karena sudah membuat saya menunggu dan saya pun katakan "udah gpp..jadi kan ya ke CL???mo kemana ke CLnya???", dia berkata "sory is udah buat lo nunggu, ya jadi, ke Watson, gue mo beli perlengkapan make-up", saya : "udah gpp, gak usah dipikirin, tempat apaan tuh Watson, aku blm pernah ke sana, teman: "kayak guardian gitu". saya:"oooo". Kami pun ke CL, selanjutnya menuju ke WATSON. Melihat Watson yang isinya tak jauh berbeda dengan guardian dan sejenisnya maka saya mampir sebentar ke counter Rampage yang lokasi setetanggaan dengan Watson, apalagi jika tidak melihat celana jeans dan kawan-kawannya, berhubung tidak ada niat untuk belanja maka saya hanya memantau saja dan setelah beberapa menit keluar dari conter tersebut dan mau tidak mau ke Watson juga, melihat-lihat isinya. Setelah melakukan scanning dan monitoring tempat tersebut, bisa saya katakan bahwa Watson merupakan salah bentuk perusahaan Retail yang menyediakan produk-produk sehari mulai dari makanan kecil, minuman, kosmetik, perlengkapan mandi dan lain-lain. Berdasarkan mata kuliah Marketing Fundamental yang pernah saya dapatkan bahwa masa depan bisnis Retail di Indonesia akan berkembang pesat dan akan mengalahkan pasar-pasar tradisional jika infrastrukturnya tidak dikembangkan dengan baik, jelas..!!! harga sama, kualitas yang terjamin serta pelayanan lebih bagus maka konsumen pun akan berbondong-bondong ke pasar ritel (ex : alfamart,indomart, carefour, giant, guardian dll).
Iseng-iseng, saya pun membeli M&M’s dan aqua botol, saya pun mencari teman saya yang ternyata masih nyangkut di blok kosmetik untuk mencoba eye shadow dan ooops saya dimintai pendapat tentang eye shadow yang sedang dia coba :

Teman : "menurut lo gmn is..bagus gak" (dia sedang pake eye shadow warna biru apa coklat gitu..entahlah lupa)
Saya : "gak tau lah, km suka gak??"
Teman : "beneran is"
Saya : "kurang ah..gak kliatan apa2..kyk gak pake apa2an"
Teman : "klo yang ini???yang ini???" (nyolot niy orang smuanya dicobain..saya pun terjebak di situ menunggu dia diolesin serbuk berwarna itu dan kemudian saya diminta pendapatnya..udah tau kemampuan saya ttg yg beginian rendah banget masih aja niy orang minta pendapat saya).
Saya :"udah yang warna ungu aja klo gak pink itu cocok sama kulitmu"

Teman :"tapi gue pengennya coklat biar cocok ama baju gue"

Saya : "ya udahlah coklat aja" (selagi dia nyoba warna yang laen..saya tinggalkan dia utk melihat produk-produk yang lain..setelah mendapatkan pelembab saya pun ke kasir dan keluar dari Watson kemudian nongkrong dekat kaca untuk menikmati M&M yang saya beli sambil melihat manusia-manusia yang hilir-mudik di depan saya..Alhamdulillah yaa Allah atas nikmat yang Engkau limpahkan!!!!)

Saya lihat teman saya lagi dari luar, ternyata dia masih mencoba produk kosmetik yang lain (kali ini maskara…alamak!!!lama banget beli beginian doang..kenapa gak langsung aja seh..tp yasud tungguin aja..perilaku konsumen emang beda-beda, ada yang selektif dan ada yang suka nyoba-nyoba serta ada juga yang suka gratisan..:D..orang marketing harus paham tentang hal ini). Setelah beberapa menit menanti tanpa harapan di depan kaca yang sedang dibersihkan oleh cleaning service teman saya pun muncul :

Saya : "Udah???, beli apa aja ???"

Teman : "Eye shadow, maskara, (satu lagi lupa namanya apaaan..)"

Kami pun beranjak dari Watson menuju ke parkiran, namun setelah melihat counter Lea saya pun mengajak teman saya untuk melihat sejenak ke sana (saya pikir itu counternya Lee Cooper…ternyata mata saya salah bacanya..tapi udah telanjur masuk…yasud lihat2 aja). Setelah itu ke counter OP yang diskon gede-gedean terus ke Bata kemudian ke Giordano (tanpa bermaksud membeli produknya..cuman liat-liat aja). Karena CL sudah mau tutup, kami pun kembali ke kosan dan kami putuskan untuk makan dekat kampus saja. Di sekitar tanjung duren saya menawarkan teman saya untuk makan sop kaki kambing yang komponen-komponen sop nya bisa milih sendiri, tapi sayang teman saya tidak suka kambing padahal lumayan buat saya yang penderita hipotensi untuk menambah darah sehingga kami lanjutkan perjalanan ke kampus. Di pertigaan 91 menuju kampus Kijang ada cafe baru bersebelahan dengan penjual martabak, saya menawarkan ke teman saya untuk makan di sana dan dia pun setuju, saya makan soto ceker+nasi+Jus Jambu, teman saya kurang lebih sama dengan saya. Saat makan saya curhat kepada teman saya tentang 2 hal yang membuat saya bete dalam perjalanan ini (sebelum melanjutkan omongan saya, sang teman berkata "pasti gara2 nungguin gue di salon lama", saya :"bukan"), yaitu :

aaa. Orang yang nyerobot antrian ketika saya akan melakukan transaksi ATM Mandiri di CL, melihat aksi si Bapak itu muka saya hanya bisa statis (no smile and just symbol), dengan alasan "saya sudah antri dari tadi dan pindah ke ATM Mandiri di sebelahnya" membuat saya jadi tidak bisa berkomentar apapun, hanya diam dan mendengarkan saja (kenapa gak menunggu di antrian ini..apa salahnya menunggu???..menurut Islam kita harus menghargai Orang yang lebih tua dan menyayangi yang muda..Alhamdulillah ingat meskipun dalam keadaan bete). 

bbb. Tukang parkir di cafe baru yang kami kunjungi tiba-tiba minta bayar duluan kemudian saya pun berkata "bayar sekarang????bukannya ntar???", si tukang parkir "masak bayar besok, sekaran mbak", saya:"langsung sekarang??? (dengan muka serius)", si tukang parkir :"iya sekarang", kemudian teman saya pun membayar, si tukang parkir mengatakan kepada saya "agak geseran ke sebelah kanan mbak motornya (disebelah kiri ada mobil)", saya hanya diam kemudian membuka jok motor dan menggantung helm di situ dan mnetup jok kembali dan mencabut kunci yang tergantung di jok dan meng-unlock kunci stang motor saya dan saya pun mengatakan kepada si tukang parkir yang masih berdiri di sebelah kami "tolong dong geserin motornya" dan dia pun menggesernya, kemudian kami masuk dan duduk. Setelah saya ceritakan maksud saya melakukan hal ini kepada tukang parkir tersebut kepada teman saya maka dia hanya berkata "pantesan..tumben banget lo kayak gitu..biasanya yang gue liat lo gak pernah gitu". Coba anda bayangkan, dia belum melakukan tanggung jawab yang dia emban, dia sudah meminta imbalan duluan, kerja dulu baru dapat gaji.

2. Sabtu, 2 agenda di hari ini, yaitu :

– Jenguk Syahrul yang sudah 2 Minggu dirawat di Rumah Sakit karena Typhus dan Bronchitis, karena sudah di rumah maka kami ke rumahnya di Condet dengan menggunakan Motor (asli…tuh rumah jauh banget…Alhamdulillah sampe juga ke sana). Kami baru berangkat ke sana sekitar jam 1/2 12an siang dan baru sampai sana jam 1an lewat (panas terik yang penting bisa jenguk bareng ke sana…). Setelah sampai di sana, seperti biasa menikmati makanan yang disedikan tuan rumah, menanyakan kondisi teman yang sakit, sholat dzuhur berjemaah, kata-kataan dan ceng-cengan (wajib niy kykna..) dan lanjut ke TA.

– Dalam perjalanan menuju ke TA saya nyasar ke Jalan tol kebon jeruk (malu siy gak..bingung aja harus puter balik dimana..tapi untunglah ada orang yang menyarankan kami untuk puter balik di situ aja biar gak kejauhan…HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA…..tak terbayangkan Motor sedang khilaf sampai-sampai masuk ke TOL..Arlinda yang nebeng di motor saya jadi malu dan menganggap ini adalah karmanya dia karena sudah pernah menghina Wanto-SK’03 yang pernah nyasar ke TOL juga..HIHIHIHIHIHI….terang saja saya gak malu muka saya ketutupan helm full face sedangkan arlinda pake helm cetok..Untung gak ada polisi, gak lucu aja klo minggu ini saya ktemu polisi 2 kali dikarenakan kesalahan yang bodoh..Alhamdulillah lagi).

– Baru sampai di TA sekitar jam 3an dan kami pun mengumpulkan orang-orang yang terpisah tempatnya satu sama lain, ada yang di platinum, di coffee bean dan masih belokan menuju TA,kami satukan tempatnya di Popeye karena ada beberapa dari kami yang belum makan. Seperti biasa, jika makan bareng anak-anak SK maka kasi spare waktu lebih banyak,,,misalnya : jika waktu makan biasa hanya 1/2 jam maka kalikan 3 dan jika harus ada penambahan teman yang lain maka kalikan 2 lagi, karena pasti ada acara ekstra lain yang tidak terencana (entahlah apaan, let it flow aja).’

– Acara ke TA ini dimaksudkan sevagai acara perpisahan dengan Yaya yang hari Minggu ini sudah kembali ke kampung halaman di Pekalongan untuk kemudian hijrah ke Singapura menyusul kekasih hatinya di sana (Sukses selalu buat Mutia Destaminata a.k.a YAYA…Semangat, optimis dan jangan plin-plan lagi..klo gak 1 ya 0..OK YA!!!!!!)

– Di TA (di Ice skating) bertemu denga anak-anak SK Junior yang kebetulan memakai jaket Himtek, spontan teman-teman 03 menanyakan kepada saya "siapa itu yang pake computer engineering??", saya pun mendekati gerombolan itu dan ooooops ternyata si Ferdi, Tora dan anak-anak angkatan 2006 yang lain yang beberapa dari mereka adalah pengurus Himtek yang cukup saya kenal dengan baik. Saya perkenalkan mereka denganteman-teman saya di angkatan 2003 dan kami meminta bantuan Ferdi untuk memotret kami. Selain foto-foto, saya juga mengingatkan Ferdi untuk terus melakukan follow up ke teman-teman kecil Himtek agar tetap bisa saling berhubungan dengan kakak-kakak Himteknya.

– Bertemu dengan Billy juga (salah satu teman kelompok skripsi saya) yang sedang jalan bareng ceweknya, yang kemudian mereka bergabung dengan gerombolan kami. Ada Oping juga yang janjian bertemu di Hero karena kami menunaikan ibadah sholat Ashar dulu di musholla taman anggrek yang lokasinya tak jauh dari hero (di parkiran mobil di zona merah). Bertemu dengan Anto juga (salah satu pengurus Himtek yang juga tangan kanan eksternal saya di Himtek dulu…lumaya buat cerita dan saling share pengalaman juga..sambil mengingatkan dia juga agar tetap memantau Himtek dari jauh). Ada Katan juga yang meupakan salah satu teman sekelas saya di PSK yang merupakan Bapak Guru di salah satu sekolah yang menurut teman-teman SK’03 lebih cocok menjadi muridnya (peace Tan!!!!). Ada Patrice juga yang membawa cowok barunya yang katanya asli Solo.

– Dll, panjang ceritanya tentang TA jika dituangkan dalam bentuk tulisan, intinya Seru dan Fun Banget sekaligus bikin bangkrut juga. 

3. Selepas dari TA, beberapa teman cewek menginap di kosan, lumayan juga dari hasil diskusi dan ngobrol bareng di dalam sepetak kamar menghasilkan beberapa hal, yaitu :

– Pengobat stress teman saya yang sedang mengalami masalah patah hati dan kekecewaan (ayo..ayo bangu…Kamu bisa..Everything will be OKAY..There will another one who is more suitable with you..stop it now or broken heart in long term)

– No body perfect, sempurna itu relatif tergantung sapa yang melihatnya dan dalam konteks yang seperti apa.

– Kampus adalah tempat pendidikan pribadi untuk menjadi dewasa, jangan sampai salah teman dan pergaulan.
– Kepercayaan dari seseorang terbentu karena keterbukaan diri dan ketidak-jaim-an. Terbuka bukan berarti tidak ada hal yang harus dirahasiakan, terbuka yang biasa dan apa adanya serta berbatas, aren’t these?????

– Mencari yang TEPAT untuk diri sendiri dan juga untuk teman, karena teman adalah salah satu komponen utama pembentuk kepribadian seseorang dan juga bagian dari proses pendewasaan diri.

– Dll (It’s about Girl’s Talk).

**Solidarity Forever >>>>>> Solidariy for mindfacturing** 

 

 


 

April 25, 2008

SMUN 1, SMU Terfavorit di Bangkalan

Berbicara tentang Bangkalan maka tidak akan pernah meleset yang namanya SMUN 1 Bangkalan. Sekolah yang tanpa pagar ini begitu digandrungi oleh calon siswa SMU, sebagian besar siswa SLTP di Bangkalan mengobsesikan SMUN 1 Bangkalan sebagai SMU tujuannya. Dengan berpagarkan kedisiplinan dari para siswa/siswi dan gurunya SMUN 1 Bangkalan mampu mencetak generasi-generasi yang handal dan bermutu. Banyak lulusan dari SMUN 1 Bangkalan yang menjadi orang (ya iya lah jelas..gak mungkin klo jadi Tarzan..gak ada hutan juga di sana). Dengan guru yang berpengalaman di bidangnya masing-masing dan siswa-siswa yang selektif tentunya, SMUN 1 Bangkalan selalu menjadi duta pendidikan untuk setiap kompetisi akademis dan non akademis.
 
 
Sekolah yang berlokasi di tengah-tengah kota dan berada dalam satu zona dengan kantor PEMDA Bangkalan memang sangat unik sekolahnya dibandingkan sekolah-sekolah lain yang ada di Bangkalan. Seperti telah dikatakan tadi bahwa SMUN 1 tidak memiliki pagar, arsitektur bangunan yang terkesan kuno dan berbau kebelanda-belandaan, lokasi klasifikasi masing-masing kelas terpisah satu sama lain (kelas 1 di dekat kantor PEMDA..kelas 2 dekat Sungai Junok..kelas 3 dekat jalan…berasa seperti di universitas aja yang lokasi kampusnya berbeda satu sama lain), siswanya adalah siswa pilihan dengan proses yang sangat selektif, guru-guru yang senior dan berkualitas (jarang ada guru yang muda..sebagian besar gurunya sudah sangat berpengalaman…gak tau yang sekarang),kegaiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang berjalan dengan aktif dan kondusif (mulai dari les di sore hari, ekstrakurikuler di waktu kosong di sore hari atau di hari minggu), transportasi yang mudah dan terjangkau dan beberapa kelebihan lain yang susah untuk diungkapkan(pokoknya SMUN 1 Bangkalan is the best…).
 
Sebenarnya masuk SMUN 1 Bangkalan tidak terlalu susah, hanya butuh keseriusan dan niat yang kuat saja, isi waktu dengan hal-hal yang berguna dan bernilai dan jangan terlalu banyak bermain, ikuti nasihat orang tua dan jangan lupa jaga kesehatan…:D. SMUN 1 Bangkalan bukan sembarangan SMU, coba buktikan sendiri!!!!
 
 

April 24, 2008

Kena tilang karena Helm

Filed under: Humaniora, My Voice

Kemarin sore sepulang kantor saya kena tilang di sekitar area jalan daan mogot menuju jalan panjang. Kondisi saat itu adalah lampu merah sehingga untuk menghindari kemacetan di belakang saya, saya pun bergerak maju ke sisi depan jalan dan oooopsss saya lupa bahwa penumpang saya tidak mengenakan helm. Seorang polisi pun ‘memanggil’ saya dan meminta saya minggir dengan bahasa sandi. Bahasa sandi itu saya dekripsikan karena saya tahu kesalahan saya. Kami (saya dan henny–teman kantor divisi SAP) mempertanggungjawabkan kesalahan kami dan seperti biasanya Bapak Polisi melakukan introgasi seperti tertulis dibawah ini :

Saya dan Heny : Saya membuka helm dan cadar, Heny turun dari motor

Polisi : Selamat sore, bisa dilihat surat-suratnya??? /* si Polisi memelototi bodi motor saya */

Saya : Tanpa berkata apa-apa (karena malas banyak ngomong lg ngejar waktu utk ke kampus karena ada jadwal presentasi kelompok), saya keluarkan STNK dan SIM yang tersimpan di dompet saya.

Polisi : Bisa ikut ke dalam (ke dalam : semacam kantor untuk berteduh) /*sang polisi sambil tersenyum*/

Saya : /*balas sedikit senyumannya karena senyum juga ibadah*/ Saya berjalan ke dalam mengiringi langkah sang polisi

Henny : Is..klo mo damai biar ntar gue bayar

Saya : Nyantai aja lagiBerhubung ruangan introgasinya terbatas maka sebelum mengijinkan saya masuk ke dalam ruangannya sang Polisi menunggu seorang korban tilang untuk keluar. Setelah orang itu keluar, maka yang ada di dalam ruangan itu adalah 2 orang polisi (satu yang menilang saya dan satu lagi yang akan menikmati Indomie+Telor) dan saya.

Polisi pengintrogasi saya : Kira-kira sibuk gak ??? /*sambil membuka surat tilang untuk menuliskan kesalahan saya karena penumpang saya tidak membawa helm*/

Saya : Saya sibuk klo hari ini pak, karena nanti malam ada kuliah dan ada tugas presentasi juga.

Polisi : OOO..masih kuliah, maksudnya ada waktu untuk sidang tanggal 6 gak???

Saya : tanggal 6 kapan pak??

Polisi : bulan depan

Saya : Saya bisa pak, dimana?? /* saya tidak mau berdamai atau membayar uang sepeserpun untuk urusan yang beginian*/

Polisi : Di S.Parman, deket slipi Jaya

Saya : Saya bisa pak

Polisi : Kamu orang Bangkalan, Madura ya???

Saya : Ya

// Seorang polisi yang lain menawarkan saya Indomie…tapi saya bilang terimakasih sebagai bentuk penolakan halus saya//

Polisi : Saya juga orang Jawa timur /*sambil tersenyum */

Saya : /* Diam saja karena naluri untuk basa-basi dan becandaan saya lagi di-Offkan…udah bukan saatnya tebar-tebar pesona dan basa-basi gak jelas*/

Polisi : Ya udah lah..sama-sama Jawa timurnya,

Saya : Terimakasih pak, teman saya nebeng cuman sampe depan kok

Polisi : jangan lupa pake helm ya

Saya keluar dari ruang introgasi dan kami melanjutkan perjalanan menyusuri green garden menuju jalan panjang dan berlabuh di JWC. Si Heny turun di taman ratu dan dia pun tertawa setelah mendengar cerita dari saya.

Banyak hikmah dari kejadian ini, yaitu :

1. Berniat menolong orang lain akan selalu ada pertolongan Allah dalam bentuk yang lain.

2. Rasa pengakuan yang kuat dengan mengatasnamakan Jawa Timur, walaupun Madura sebenarnya tidaklah sama dengan Jwa Timur, Madura itu pulau sendiri, sedangkan jawa timur adalah kumpulan beberapa regional di wilayah Jawa bagian timur, suku Madura adalah salah satu komponen pembentuk/unsur budaya di wilayah jawa timur.

3. Saya siap untuk disidang karena kesalahan saya, karena dengan disidang maka berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari suami kakak saya maka uangnya akan masuk ke kas negara. Jika saya tidak disidang berarti uangnya masuk ke kas si oknum.

4. Gara-gara hal ini saya terlambat ke kampus dan Alhamdulillah dosennya juga telat datang (kira-kira jam 1/2 8 malam baru sampai) sehingga saya tidak perlu berulang-ulang membaca kasus yang sudah kami diskusikan malam sebelumnya di perpustakaan.

5. Menjadi diri sendiri ketika menghadapi permasalahan seperti ini, jangan mentang-mentang motor tersebut ada attribut polisinya maka membawa nama orang lain untuk memperlancar urusan ini. Kata Rosulullah : "Pemuda (bisa juga pemudi) yang baik adalah pemuda yang bisa menyatakan inilah saya, bukan yang menunjukkan inilah keluarga saya". So..bangunlah diri kita sendiri dengan bekal yang telah diberikan oleh orang tua kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari keluarga kita dan sesuai dengan harapan orang tua secara umum.

Special thanks : terimakasih Bapak Polisi.

Pandangan Pertama Bimbingan Thesis

Filed under: My Voice, Aktivitas

Alhamdulillah, baru tadi malam saya tahu dari teman saya bahwa Dosen pembimbing saya sudah diganti dan jadwal juga sudah keluar.

Mengenai pergantian dosen pembimbing ini dikarenakan kesibukan Bapak F.X.Hadi dalam mengisi in house training di beberapa perusahaan. Dengan alasan tersebut dan agar tidak mengganggu proses pembuatan thesis maka secara bijaksana sang Dosen tidak memegang bimbingan thesis.

Hari ini saya bertemu dengan dosen pembimbing thesis saya, yaitu Bapak Andrew Mulianto,MBA yang kebetulan merupakan jadwal perdana saya untuk bimbingan. Untuk mengejar pertemuan dengan beliau saya pulang kantor cepat-cepat dan Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan beliau di 306 karena beliau sedang ada jadwal mengajar juga.

Berdasarkan perbincangan yang cukup singkat ini, diputuskan dan dipertimbangkan beberapa hal :

1. Waktu bimbingan akan disesuaikan dan dicari titik tengahnya dikarenakan jadwal yang sudah disusun dari kampus tidak sesuai. Bapak Andrew seminggu sekali ke JWC (hari kamis saja untuk keperluan mengajar dan bimbingan), sementara saya pada hari Kamis malam tidak bisa karena pagi sampai sore bekerja dan malamnya kuliah.

2. InsyaAllah bimbingan akan dilakukan pada hari Sabtu/Minggu.

3. Jika tidak memungkinkan juga, maka saya yang harus ke kantor beliau yang berlokasi di Cibubur untuk jadwal bimbingan.

Semoga semua perubahan ini memberikan kemaslahatan dan kelancaran bagi proses penyelesaian thesis saya di Binus….Amin yaa Robbal ‘alamin.

Hidup adalah perubahan dan kita harus siap dengan perubahan tersebut.

* ditulis di laboratorium JWC (Lt.4) dalam acara Training fast Track Microsoft (iseng..iseng..jadi peserta penyelundup karena status tidak terdaftar). Kebanyakan pesertanya adalah teman-teman kampus (i.e : mirul n tile) dan teman-teman kantor yang menjadi pembajak username dan password….:D. Beberapa teman-teman dari departemen Networking dan IT Support yang ikut adalah :

– Perwakilan Daan Mogot : Fajar, Mas Sigit dan Mas Asep

– Perwakilan Wisma Millenia : Cindy,Mas Royke, Nuel,Erik,Charles 

April 21, 2008

Tawaran Kerja lagi..what should I do???

Filed under: My Voice
Alhamdulillah, ada saja tawaran kerja dari teman, beberapa minggu yang lalu ada yang menawarkan dan mengajak saya untuk melamar di sebuah Bank untuk menjadi MT. Hari ini ada yang menawarkan saya untuk menjadi Assisten Laboratorium Hardware. Berhubung saya masih terikat kontrak 6 bulan di sini, maka tawaran itu saya tampung dulu karena jika kedua hal tersebut akan membuat lebih baik dari yang sekarang maka insyaAllah akan saya follow up dan jika tidak memungkinkan maka saya akan mencari kesempatan yang lain lagi yang insyaAllah lebih baik lagi.
Harus diakui memang bahwa Hidup adalah pilihan dan setiap pilihan ada konsekuensinya, begitu juga dengan kerjaan, ketika saya memutuskan untuk bekerja di sini maka saya harus siap dengan segala konsekuensinya, bangun pagi, pulang sore dan baru sampai di kosan tengah malam karena selepas pulang kerja dilanjutkan kuliah. Setiap hal yang kita lakukan kita niatkan saja untuk beribadah dan tabungan hari depan agar kita enjoy menjalaninya, capek itu biasa tapi mengeluh itu luar biasa, karena jika sudah mengeluh berarti ada something wrong dalam diri kita. Solusinya jika terjadi demikian adalah perbaiki niat dan tetap istiqomah (sok bijak critanya…insyaAllah smg bisa demikian..sedang belajar juga untuk memahami nilai tersebut). 
Terus terang, lingkungan kerja di sini sangat kondusif, baik teman-temannya maupun bidang kerjanya tapi tantangan yang lain perlu untuk membuka port-port kemampuan dalam diri yang masih belum terbuka. Walaupun laki-laki di sini adalah dominan, tapi saya tidak merasa ada diskriminasi. Emansipasi bermain di sini, mereka sangat menghargai eksistensi wanita, namun dengan penghargaan dan penghormatan tersebut tidak membuat kita menjadi wanita yang oportunis dan  bangga dengan attribut kewanitaan kita tersebut, berjalan sejajar dan tetap menghormati hak-hak kaum laki-laki. Emansipasi wanita sebenarnya adalah persamaan hak antara kaum laki-laki dan perempuan tanpa menghilangkan kodrat dan jati dirinya sebagai wanita dengan tidak meninggalkan kewajiban substantial yang diembannya. Hidup dalam lingkungan mayoritas pria memang banyak cobaannya dan itu sudah saya rasakan, tetap perbaiki diri dan tunjukkan bahwa kita adalah orang yang punya prinsip sehingga godaan dan rayuan yang mereka layangkan itu seperti iklan yang nongol di depan TV. Allah telah memberikan perlakuan spesial kepada wanita sampai-sampai dalam Al Qur’an ada surat khusus untuk wanita yaitu Surat An-Nisa. Dari surat ini kita akan tahu batas-batas hak, kewajiban dan emansipasi dari wanita itu sendiri seperti apa.
Kembali ke penawaran kerja, berdasarkan info yang saya dapatkan dari teman saya tentang tawaran aslab tersebut katanya mulai kerjanya sekitar bulan Juli (dilihat berdasarkan kontrak kerja saya di sini memang pas banget..karena bulan Juli kontrak saya di sini sudah selesai). Hal yang menarik di sini adalah bidang kerjaannya dan lingkungannya (pendidikan dan SK lagi tentunya..dan dulu waktu awal-awal kuliah memang agak tertarik untuk jadi aslab namun dikarenakan jiwanya condong ke organisasi kemahasiswaan maka lamaran untuk menjadi aslab pun digagalkan dan lebih memilih Himtek). Untuk sementara belum bisa membuat keputusan karena masih menunggu informasi lanjutan dari informer yang bersangkutan. What should I do??? just let it the flow aja, mix and match dan sesuaikan dengan kapasitas diri, ada masukan dari teman yang lain?????????? (open discussion!!!)

April 20, 2008

Menu Makan Siang tapi untuk malam

Filed under: Humaniora, My Voice

Ya ya…dikarenakan belanjaan dari pasar siang tadi, maka sayang jika tidak dioptimalkan dan difungsikan hasil belanjaannya. Atas keisengan ke pasar tadi maka harus bisa menanggung konsekuensinya sendiri dengan cara meraciknya menjadi sebuah menu yang bisa dinikmati untuk makan malam.

1. SAYUR BAYAM CEMPLUNG (karena bumbunya tinggal nyemplungi doang)

Bumbu : Kunci, Bawang putih
Cara memasak : Didihkan air, masukkan sayur bayam yang telah dipotong-potong, masukkan bawah putih dan kunci yang telah dibersihkan dan dipotong-potong/diiris-iris. Tambahkan garam dan penyedap rasanya secukupnya.

2. IKAN CUEK GORENG

Bumbu : Bawang putih (bisa juga pake kunir/kunyit)

Cara memasak : Sebelum ikan digoreng, rendam terlebih dahulu ikan ke dalam bumbu yang di dalamnya sudah dihaluskan bawang putih dan garam tambahkan air secukupnya (biar gurih ceritanya). Setelah ikan direndam maka ikan siap digoreng sesuai selera, kering ato setengah kering (tergantung selera). Bumbu bawah putih+garam+air juga berlaku ketika anda akan menggoreng tahu/tempe supaya hasilnya lebih gurih. 

3. Sambal Mentah ala sunda

Bahan-bahan : Cabe merah mentah, cabe rawit mentah, tomat mentah, terasi goreng,bawang merah/bawang putih (digoreng/tidak..tergantung kondisi..klo udah mepet klaperan mending cemplungin aja mentah-mentah).

Cara membuat : Cabe merah, cabe rawit, terasi, garam, gula dan bawang merah/putih diulek sampai mencapai tingkat kehalusan yang diinginkan. Kemudian setelah diulek semua baru tambahkan tomat kemudian ulek sampai rata.

Indikasi : Menu diatas sangat cocok untuk makan siang, jika makan malam hanya cocok untuk saya karena disamping murah, kenyang juga memuaskan karena bikinan sendiri. Tidak dianjurkan untuk penderita sakit maag akut karena konsentrasi garamnya yang sangat tinggi dan kadar cabenya yang banyak.Cocok untuk dimakan dan dicoba sendiri. Selamat mencoba, jika sakit berlanjut hubungi diri sendiri. 

Untitled Weekend

Filed under: My Voice, Aktivitas
Alhamdulillah weekend kali ini mendapatkan hal dan nutrisi tambahan untuk pengembangan diri khususnya dan lingkungan sekitar pada umumnya. Dari keisengan menelpon seorang teman di rumahnya agar besok (baca Sabtu) main ke kampus untuk makan dan bercerita bersama menghasilkan sebuah reaksi yang tak terduga di luar rencana karena ternyata ada hal-hal di luar dugaan terjadi. Pada hari jum’at itu juga, salah seorang alumni kosan sepakat 5 menghubungi saya dan menanyakan tentang kabar saya dan seperti biasanya dia juga menanyakan saya lagi dimana dan apakah ada acara malam ini (secara dia adalah teman kosan saya pasti dia tahu tentang kesibukan saya yang gak jelas sehingga dia menanyakan hal itu). Dari obrolan-obrolan di telpon yang hanya beberapa menit maka saya pun mengajaknya untuk ketemuan dan dia belum bisa memutuskan karena masih ada kerjaaan juga di kantornya dan akhirnya kami memutus telpon untuk sementara.
Ketika sore akan menjelang, saya melihat ada 14 missed call di cdma saya dan ketika akan saya telepon balik ke nomer yang bersangkutan ternyata si nomer sudah menghubungi saya duluan dan respon yang keluar dari si penelepon adalah "Lama banget siy ngangkatnya???kemana lo???", lantas saya pun menjawab "Maaf..tadi lagi sholat", kemudian dia membalas "Telpon balik gue". Saya pun menelpon balik dan berbincang ria dengan hasil perbincangan adalah bahwa kami akan ketemuan di Slipi Jaya saja, karena selain dekat dengan kosan saya, tempatnya cukup representatif dan transportasi publik yang akan membawa dia ke Bogor sana juga lebih terjangkau.
Ini trigger weekend kali ini, yaitu pertemuan dengan alumni kosan yang juga guru kehidupan bagi saya yang banyak memberikan dan membagi pengalaman hidupnya kepada saya, saya menganggapnya sudah seperti saudara sendiri, walaupun usianya jauh diatas saya namun ada saat dimana dia selalu mendengar dan mengikuti saran dan masukan dari saya. Trigger-trigger berikutnya adalah hal-hal lain yang terencana maupun tak terencana.
1. Pertemuan dengan alumni kosan sepakat
Pertemuan kali ini sangat berat bahasannya karena dia yang banyak bercerita dan curhat tentang permasalahan keluarga, anak dan suaminya. Berhubung saya masih belum berpengalaman tentang hal ini maka saya hanya bisa diam dan mendengarkan saja serta menganalisa berdasarkan sudut pandang saya sebagai seorang manusia dan wanita. Mohon maaf jika saya tidak bisa menceritakan tentang apa yang kami bahas di sana karena ini privacy sekali sehingga walaupun ini blog rasanya tidak etis saja menceritakan hal-hal mendetail kepada orang banyak tentang hal ini. Simpulan dan pelajaran yang dapat diambil dari pertemuan ini adalah sebagai berikut :
– Anak adalah pelita seorang ibu, karena ketika teman saya itu makan saya sangat tertohok ketika dia mengatakan demikian "is..gue makan ini jadi inget ama anak gue, di sini gue enak-enakan makan gini sementara di sana anak gue gak makan apa2". Saya diam saja, mau bilang "makan aja" gak etis rasanya karena itu sudah menyangkut zona ibu dan anak, yang merupakan zona sensitif yang tidak bisa dijangkau siapapun dengan pendekatan apapun, hanya mereka yang tahu. Kemudian saya pun berkata "Makan yuk..biar mbak gak kemaleman juga nyampe ke rumah".
– Istikharah itu penting untuk memohon petunjuk, Ketika saya tanyakan perihal istikaharah ketika akan membina rumah tangganya dengan sang suami sekarang, beliau mengatakan "tidak melakukannya". Satu pelajaran saya dapatkan.
– Menjalani sebuah komitmen itu pasti ada resiko dan konsekuensiya,
– Kalimat tohokan berikutnya dari dia untuk saya adalah "pondasi dari sebuah komitmen adalah KEPERCAYAAN, klo dari awal lo udah gak percaya mending lo gak usah bikin komitmen" dan satu lagi "lo jangan ngeliat umur, belum tentu yg lebih tua dari lo itu dewasa orangnya" (lep lep lep…serasa nasi goreng seafood yang saya makan tertelan begitu saja tanpa bantuan enzim ptialin).  
– Belajar dari kemarin, hadapi sekarang dan berharaplah yang terbaik untuk esok. 
** terimakasih mbakku atas cerita, curhat, bagi-bagi pengalamannya semoga Allah senantiasa memberikan jalan yang terbaik untukmu dan anakmu dan semoga Allah mengganti yang telah hilang darimu dengan yang lebih baik atau mengembalikan yang telah hilang dengan kualitas  yang lebih baik dari sebelumnya (mbak…semua orang pasti punya kekurangan dan proses pendewasaan diri yang berfluktuatif…semoga jika dia sudah kembali lagi di sampingmu, dia akan menjadi seseorang yang kamu mau dan lebih baik dalam pandangan secara pribadi maupun spiritualnya). 
2. Servis AC
Beberapa hari yang lalu AC di kamar saya rusak, rusak total. Menderita rasanya tanpa kehadiran AC (lebai mode : ON), tapi alhamdulillah ada kipas angin yang sudah lebih dulu menemani perjalanan saya di kosan ini sebelum adanya AC. Selesai pulang kuliah (kira-kira jam 10 malam), seperti biasa saya buka pintu kamar kemudia menekan tombol power pada remote AC, namun apa yang terjadi???angka-angka dan settingan di remote tampil seperti biasanya dan pada ACnya tidak saya temukan indikator apapun yang menyala (panik mode : ON), lantas saya pun buka kotak AC yang berlubang dengan tujuan melakukan start secara manual, namun tidak saya temukan tombolnya. Ketika saya coba lagi dengan cara melakukan plug dan unplug pada kabel powernya led merahnya menyala (led : Light Emitting Diode=lampu yang nyala-nyala). Melihat kondisi ini, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya AC ini tidak rusak total karena masih powernya masih berfungsi. Keesokannya saya cek lagi dengan mengganti batterai remotenya, namun ternyata masih tetap tidak bisa. Saya pun berkesimpulan bahwa yang rusak adalah sensor di AC-nya. Sensor berfungsi untuk mengubah besaran fisik menjadi besaran listrik, besaran fisik dapat berupa : panas, suhu, sentuhan, kelembaban. Agar hal ini bisa dikenal oleh sistem maka digunakanlah sensor sehingga besaran tadi bisa diterjemahkan ke dalam bahasa listrik yang nantinya menghasilkan suatu arus atau tegangan yang merupakan besaran listrik.
Hari Jum’at itu juga, saya menghubungi Bang Udin (Langganan servis AC dari dulu, mulai sejak masang pertama kali sampai sekarang dan juga orang yang sering membantu saya dalam hal-hal kelistrikan di kamar saya…rangkaian listrik yang ada di kamar saya adalah kreatifitas bang Udin). Saya meminta beliau datang ke kosan saya besok (sabtu, red) untuk melakukan servis AC.
Sabtunya bang Udin dan Pak Ismail (partner bang Udin) ke kosan dan dilanjutkan melakukan inspeksi AC dan ternyata simpulan Bang Udin dan saya sama bahwa yang rusak adalah sensornya. Setelah dilakukan perbaikan oleh Bang Udin and Partner maka status AC saya pun optimal kembali walaupun sekarang sudah tidak diperlukan remote lagi untuk menyalakannya karena langsung menghidupkan secara manual melalui tombol power yang sudah dibuat baru oleh Bang Udin.
** Bang Udin dan pak Ismail….terimakasih ya atas bantuan dan servisnya, semoga tidak bosan-bosan datang ke kosan untuk melakukan reservis (bang Udin top deh….jagonya listrik!!!,simple dalam menjelaskan dan sistematis dalam memberikan informasi, Bang Udin idolaku!!!…:D). 
3. Makan bakmi bangka
Setelah AC selesai diservis maka agenda selanjutnya adalah makan bareng teman-teman SK’03, apalagi jika bukan bakmi bangka yang berlokasi di sekitar gang H. Senen Kampus Sahdan Universitas Bina Nusantara. Bakmi ini adalah bakmi langganan kami sejak kuliah dulu, sehingga pemiliknya sudah maklum dengan kelakuan kami jika datang ke sana. Alhamdulillah yang datang adalah cewek-cewek semua sehingga aliran pembicaraannya lebih terjun bebas. Jadwal makan bakmi bangka ditunda dari rencana awal, yang tadinya jam 11 siang menjadi jam 1/2 siang dikarenkan si Arlinda berbenah kamar dan kami yang di kosan menanti hujan reda. Kami ketemuan langsung di sana dan seperti biasa Bapak pemilik bakmi bangka yang ramah tersebut menanyakan kabar kami dan menanyakan juga teman-teman yang lain mana. Setelah terkumpul semua orang-orangnya, kami mulai memesan makanan kami yang rata-rata memesan mi ayam+bakso. Sudah tradisi, sambil menunggu makanan datang biasanya kami ‘ngemil’ pangsit goreng yang bersembunyi dibalik toples yang besar. Kami memakannya dengan meraciknya melalui bumbu-bumbu yang ada di meja (mulai dari kecap, saos, acar cabe hijau…ajib ajib, sambel halus, kecap asin dll), racikan disesuaikan dengan selera.
Nah..sekarang topik bahasannya adalah tak jauh-jauh dari relationship, cerita skandal tidak penting yang selalu dibahas, kerjaan juga harapan masa depan (what’s a great topic). Ada satu hal yang menarik dari diskusi kali ini, yaitu ketika Yaya menyatakan kesiapannya untuk melangkah ke tahap keseriusan dalam hubungannya (baca : married). Ia mengatakan begini "kenapa gak siap, orang tujuan akhir dari hubungan ini adalah menuju ke sana". Wah..spontan kami yang di sana langsung terharu mendengar pernyataan Yaya yang seperti itu, walaupun usianya adalah yang paling muda diantara kami namun pernyataan logis yang saat itu dia ungkapkan mengungkapkan keseriusannya dan kedewasaannya (jarang2 saya nemuin dia bilang begitu…Maju terus ya pantang mundur). Beberapa minggu lagi, Yaya akan pergi ke Singapura untuk memulai perjuangan baru di sana dan juga untuk menemui kekasih hatinya yang sekarang bekerja di sana dan sambil menemani adiknya juga yang akan melanjutkan studi s1 nya di Singapura (Jia You….Ganbatte..Aja aja hwaiting).
Ada satu pembahasan lagi yang penting di sini, setelah menanyakan beberapa kabar teman yang lain ternyata ada cerita menarik yang perlu dijadikan pelajaran bagi kita semua yang ada di sana. Dalam hal ini temanya adalah perselingkuhan, kami sebagai teman yang sedang diceritakan oleh seorang teman sudah cukup tahu tentang profil orang ini ke lawan jenis. Ketika kuliah dulu, dia pernah berhubungan (baca: teman tapi mesra..) dengan beberapa teman satu jurusan kami padahal dia sudah punya pasangan. Sering kami mengingatkannya, baik secara halus maupun langsung, namun hasilnya nihil. Dari hal ini saya mengatakan "yang penting kita udah ngingetin, terserah dia deh mo ngapain, ntar juga tau sendiri rasanya digituin", kemudian Yaya berkata "klo dia gak mo digituin, dia jgn berbuat gitu dunk, klo dia gitu berarti dia emang mo digituin", Saya mengatakan lagi "susah klo udah penyakit, biar ntar sadar sendiri aja". Saya pun melanjutkan "Semoga kita bukan termasuk orang yang seperti itu dan mendapatkan orang pilihan yang terbaik", kami pun mengucapkan "amin", pembahasan ditutup dan beralih ke pembahasan yang lain.
Pembahasan yang lain tentunya tak jauh-jauh dari cerita lama masa-masa di SK dulu yang sampai sekarang masih ada kelanjutannya. 
4. Servis CPU dan Monitor
Sebelum ke bakmi bangka saya dengan ditemani Fika melakukan servis CPU si Ika yang sudah ngendon di kosan beberapa saat dan baru sempat hari itu saya cek kerusakannya. Mau dilakukan pengecekan di kosan, monitor saya juga lagi rusak maka jadilah barang elektronik itu diam seribu bahasa menanti tangan-tangan manusia memperbaikinya. Masalah sistem unit (nama keren CPU ala jurusan sistem komputer) si Ika adalah tidak mau menyala sehingga ketika diservis ke Qni com saya meminta dia untuk mengecek power supply dan motherboardnya. Alhasil, benar ternyata power supply-nya rusak dan kabel jack ke mikroprocessor terbakar sehingga kedua peripheral tersebut perlu diganti dengan yang baru agar komputer bisa normal kembali. Setalah hitung-hitungan, biaya servis sistem unit tersebut adalah sebagai berikut :
Power Supply = Rp. 125.000 (merk Simbadda)
Jack ke Mikrorocessor + dll = Rp. 75.000
Total Servis = Rp. 200.000,00.
Sekalian servis, maka saya pun menayakan tentang servis monitor dan mereka berkata bahwa di sana juga bisa servis monitor. Selesai makan bakmi Bangka saya pun mengambil monitor bersama asisten pribadi saya (Fika,red). Kerusakan monitor saya adalah adanya pin di kabel monitor yang patah sehingga tidak bisa mengirim data (sebelumnya Wahyu menyarankan untuk melihat no pin yang patah nomer berapa mana tahu tuh pin tidak berfungsi jadi monitor bisa tetap nyala walaupun gak ada pin itu..alhasil, setelah digoogling klo gak salah pin yang patah adalah nomer 9 dan tetep aja tuh monitor gak bisa nampilin apa2). 
5. Rekonfigurasi kabel LAN
Minggu pagi dengan ditemani Doraemon dan Sinchan di TV, saya melakukan rekonfigurasi kabel LAN di kamar saya yang RG-45 sudah cacat sehingga harus dikrimping ulang. Ada 2 percobaan yang saya lakukan karena RG-45 yang saya miliki hanya 2 :
– Percobaan satu gagal dengan tampilnya pesan sebagai berikut : "Destinantion unreachable" dari command ping untuk host saya. Perintah ping ini digunakan untuk mengetahui status konektivitas dari network kita. Setelah saya perhatikan pada kabel tersebut, secara fisik memang sudah sempurna karena 8 pin sudah terlihat melekat di timah-timah RG-45, namun secara konfigurasi kabel ternyata saya salah karena ujung kabel yang saya konfigurasi adalah cross over (ujung ke ujungnya gak sama, padahal seharusnya yang saya buat adalah straight karena komputer ke switch…sebenarnya sudah saya niatkan membuat kabel straight dengan melihat ujung RG-45 yang saya potong tadi tapi ternyata pandangan saya kurang teliti dan cermat sehingga berakibat fata pada koneksi netwok saya).
– Percobaan kedua, tinggal satu-satunya RG-45 dan jika gagal maka acara searching dan surfing menjadi terhambat. Dengan teliti, hati-hati dan kesungguhan hati saya pun konfigurasi ulang kabel LAN saya, walaupun sinchan ngoceh gak jelas di TV saya tidak peduli dengan cukup mendengarkan saja sudah cukup dan Alhamdulillah setelah dilakukan tes konektivitas menghasilkan pesan "Reply from……".
6. Belanja ke pasar 
Pagi menjelang siang setelah mandi makan indomie+telor sekaligus ditaburi taro biar kriuk-kriuk sambil nonton tv yang membahas tentang Wanita (maklum nuansa-nuansa Kartini…heran juga…emang pahlawan emansipasi wanita itu Kartini aja..kan masih banyak yang lain..yang lebih religius dan lebih nasionalis).
Tidur siang kemudian bangun untuk sholat dan makan siang. Makan siang di warteg dago (mahal juga menu hari ini..Acar timun+Tuna+Nasi 1/2 =Rp. 7.000..padahal budgetnya cuman 5000an itu pun maksimal..gpp yang penting enjoy n kenyang). Sekalian keluar, entah kenapa jadi terinspirasi untuk ke pasar kaget yang berlokasi di belakang kosan saya, tujuan utama beli cabe untuk cadangan di kulkas jika sewaktu-waktu saya ingin makan mie atau bikin sambal, tapi ternyata saya belanja lauk dan sayur di situ yang harganya jauh lebih murah dari harga cabe (perlu dengerin RRI sering-sering). Berikut ini adalah hasil belanjaan hari ini :
Cabe rawit hanya beberapa biji  Rp. 2000
Cabe Merah Rp. 500 (dapat lumayan banyak)
Tomat Rp.1500 (2 biji gede2)
Bayam Rp.500
Ikan Rp.1500
Berhubung ada bayam, maka pasangan bumbunya adalah kunci maka saya pun membeli rempah-rempah yang all in one dengan harga Rp.500 (murah banget yak!!!…)
Sebenarnya searching ikan yang lain juga, tapi sudah habis ternyata (apalagi klo bukan cumi).
Mo masak dulu…lapar!!!! 

April 18, 2008

Jenis-jenis CPU (Processor)

Filed under: IT

Berdasarkan pada banyaknya bit yang dikerjakan oleh ALU (Arithmatic Logic Unit), CPU dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :

1. Bit Slices Processor

Perancangan cpu dengan menambahkan jumlah irisan bit (slices) untuk applikasi-applikasi tertentu. CPU jenis ini dapat pula dikatakan dengan CPU Custom. 

2. General Purpose CPU

CPU serbaguna atau mikrokomputer dengan semua kemampuan dari mini komputer terdahulu. 

3. I/O Processor

Prosesor khusus yang berfungsi menangani input/output request membantu prosesor utama. 

4. Dedicated/Embedded Controller 

Membuat mesin menjadi smart, seperti : mesin cuci, microwave, oven, mesin jahit, sistem pengapian otomotif. Prosesor jenis ini lebih dikenal dengan mikrokontroller. 

Dufan SK Dalam 2 Versi

Filed under: HIMTEK
Alhamdulillah, agenda rutin hura-hura dan menyegarkan sekaligus bermakna sudah 2 kali direalisasikan oleh teman-teman dari sistem komputer dengan vendornya tak lain adalah rekan-rekan SK angkatan 2003. Versi pertama ke Dufan diadakan pada tanggal 25 Agustus 2005 dan yang kedua adalah pada tanggal 10 Desember 2007. Mungkin ada pertanyaan kritis??Kok 2006 nya gak ada??? Sebenarnya mau diadakan namun dikarenakan kesibukan skripsi dan beberapa tugas kuliah yang berjubel sehingga mundur sampai tahun 2007. Adapun konsep dan teknis dari kedua versi ini tidak jauh beda, hanya client-nya saja yang sedikit bervariasi. Jika pada dufan sk versi 1 range clientnya sebatas dalam satu jaringan (baca : satu jurusan), maka untuk sk dufan versi 2 ini range clientnya lebih ke network yang berbeda karena client yang ikut tidak hanya teman-teman SK 2003, tapi juga teman dari temannya anak SK yang dota lover (dota = salah satu nama games online).
 
Secara konsep, rangkaian acara ke dufan ini untuk tetap memelihara hubungan antara sesama mahasiswa sistem komputer, khususnya dan berekspansi dengan mahasiswa dan teman-teman yang lain pada umumnya dikarenakan terbatasnya kuantitas mahasiswa sk dibandingkan jurusan yang lain yang ada di Binus. 
 
Sedangkan secara teknis acara ke dufan tidak dikonsep terlalu terencana dan perfeksionis..just le it the flow aja, sudah dua kali ini kami ke dufan dengan menyewa angkot yang berkeliaran di depan kampus kami dengan harga yang terbilang murah untuk beramai-ramai dan untuk konsumsi biasanya kami langsung mencari makan di sana, sehingga secara teknis jika berjalan bersama mereka tidak perlu ribet dan pusing mikir ini atau itu, yang penting enjoy aja menikmati acaranya. Dari hal ini, banyak hal yang saya pelajari dari mereka tentang nilai sebuah kehidupan, yaitu mereka bisa menjadi orang yang adaptif dan tidak banyak mengeluh (itu yang saya salut dari mereka), padahal saya tahu kehidupan ekonomi mereka lebih dari cukup dan sangat berkecukupan, namun ketika mereka dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan mereka untuk bersusah-susah ria mereka hanya menjawab "Ya udah lah…dufan ini" (nyantai tapi berprinsip..bukan berprinsip tapi gak bisa dipegang).
 
1. DUFAN VERSI 1 (25-08-2005), "yang jadul yang solid"
 
Melihat foto-foto dufan di versi ini, jadi tahu pertumbuhan dan perkembangan teman-teman saya. Di versi ini, tampak mereka yang masih jadul, culun dan kekanak-kanakan, namun kejadulan mereka adalah kesolidan bagi hubungan pertemanan kami. Dan sekarang, teman-teman saya sudah tumbuh menjadi orang yang lebih dewasa. Berikut adalah bukti dari keculunan saya dan mereka di saat itu.
di depan pintu masuk 
Setelah turun dari angkot berwarna blue sky, kami semua foto-foto di depan pintu masuk dufan karena sekalian menunggu loket di buka (loket buka jam 10 pagi).
makan siang di fast food 
Setelah beberapa saat mengunjungi beberapa wahana, tiba saatnya makan siang, sebelum makan kami pun beraksi diri dengan mengabadikan aksi melalui foto diatas.
 
Saat-saat capek diisi dengan foto-foto sambil nyantai, secara peribahasa diistilahkan dengan "Sambil menyelam minum air". Lihatlah si Oping yang bisa-bisanya berbaring diatas lantai dufan yang diinjak jutaan orang (emang SK’03 gak ada jaim-jaimnya). 
 
2. DUFAN VERSI 2 (10 Desember 2007), "yang tua (baca:s.kom), yang berekspansi" 
yeah-horeeeeee-GANBATTE 
 
Untuk dufan versi kedua ini, hanya beberapa teman-teman sk’03 saja yang ikut dikarenakan yang lain mempunyai tanggung jawab lain di kantor dan dunianya masing-masing. Waktu itu saya masih pengangguran, hanya kursus dan kuliah saja kegiatan saya. Peserta cewek-ceweknya adalah Arlinda, Ika, Fika dan saya sendiri. Sedangkan cowok-cowoknya adalah Syahril, Hery,Hendra, Agus, Irsyan, Oping. Sementara beberapa yang lain adalah teman-teman baru hasil pergaulan dari teman-teman SK yang dota lover yang berasal dari jurusan atau universitas yang berbeda (salam buat semuanya…pakabar niy???…buat sepupunya Jenny’s dota lover thanks banget buat share crita tentang perkuliahannya di jurusan perhotelan dan juga cerita keluarga yang cukup complicated juga…ntar klo ktemu Jenny coba diklarifikasi deh ceritanya/dicari hubungan dan pertautannya…Ouw ya!!!terimaksih juga untuk teman-teman dota lover yang lain yang bersedia menemani saya buat nyari ojek di blok M menuju ke JWC…thx a lot guys).
cewek semua, SK feat non SK 
Jika dufan versi 1 lebih banyak diisi dengan acara hiburan dan main-main, maka untuk kali ini integrasi antara hiburan, main-main dan curhat-curhatan pun dikombinasikan. Beberapa ada yang curhat kepada saya tentang langkah apa yang harus diambil setelah lulus/wisuda apakah bekerja ataukah melanjutkan kuliah lagi. Selain itu ada juga curhatan tentang hubungan pertemanan yang semakin hari semakin meregang bagaimanakah cara mengatasinya. Dan curhatan-curhatan yang lain banyak menghiasi versi 2 dufan kali ini. Dan yang tak lupa adalah acara saling ‘ceng-cengan’ satu dengan yang lain, karena waktu itu yang membawa cewek adalah agus dan heri maka kedua manusia ini tidak habis-habisnya dikata-katain di depan ceweknya oleh teman-teman seangkatan mereka, mulai dari pertanyaan dan pernyataan yang datar sampai dengan pertanyaan yang menohok seperti misalnya "Kok mo siy lo ama Agus???? kita aja udah enek ngeliat dia kok lo mo-mo nya" (whahahahahahahaha…sory gus ya…ceweknya juga..emang kita adanya kyk gini…klo gak gitu kita gak cepet akrab).
burung tempur 
Walaupun baru hari itu kenal dengan orang-orang baru non sk, namun kami merasa sudah mengenal mereka seperti teman-teman kami yang lain dan kami pun ngobrol bersama mereka selayaknya teman-teman kami (maap-maap ye..klo ada kata-kata yang tak berkenan).
95% crew 
Yup..tidak salah lagi, jika versi yang kedua ini disisipkan dengan suatu tujuan menikmati wahana baru, yaitu tornado. Tampak pada foto di bawah ini adalah laskar tornado SK yang rela antri panjang agar bisa melewati tantangan ini. 
 Laskar Tornado
 Jujur jika saya boleh berkata bahwa nyali saya tidak muncul ketika saya ditawarkan naik wahana ini, melihatnya saja sudah mau muntah. Ibaratnya tornado itu seperti penggorengan bisa dengan seenaknya membolak-balikkan telur ke sisi mana pun (yakssss…..ogah deh….ampun dj…yg laen aja deh). Saya hanya bisa memberikan semangat dari bawah (Ganbatte Laskar tornado SK).
look at me 





















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan