My Virtual Voice

May 19, 2008

Gathering Himtek @ Cibubur

Filed under: My Voice, HIMTEK, Aktivitas
Masih terasa teparnya!!!! itulah ungkapan yang bisa saya ungkapan. Dengan kondisi agak 1/2 tepar saya berusaha masuk kantor untuk menunaikan tanggung jawab saya.
 
Berkibarlah Himtek @ Cibubur 
Kemarin sampai dengan hari ini (18 Mei-19 Mei 2008) kami bersama junior-junior Himtek pergi ke Cibubur bersama untuk sebuah acara yang berjudul Gathering Himtek. Sebelum menceritakan lebih lanjut mengenai hal-hal yang terjadi selama acara ini, maka perlu saya jelaskan dengan singkat tentang Gathering Himtek ini. Gathering Himtek 2008 ini merupakan Gathering Himtek yang kedua setelah yang pertama kali diadakan pada tahun 2006 (ketika kepengurusan Himtek 2005-2006). Gathering merupakan REBORN Susulan bagi calon aktivis yang belum mengikuti Reborn, konsep dan tujuannya sama dengan Reborn, hanya penyajian acaranya saja yang dikompres menjadi lebih singkat jika dibandingkan Reborn.
 
Jika pada Gathering tahun 2006 saya dan beberapa teman 2002, 2003 dan 2004 adalah panitia, maka untuk gathering kali ini kami adalah alumni sekaligus tamu. Beberapa hari menjelang gathering saya dan beberapa alumni yang lain (2002,2003 dan 2004) melakukan koordinasi via hp untuk menuju ke sana dengan menggunakan sepeda motor. Kami pun mengkonsep sebuah touring ke sana. Namun, karena hari pelaksanaannya sangat mepet dengan hari kerja maka beberapa alumni berhalangan untuk hadir. Minggu pagi sebelum berangkat, ada beberapa teman saya yang datang ke kosan untuk mengajak saya ke suatu acara Seminar, namun, dikarenakan saya tidak bisa berjalan beriringan dengan acara keberangkatan Himtek ke Cibubur, saya pun menolak ajakan seminar tersebut dengan mengatakan kepada teman saya bahwa saya ada acara Himtek. Beberapa saat setelah teman-teman saya berangkat menuju tempat seminar, salah satu rekan alumni mengabari saya bahwa ia tidak bisa datang ke Cibubur karena malamnya ada acara dan paginya harus kerja. Kemudian saya menghubungi junior saya yang baru saja menjadi alumni Himtek untuk menanyakan teknis keberangkatannya ke sana, dia menjawab dia menunggu kabar dari saya apakah akan naik motor atau tidak. Dengan pertimbangan bahwa teman-teman yang paham jalan ke Cibubur sudah berangkat ke sana sekitar jam 9an pagi (salah satu mengabarkan saya via YM), maka saya pun mengatkan kepada dia untuk naik angkot saja ke sana. Isu kenaikan harga BBM membuat dia tidak pede untuk naik angkot ke sana dan tetap mempertahankan untuk naik motor. Saya belum mendapat keputusan setelah beberapa kali ber-sms ria bersama. Beberapa jam kemudian saya pun tertidur dan bangun sekitar jam 12an dalam keadaan lapar, selanjutnya saya mandi dan entah mengapa dalam diri saya mengatakan bahwa saya dan teman-teman alumni akan berusaha untuk menuju Cibubur, baik dengan angkot atau naik motor nyasar. Setelah mandi saya pun sholat dzuhur dan selanjutnya saya berdo’a dalam hati semoga bisa diberikan kemudahan untuk menuju ke sana (saat itu saya sedang tidak berselera naik motor..smg ada jalan lain disamping  naik motor). Beberapa saat kemudian yang saat itu rencananya saya akan membeli makan siang, tiba-tiba junior pengurus Himtek menelpon saya dan mengatakan jika saya sudah ditunggu di parkiran Binus yang baru. Kaget dan tidak percaya, karena sebelumnya saya sudah mengatakan kepada mereka bahwa saya akan menyusul naik motor. Saya pun mengatakan kepada sang penelpon bahwa saya sudah siap dan tinggal menunggu William saja. Langsung saya menghubungi William dan meminta dia bersiap-siap, dia pun meluncur ke kampus untuk sebelumnya ke kosan dulu menitipkan motor, dia berjanji bahwa dalam durasi 1/2 jam dia akan sampai ke kosan. Karena susah menghubungi Wahyu, maka saya minta Willian untuk menghubungi Wahyu dengan mengatakan kepada dia untuk bersiap-siap dan langsung menuju ke kosan. Sambil menunggu William, menyiapkan barang bawaan yang akan dibawa ke sana dalam satu tas gembel yang sering saya pakai dengan isi : Mukena+Al Qur’an, Sikat Gigi (sengaja gak bawa odol),sabun cair,HP,Ipod,botol minum kuning (untuk isi ulang pas hari H), dompet. Selesai mempersiapkan barang bawaan tersebut, ada telepon dari sang penanggung jawab acara Gathering (Welli, red) yang mengatakan bahwa trontonnya sudah akan berangkat karena pesertanya sudah lama menunggu. Secara personal saya bisa saja langsung melangkah beberapa tapak ke lokasi tronton itu karena berdekatan dengan kosan saya, namun yang saya pikirkan adalah William yang sudah berusaha untuk ikut dan sekarang masih dalam perjalanan. AKhirnya saya katakan kepada Welli bahwa jika sampai 15 menit WIlliam belum datang silahkan berangkat duluan, karena nanti kami akan menyusul ke sana". Welli pun menerima masukan saya dengan menunggu kami. Alhamdulillah, setelah saya akan mengunci kamar saya, si William datang dengan lebih cepat (padahal dia janji 30 menitan) dan kami pun langsung melokasikan diri ke parkiran Binus yang baru. Julukan "miss late" pun diberikan oleh junior saya dan saya pun balas dengan senyuman dan saya mengambil posisi duduk diantara Meta dan Dan (SK’07).
 
Sekitar jam 1an siang kami berangkat dari kampus dan sampai di Cibubur ground 22 sekitar pukul 2 siang. Jika pada Gathering kepengurusan saya, kami menyuruh peserta untuk jalan kaki dari pintu masuk Cibubur ke ground base dengan kondisi emosi naik, maka untuk kali ini peserta dimanja dengan naik tronton. Kami mengikuti alurnya, rekan-rekan alumni saling berpandangan dan setelah sampai di ground 22 kami beres-beres, duduk-duduk di trepal biru yang terhampar diatas bumi, tebar sapa dengan team advance dan seperti biasa berbagi makanan dan minuman bersama mereka. Iklim saling mengecengi satu sama lain pun terjadi dan saya bertemu dengan junior 04 yang sudah lama tidak muncul di Himtek dan saya pun menjadikan dia sebagai korban cengan kami (Sory Penyu a.k.a Resfana….buat ice break doang kok buat mencairkan suasana). Selesai becanda-candaan, kami pun melanjutkan acara masing-masing, panitia mengurus peserta dan alumni mengurs dirinya masing-masing dengan sambil bercengkarama bersama di sekitar areal ground 22.
 
Karena lapar (dari pagi sampai siang belum kemasukan nasi), saya pun makan ketoprak yang terletak di seberang ground 22. Dengan ditemani oleh si Angga a.k.a Bebun saya makan ketoprak sambil bercerita. Di tengah makan dan ngobrol bareng Angga, yang lain pun ikutan untuk bergabung sehingga ramailah di sana, sampai-sampai panitia yang lain pun ikut nimbrung juga di blokade ini.
 
Melihat tensi peserta yang masih standar dan datar, kami (alumni, red) bernajak ke lokasi untuk memberikan masukan kepada panitia bahwa pesertanya masih belum dapat feel-nya, setelah berdiskusi beberapa saat dengan panitia kami menyarankan agar panitia yang muslim untuk sholat terlebih dahulu, yang tidak sholat tetap di tempat dan ditangani oleh panitia. Selesai peserta sholat dengan imam dari salah seorang panitia, maka kami pun sholat secara berjemaah diikuti panitia yang lain juga (dalam hal ini Wahyu yang menjadi imam). Seusai sholat ashar kami ke kandang peserta untuk menaikkan tensi peserta, tensi pu naik dan kemudian kami memberikan barin storming kepada panitia juga kepada peserta apa itu arti sebuah "Pengorbanan Organisasi". Setelah menekan peserta beberapa menit, kami pun memasrahkan kelanjutannya kepada panitia karena ada sesi (baca : materi) yang disampaikan oleh slah seorang panitia sebagai pembicara.
 
Sambil menuggu Maghrib, saya pun berputar-putar mengelilingi sekitar areal ground 22 menggunakan Mio milik si Penyu. Lumayan untuk refreshing, sambil melihat kesibukan anak-anak sekolah yang sedang berkemah juga disamping ground kami. Adzan Magrib berkumandang, saya kembali ke basecamp untuk sholat jama’ah bersama kembali. Di tengah kerumunan panitia, saya melihat 2orang teman senagkatan saya yang baru datang, mereka adalah Anto dan tejo, yang katanya langsung meluncur ke Cibubur setelah dari puncak setelah mengikuti acara Red Red KMK (thx guy buat pengorbanannya..). Ngobrol-ngobrol sebentar dan kami yang muslim sholat berjemaah terlebih dahulu (imam tetap Wahyu).
 
Sambil menunggu Isya’, kami melanjutkan ngobrol-ngobrol lagi mengenai banyak hal. Tepat beberapa derajat dari pandangan kami, kami melihat peserta sedang akan makan campur. Kami pun menuju ke sana dengan memberikan trigger kepada panitia dan peserta, dimana Anto mengatakan bahwa Welli dan Nia akan menyicipi makan campur mereka. Terlihat makan campur kurang berair, maka saya minta air yang dipegang Ulfa dengan mencampurkan nasi yang telah yang diaduk dengan tangan yang bermacam-macam kelezatan gizinya dengan air untuk mengencerkan proses pencernaan. SIngkat cerita, makan campur selesai dan kami sebagai alumni memberikan penjelasan tentang makna makan campur tersebut (it’s talk about organization behaviour…how to build solidarity..how to know each other and how to care to others).
 
Selesai meleburkan diri dengan peserta, beberapa kami yang muslim sholat isya’ berjemaah dulu dan dilanjutkan dengan sesi sharing antar angkatan (it’s look like my second family…listen each other, tell each other and other activitie like in family life…what a sweet things….).
 
Beberapa jam kemudian, acara jurit malam pun dimulai dan penentuan pos masing-masing. Kebetulan pos alumni ada di pos terakhir (pos 5). Jam 11 malam kami menuju pos kami masing-masing, untuk pos 5 kami mengisi dengan bermain kartu dan ada juga beberapa yang sambil tiduran diatas rumput dan jalanan karena ngantuknya menunggu kedatangan peserta yang baru muncul jam setengah 3.47 pagi. Di tengah penantian peserta yang datang, saya masuk ke dalam mobil Ican yang diparkir di area pos 5 untuk tiduran. Selang beberapa menit akan terlelap, tiba-tiba Ican menghidupkan mobilnya dan mengajak saya berputar-putar mengunjungi pos (dalam hal ini menyaingi runner yang mengecek satu pos ke pos yang lain dengan motor). Setelah itu mobil diparkir di basecamp dan kami pun kembali ke pos 5, sebelum kembali ke pos 5 saya dan Angga berputar-putar terlebih dahulu ke pos-pos tadi dengan bertiger ria (karena saya malas jalan kaki ke pos 5, makanya saya nebeng di angga)
Di pos alumni ini, lebih ke perpaduan antara becanda dan serius, namun tetap dengan catatan bahwa peserta tetap harus serius. Saat Shubuh menjelang di pos alumni masih mendapatkan 2 pasien (baca peserta). Satu peserta sudah dilepaskan dan peserta yang kedua masih dalam proses penggemblengan. Karena sudah masuk waktu shubuh, maka kami yang muslim sholat terlebih dahulu dengan berjemaah di Masjid yang berada di areal Cibubur dengan memasrahkan pos 5 kepada teman yang tidak sholat. Kami bersama-sama menuju Masjid dengan menggunakan 2 mobil dari angkatan 2003, 2004, 2005, 2006 dan 2007. Kami sholat shubuh berjemaah dengan imam kali ini adalah Ahmad Baiquni a.k.a kukun yang merupakan orang tertua diantara semua calon-calon imam yang lain.
 
 
What a nice CIBUBUR’s GATHERING 
-HIMTEK, SOLIDARITY FOR MINDFACTURING- 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://iisrasjeed.blogsome.com/2008/05/19/gathering-himtek-cibubur/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan