My Virtual Voice

July 1, 2008

WAN dan Router

Filed under: My Voice, CISCO-CCNA
Berbicara tentang WAN, tentunya tidak akan lepas dari yang namanya Router karena router merupakan salah satu teknologi yang dipergunakan dalam mengapplikasikan teknologi WAN. Dalam postingan kali ini saya tidak membahas secara menyeluruh tentang WAN dan Router, namun yang lebih saya tekankan di sini adalah dasar-dasarnya saja karena hanya sebatas itu yang masih saya tahu, jika nanti saya dapatkan lagi maka dengan senang hati akan saya share di situs tercinta ini.
 
IT’S ABOUT WAN 
 
–> Teknologi WAN bekerja pada layer 1 dan 2 OSI Layer (Fisikal layer dan data link layer)
–> WAN merupakan jaringan komunikasi data yang menghubungkan pengguna jaringan pada wilayah geografis yang luas
–> Router memberikan koneksi interface untuk teknologi WAn tertentu
–> Router berfungsi untuk melakukan routing
–> Ada peripheral yang disebut DTE (data terminal equipment) dan DCE (data communication equipment)
      –) DCE — Intermediate device, ex : Modem
      –) Aux Port yang terdapat pada router digunakan untuk konfigurasi ke modem.
 
PARTS OF A ROUTER
 
Ketika anda belum pernah melihat router, maka bayangkanlah bahwa router itu sama saja dengan sebuah sistem unit (baca : CPU, red) yang perlu OS, punya memory dan kesamaan-kesamaan yang lain. Berikut ini adalah bagian-bagian dari sebuah router :
–> RAM (Random Access Memory) 
      –) tempat running configuration
      –) menyimpang routing table
      –) bersifat volatile, yang berarti bisa bekerja jika ada arus listrik
–> NVRAM (Non-Volatile RAM)
      –) tempat startup configuration
      –) bersifat non-volatile 
–> Flash
     –) menyimpan IOS Image (IOS — Internetworking Operating System), jadi jika di desktop PC/laptop kita familiar dengan istilah OS (i.e : Windows XP, Windows 9X, linux dll) maka untuk router istilah OS-nya adalah IOS.
* IOS juga dapat dianalogikan dengan kernel yang terdapat pada OS Linux. 
–> ROM (Read Only Memory) 
      –) Jika di PC kita mengenal BIOS untuk menyimpan BIOS, maka jika di router digunakan untuk menyimpan bootsrap.
–> Proses yang dilakukan oleh router ketika booting awal : 
Router ON –> Bootsrap (config register, menyatakan kemana router harus melakukan booting) –> IOS –> Configuration File (boot system).
 
Tambahan :
** File IOS tidak akan pernah diotak-atik, IOS diload ke RAM
file imagenya, defaultnya disimpan di Flash. 
contoh IOS Images file : c2600-jk85-mz-12-21a.bin 
** IOS Cisco turunan dari Unix
** Router mendukung tab complexion 

June 19, 2008

Akhirnya CCNA juga

Filed under: My Voice, CISCO-CCNA
Alhamdulillah, awal juni beberapa minggu yang lalu tiba-tiba saya mendapatkan kiriman dari benua seberang sana (Amerika, red). Penasaran dengan isinya, lantas saya pun membukanya dan aha….isinya adalah sertifikat CCNA hasil ujian internasional prometrik bulan lalu. Dengan sertifikat ini, saya pun mendapat gelar tambahan "CCNA" (padahal udah agak lupa juga tuh materi ccna..jadi malu sama diri sendiri).
 
Tulisan ini pun sebenarnya terinspirasi dari bos saya (Bang Ben, red) yang secara rutin mangkal di Daan Mogot setiap hari Kamis. Beliau menanyakan demikian :
Bang Ben : Is, udah dapet sertifikasi CCNA bukan???
Saya : Belum pak, nanti tanggal 27 Juni 2008 baru wisuda
Bang Ben : Lah katanya kamu udah ikut ujian internasionalnya, kan biasanya dikirim langsung dari Cisco sananya
Saya : ckckckckckckck..yang mana ya Pak??? (lupa kali ya)
Bang Ben : yang ada kartunya itu
Saya :..I got it…ouw yang itu pak…iya udah dapet, saya pikir sertifikat yang dari binus center setiap semester (kebetulan saya mengikuti pelatihan ini dalam 4 semester, kurang lebih 1 tahun).
Bang Ben : Ntar klo ada orang VSAT nanya2 konfigurasi router kamu bantuin ya, kamu kan bisa
Saya : Agak lupa siy pak, tapi klo ngecek routing table, konfigurasi terminal yang gak jelimet mungkin masih inget
Bang Ben : Ya ntar kamu bantuin
Saya : Klo saya bisa jawab, saya bantuin (sambil tersenyum).
 
Saya baru ingat jika saya saya sudah mendapatkan sertifikat itu karena sertifikat berlokasi diantara tumpukan majalah-majalah di bawah meja komputer dan peripheral yang lain (Thx bang Ben udah mengingatkan saya).
 
Semoga bisa memanfaatkan ilmu yang sudah dipeoleh ini dengan sebaik-baiknya dan berguna untuk orang lain juga. Jika ada yang kurang saya pahami selama dalam masa training semoga sang maha Pemberi Ilmu mengilhaminya kepada saya sehingga saya pun bisa lebih menambah pemahaman saya tentang ilmu ini. 
 

May 1, 2008

CONGRATULATION, Lulus CCNA 640-802

Filed under: My Voice, CISCO-CCNA

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah waa syukurillah waa barakallah dan SUBHANALLAH lulus juga dari ujian sertifikasi CCNA 640-802. Hari Rabu, 30 April 2008 Jam 17.00 Wib (seharusnya, karena telat jadi 17.30 WIB) bertempat di Binus Center Kedoya saya bersama Eka (teman sekelas di CSMB dulu dan juga junior di SK yang sudah saya anggap sebagai adik sendiri) mengikuti ujian sertifikasi CCNA. Eka selesai lebih dulu dibandingkan saya, kira-kira jam 19.00 Wib dia sudah menyelesaikan 52 soal ujian PEARSON VUE tersebut. Sementara saya lebih lambat dari Eka, yaitu kurang lebih jam 19.30 Wib. Kami bersyukur kami berdua bisa lulus semuanya. Hampir semua bahan yang saya pelajari atas hibahan dan peringatan dari Eka (ada juga bahan yang saya dapatkan sejak lama dari temannya teman saya yang sudah mengambil ujian sertifikasi juga tapi baru benar-benar saya baca menjelang 2 hari sebelum ujian…Terimakasih buat Tile a.k.a Hari). Eka tidak pernah lupa mengingatkan saya melalui YM :

Eka : Kak IIS jangan lupa ujian tanggal 30 April
Eka : Kak IIS udah belajar ???
Eka : Kapan kita mo belajar bareng??? 

dan jawaban saya adalah :

Saya : Iya
Saya : Belum belajar
Saya : Ntar aku kabari lagi ka klo mo belajar bareng 

Sampai-sampai, ketika hari Minggu malam (3 hari sebelum ujian), si Eka bersedia menginap di kosan saya agar bisa membagi bahan-bahan pass4sure dan pembahasannya yang sudah dia dapatkan, namun apa daya hari senin saya ada kuliah dan pulangnya pun malam (kurang lebih jam 10an). Oleh karena itulah maka saya pun berinisiatif untuk mengambil bahan-bahan tersebut selepas pulang kuliah. Waa Syukurillah, ternyata hari Senin itu kuliah dibatalkan (baca : dosen berhalangan hadir), sehingga selepas pulang kantor saya langsung ke kosan Eka untuk mengambil bahan-bahan tersebut.

Sebenarnya seminggu sebelum ujian sertifikasi, saya sudah menyusun jadwal pribadi untuk belajar sendiri dan belajar bareng Eka, namun..rencana tak seindah kenyataan ada beberapa hal yang harus saya kerjakan di Minggu itu, yaitu :

1. Menjenguk teman yang sakit yang kemudian dilanjutkan ke acara Farewel Yaya di Mall Taman Anggrek.

2. Malam Minggunya mau belajar, beberapa teman menginap di kosan (gak mungkin saya belajar dengan kondisi dimana salah satu teman saya membutuhkan teman untuk curhat).

3. Teman-teman baru benar-benar sadar dari tidur sekitar jam 11an siang (itu jam bangunnya sebagian besar cewek-cewek SK), siangnya makan bareng, Jajan bareng, ke Optik bareng (buat beli soft lense),  ke tukang arloji bareng (buat benerin jam tangan saya yang colokannya rusak…yang pada akhirnya 2 orang tukang arloji give up buat benerin jam tangan saya karna gak ada spare partnya…padahal itu arloji kesayangan pemberian abang tercinta, ARLOJI = Jam tangan). Sorenya setelah kembali ke kediaman dan ke kosan masing-masing, seperti biasanya saya membereskan kamar dan dilanjutkan mencuci. Karena sudah kecapekan lagi sehingga tidak sempat belajar lagi hanya membuka laptop saja yang soal-soal pass4sure menjadi screen saver.

4. Hari senin, saya baca-baca materinya di kantor dan alhamdulillah ada yang ‘nyangkut’ sedikit. Berhubung ada kerjaan maka saya pending belajarnya dan di sela-sela Idle-nya kerjaan saya pergunakan untuk membaca pass4sure kembali sambil ditemani om google untuk mendefinisikan istilah yang kurang saya pahami (ini salah satu metode belajar saya…BY GOOLING I GET MY UNDERSTANDING). Selepas pulang kantor ke tempat Eka dan makan bareng di sebuah warung seafood di dekat Masjid AT-TAQWA, Kemanggisan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Selesai makan, kami kembali ke masing-masing kediaman, sesampainya di kosan saya mempersiapkan diri untuk belajar dan memindahkan data hibahan Eka ke laptop saya untuk segera dibaca, dipelajari dan dipahami..:D, belum sampai satu jam membaca tiba-tiba cdma saya berdering, sang penelpon adalah salah seorang teman seperjuangan saya di SK dan di Himtek, cdma saya berubah menjadi panas karena sang penelpon tidak hanya cuap-cuap biasa tapi dia curhat atas beberapa hal mulai dari asmara (ini yang dominan..mana dia ngajarin saya arti warna dan jenis bunga lagi…penasaran???tanya aja ama om google klo gak tante Wiki), masa depan dan karier, keluarga dan lain-lain. Karena sudah hampir jam 12an malam, maka saya pun melakukan terminasi komunikasi karena besoknya saya harus bekerja.

5. Hari selasa, kerjaan di kantor tiba-tiba banyak dan serasa dalam kondisi siaga satu. Sorenya ada tugas dari atasan untuk melakukan update data tapi belum saya selesaikan secara keseluruhan karena saya sambil baca-baca materi untuk ujian.

6. Hari Rabu, atasan saya marah melalui YM karena saya belum melakukan update (maaf ya pak Benny), Jujur saat itu memang ada yang dikerjakan dan setiap kali saya akan melakukan update data ada saja kerjaan mendadak yang datang, ketika saya lupa dengan data maka ingatan saya langsung ke bahan-bahan ujian. Untuk meredam kemarahannya lebih lanjut, saya pun menyelesaikan update tersebut dan mengatakan kepada beliau "tolong dikoreksi jika ada yang salah" dan sebelum jam 5 sore saya ijin pulang cepat (paginya saya sudah meminta ijin kepada Bapak Benny untuk pulang cepat karena ada ujian dan beliau mengijinkan). Pak Benny langsung memeriksa hasil kerjaan saya dan ternyata ada yang salah (waktu itu jam 1/2 4 sore…hush hush dag dig dug udah mo mulai ujian niy..udah harus cabut dari kantor), saya masih membalas YM dari beliau dan menunggu statement YM beliau selanjutnya (diam dan dengarkan mode : ON) dan karena sudah menuju jam 4 lewat saya pun mengatakan kepada beliau "hari jum’at saya kerjain lagi pak, saya ijin dulu pak, maaf pak sebelumnya", beliau pun menjawan "OK, hati2, titi DJ".

Detik-detik menjelang ujian di status YM saya tertulis "Sindrom sebelum bertempur..SEMANGAT!!!GANBATTE!!!", bagaimana tidak saya menuliskan seperti itu dengan persiapan saya yang minimal sekali untuk menghadapi ujian sertifikasi yang soalnya hetrogen itu (mulai dari soal simulasi, milih satu jawaban yang bener, milih 2 yang bener, tiga yang bener, drop dan drag, serta coding). Alhamdulillah, satu kata itu yang langsung terungkap ketika saya tekan menu end exam karena langsung keluar hasilnya. Kata "CONGRATULATION" yang di-bold tersebut rasanya sudah membuat saya sangat bersyukur karena apa yang sudah saya lakukan tidak sia-sia, terimakasih ya Allah atas nikmat yang Engkau limpahkan ini, semoga bisa bermanfaat dan diamalkan serta menjadi manusia yang tetap mensyukuri nikmat yang Engkau limpahkan.

Selesai ujian sertifikasi, kembali melanjutkan kewajiban lain yaitu kuliah yang kebetulan salah satu mata kuliah favorit saya yang sayang untuk dilewatkan (mata kuliah : INTERNATIONAL MARKETING) karena mengangkat tentang isu-isu internasional dan mempelajari karakter budaya bangsa-bangsa luar. 

// THIS DEDICATED TO :  The memory of my Father, My beloved mother who always give me a streghthen spiritually, my sisters who always share their experience to me, my brother who always support and become my inspirator when I’m in unmotivated or demotivated situations //.

March 26, 2008

POINT to POINT PROTOCOL (PPP)

Filed under: CISCO-CCNA

PPP 

Pengenalan HDLC (High Data Link Control)

HDLC merupakan standar yang diciptakan oleh ISO (International Standar Organization) untuk protokol data link untuk komunikasi yang sifatnya synchronous. HDLC banyak digunakan sebagai basic untuk beberapa protokol layer 2 lainnya yang banyak bermuculan seiring perkembangan teknologi WAN, diantaranya : SDLC,SS7,LAPB,LAPD, dll.

* SS = Signalling System 

Sebelum beralih ke pembahasan HDLC lanjutan ada tambahan sedikit terkait dengan penggunaan  protokol layer 2 dari teknologi WAN yang digunakan.

Protokol layer 2                                         Teknologi WAN
————————————————————-
LAPB (Link Access Procedure Balance)           | X.25
LAPD (Link Access Procedure D Channel)        | ISDN D Channel
LAPF (Link Access Procedure for Frame Relay) | Frame Relay
————————————————————–

HDLC juga menjadi basic protokol layer 2 untuk PPP yang menjadi standar protokol layer 2 yang cukup populer. Selain itu, beberapa vendor juga membuat versi proprietarynya dari HDLC, seperti misalnya CISCO. Cisco menerapkan sedikit perubahan dari header HDLC yang akan menentukan tipe protokol network layer yang digunakan sehingga memungkinkan beberapa protokol layer 3 untuk berkomunikasi menggunakan satu jalur yang sama. Protokol layer 3 yang yang didukung diantaranya adalah IPX dan DECnet.

HDLC merupakan protokol encapsulation yang dipakai di interface serial router cisco, untuk menerapkannya menggunakan protokol :
Router(config-if)#encapsulation hdlc

Ada 3 tipe frame pada HDLC :
1. U-frame/Unnumbered frame –> digunakan untuk link management seperti connection/call setup dan mode apa yang digunakan.
2. I-frame/Information frame –> berupa frame yang membawa informasi yang akan dikirim.
3. S-frame/Supervisory frame –> frame yang digunkan untuk fungsi flow dan error control.

POINT TO POINT PROTOCOL

PPP mempunyai 2 buah sub layer, yaitu :
1. LCP (Link Control Protocol), digunakan membangun jalur point to point, menegosiasikan beberapa option-option.
2. NCP (Network Control Protocol), untuk menentukan tipe layer 3 yang digunakan. 

PPP dapat digunakan untuk komunikasi synchronous dan asynchronous dan dapat menegosiasikan fungsi-fungsi tambahan diantaranya :

- Authentication, melalui PAP dan CHAP
- Link Quality Determination, melalui variable quality
- Error Detection, melalui variabel magic number
* Magic number merupakan random number dari satu peer ke peer yang lain.
- Multilink, menggabungkan 2 atau lebih jalur serial
- Call back, melakukan pengetesan dengan mengirim panggilan balik
- Compression, stacker/predictor 

3 Fase PPP :
A.Link Establishment PPP–>B.Authentication Phase (optional)–>C.NCP Phase

***
A. pada fase ini, beberapa option akan dinegosiasikan antara sender dan receiver diataranya multilink,compression, dsb.
B. pada tahap ini, metode autentikasi dan link quality berjalan. Sender/receiver harus bisa membuktikan bahwa dirinya adalah benar sebagai yang diklaim.
C. pada proses ini, layer 3 yang digunakan dinegosiasikan, dan setelah itu baru akan diteruskan ke layer diatasnya.

PPP berjalan pada saat inisialisasi dan akan terus aktif sampai :
- proses LCP/NCP menutup link tersebut
- idle timernya habis
- intervensi pengguna 

Isi dari frame PPP :

- flag (01111110)
- address (1111 1111 -> broadcast)
- control (0000 0011 –> data siap ditarnsmisikan)
- protocol (tipe dari layer 3)
- data
- frame check sequence (FCS) 

Tipe autentikasi pada PPP :

1. Password Authentication Protocol (PAP)
- two way handshake
- remote peer mengatur frekuensi dan timing login attempt
- tidak aman, karena password dikirim secara clear text
- pasangan user name dan password dikirim berkali-kali sampai authentikasi tercapai atau koneksi terputus. 

2. Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
- three way handshake
- menggunakan metode hashing dan MD5 untuk mengencrypt password
- local remote mengatur frekuensi dan timing login attempt
- dinegosiasikan secara periodek selama jalur masih aktif 

February 23, 2008

Contoh Subnetting

Filed under: CISCO-CCNA

Persiapan menuju ujian sertifikasi…Tak terasa sudah kurang lebih satu tahun saya mengikuti training CCNA dan tak terasa juga sudah mau menghadapi ujian sertifikasi insyaAllah pada bulan Maret. Alhamdulillah atas nikmat yang telah Allah limpahkan kepada saya berupa ilmu ini, semoga saya bisa melalui ujian sertifikasi ini dengan baik. Sehubungan dengan itu, sambil menyicil-nyicil bahan-bahan untuk belajar sekalian saya ingin berbagi dengan teman-teman yang lain, semoga hal ini bisa lebih mengingatkan saya tentang topik ini dan juga bisa membuka tabir-tabir gelap dalam diri saya atas ketidaktahuan materi ini. Kali ini saya akan mengangkat topik tentang alokasi IP address. Saya akan langsung memberikan contoh, penyelesaian dan pembahasan.

1. Which of the following IP Addresses for the network 124.16.32.55/28 can be assigned to hosts? (choose three)
Terjemahan : Berikut ini IP address yang manakah untuk network 124.16.32.55/28 yang dapat diberikan ke

host-hostnya.
A. 124.16.32.45
B. 124.16.32.48
C. 124.16.32.57
D. 124.16.32.60
E. 124.16.32.62
F. 124.16.32.63
Sebelum menjawab dengan benar, akan saya tuliskan runtutan penyelesaiannya, setuju?????
I. Lihatlah /28, apaakah anda mengetahui tentang hal ini???. Notasi garis miring atau slash notation (/) berarti berapa jumlah bit yang bernilai 1 (dalam hal ini, karena /28, berarti ada 28 bit bernilai 1). /28 ini akan saya lakukan konversi ke dalam bentuk umum IPv4 (IPv4 terdiri dari 32 bit dan terbagi dalam 4 oktet, 1 Oktet = 8 bit, setiap oktet dipisahkan oleh tanda titik[.])11111111.11111111.11111111.11110000 (dalam bentuk binary) dan untuk bentuk desimalnya akan menjadi 255.255.255.240.
II.Untuk menentukan network address, kita menggunkana operasi logika matematika yang dikenal dengan logika AND/operasi AND. Masih ingat dengan operasi AND, dibawah ini adalah formula dari operasi AND :
0 &  0 –> 0
0 &  1 –> 0
1 &  0 –> 0
1 & 1 –> 1
Untuk kasus penentuan network address ini, operasi and ini diimplementasikan dengan cara membandingkan nilai biner IP Address dan nilai biner subnet mask (ingat!!! nilai biner ya!!!, berarti hanya ada 2 nilai..jika tidak 0 ya 1). Dari soal diatas tersimpan 2 informasi yang akan kita gunakan untuk operasi and ini, yang pertama kita tahu subnet masknya adalah /28 =11111111.11111111.11111111.11110000 dan yang kedua adalah IP address, yaitu 124.16.32.55..dalam hal ini kita konversikan terlebih dahulu bentuk desimal ini ke dalam bentuk biner sehingga menjadi 011111100.00010000.001000000.00110111. Selanjutnya kita lakukan operasi and antara subnet mask dan IP Addressnya sehingga menghasilkan :
Sunet Mask  : 11111111.11111111.11111111.11110000
IP Address   : 01111100.00010000.00100000.00110111
                      —————————————————&
Operasi And : 01111100.00010000.00100000.0011000
// Coba anda lihat kembali formula operasi and diatas untuk lebih menambah pemahaman anda //
Dalam bentuk desimal hasil dari operasi and bisa dituliskan 124.16.32.48. Ini merupakan network address (ingat!!! operasi and antara Subnet Mask dan IP Address menghasilkan Network Address).
III.Kita dapat menghitung jumlah hosts pada netwok dengan menggunakan rumus :
x =  2^n-2
keterangan :
x = Jumlah host
n = jumlah host bits
tanda ^ berarti pangkat.
Sebelum saya menyelasikan perhitungan jumlah host dengan menggunakan rumus diatas, akan saya jelaskan terlebih dahulu secara singkat tentang host bits. Mungkin ada yang bingung dengan berapa jumlah host bits yang seharusnya dimasukkan dalam kasus ini. Berbicara tentang host bits sangat erat kaitannya dengan subnet mask. Pada kasus ini subnet mask yang digunakan adalah /28 dan kita sudah mengubahnya ke dalam bentuk biner bukan??? Dalam IPv4 administrator jaringan menciptakan sebuah subnet mask 32-bit yang terdiri dari bit 1 dan 0. Bit 1 di subnet mask mewakili posisi yang ditempati oleh network ID dan bit o mewakili posisi yang ditempati oleh host ID (dalam hal ini..fokuskan diri anda ke subnet mask saja atau network prefix, jika dalam kasus ini pantengin terus /28).
Sekarang kita selesaikan penghitungan jumlah host yang mungkin dengan menggunakan rumus :
x = 2^n-2
n = jumlah host bits –> /28 –> 11111111.11111111.11111111.11110000
Jumlah bit 1 ada 28 bit yang merupakan network ID
Jumlah bit 0 ada 4 bit yang merupakan host ID
Mari kita masukkan nilainya, karena yang diminta adalah jumlah host ID nya maka kita masukkan n = 4, sehingga menghasilkan :
x = 2^4-2 = 14.
Oleh karena itu, network address 124.16.32.48 dapat menampung host address sebanyak 14 buah, perlu diingat bahwa 124.16.32.48 merupakan network address yang tidak boleh digunakan untuk host address, sehingga anda harus memberikan host address setelah angka 48 dan hosts akan memiliki rentan host address 124.16.32.49 s.d 124.16.32.62.
Dari soal diatas, maka jawaban yang benar adalah C,D dan E
Kenapa A,B dan F salah ???? (tanyakan polisi aja supaya jelas duduk perkaranya…..???)
A. 124.16.32.45 bukan merupakan bagian dari network address 124.16.32.48 akan tetapi masuk pada bagian network address 124.16.32.32 (kok bisa???bisa dunk???kan block size setiap pergantian network address yang baru ada pada setiap kelipatan 16, kok gt???gt dunk..karna subnet mask kan 255.255.255.240, nah 256-240 =16, 16 berarti setiap subnetting untuk network address ditambah 16).
B. 124.16.32.48/28 adalah netwok address untuk alamat 124.16.32.55 (kan tadi udah dibilang jangan pake netwok address untuk alamat host, haram niy critanya…:D, jika diibaratkan network address ibarat blok-blok perumahan dan rumah masing-masing penduduk itu host addressnya).
F. 124.16.32.63/28 merupakan broadcast address untuk address 124.16.32.55/28 (nah niy alamat haram juga digunakan untuk host address setelah network address, cara menentukannya adalah dengan menentukan alamat paling terakhir dari alokasi IP yang tersedia untuk suatu network dan satu angka sebelum network address yang baru, misalnya netwok address diatas kan 124.16.32.48 dan network selanjutnya adalah 124.16.32.64..kok 64 seh???kan setiap network address yang baru menggunakan kelipatan 16, nah broadcast address dari network address 124.16.32.48 adalah 124.16.32.63..–>64-1=63)
Sep!!!! Selamat membaca dan belajar!!!Tolong koreksi jika ada kesalahan, dan silahkan ditanyakan jika ada yang belum jelas.

December 19, 2007

Point to Point Protocol

Filed under: CISCO-CCNA

PPP merupakan protokol layer 2 dari jenis teknologi dial up connection. PPP mempunyai 2 buah sub layer, yaitu :

1. LCP (Link Control Protocol), digunakan membangun jalur point to point, menegosiasikan beberapa option-option.

2. NCP (Network Control Protocol), untuk menentukan tipe layer 3 yang digunakan.

PPP dapat digunakan untuk komunikasi synchronous dan asynchronous dan dapat menegoisasikan fungsi-fungsi tambahan diantaranya :

- Authentication –> melalui PAP dan CHAP

- Link quality determination –> melalui variable quality

- Error detection –> melalui variabel magic number (magic number merupakan Random Number dari satu peer ke peer yang lain)

- Multi link –> menggabungkan 2 atau lebih jalur serial

- Call Back –> mengetes dengan mengirim panggilan balik

- Compression –> stocker/predictor

Ada 3 fase PPP, yaitu

link establishment PPP (1) –> authentication phase (2,opt) –> NCP phase (3)

(1) Pada fase ini, beberapa option akan dinegosiasikan antara sender dan receiver diantaranya multilink, compression dsb.

(2) Pada fase ini, metode autentikasi dan link quality berjalan. Sender/receiver harus bisa membuktikan bahwa dirinya adalah benar sebagai yang diklaim.

(3) Pada fase ini, layer 3 yang digunakan dinegosiasikan dan setelah itu, baru akan diteruskan ke layer diatasnya.

PPP berjalan pada saat inisialisasi dan akan terus aktif sampai :

- proses LCP/NCP menutup link tersebut

- idle timernya habis

- interfensi pengguna

Isi dari frame PPP :

*flag (01111110) 

*address (11111111 –> broadcast)

*control (00000011 –> data siap ditransmisikan)

*protocol (tipe dari layer 3)

*data

*fcs 

November 10, 2007

Semester 4 CCNA

Filed under: CISCO-CCNA

Alhamdulillah, seiring dengan berlalunya Ramadhan dan Lebaran 1428 H maka dipertemukanlah saya dengan semester 4 CCNA. Walaupun dengan kesibukan yang tidak terencana tapi harus direalisasikan, saya sangat bersykur sekali bisa mengikuti skill exam dan oral exam dengan lebih baik jika dibandingkan semester-semester sebelumnya…Terimakasih atas do’a dari ibu, kakak-kakak saya, teman-teman serta saudara semuanya. Sedangkan untuk final exam, walaupun hanya ikut susulan..bersyukur sekali saya juga dapat melaluinya dengan lebih baik. Akhirnya dari hasil quis, skill exam, oral exam, tugas-tugas jurnal dan final exam menjadi layaklah bagi saya untuk naik ke jenjang semester 4.

Walaupun mengalami penggantian instruktur sebanyak 3 kali selama mengikuti program ini, namun hal ini tidak menjadi persoalan karena dengan ini membuat teman saya semakin bertambah. Instruktur yang mengajar saya ketika semester 1 dan 2 adalah Yolandano Adhipurno. Ketika semester 2 akhir dan pertengahan semester 3 berganti instruktur yang kebetulan wanita, dia adalah Jenny Sutrisna (penggantian instruktur ini dikarenakan saya berpindah shift, dari malam ke siang). Dikarenakan Jenny diterima di sebuah perusahaan di Singapura maka di pertengahan semester 3 ini saya berganti instruktur lagi, dia adalah teman saya sendiri,sekelas,seangkatan dan sejurusan di Fakultas Ilmu Komputer jurusan Sistem Komputer Universitas Bina Nusantara. Dia adalah Teguh Wilidarma.

Dengan senantiasa meluruskan dan memperbaiki niat, semoga semester 4 CCNA dapat dilalui dengan lebih baik dibandingkan semester-semester sebelumnya serta bisa mengikuti ujian sertifikasi dengan memperoleh hasil yang memuaskan…Amin yaa robbal ‘alamin. Apalagi ya??? Semoga senantiasa ada orang yang sudi membantu ketika saya menemui kesulitan dalam menempuh program studi ini.

 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan