My Virtual Voice

June 28, 2008

Pemilu Himtek 2008

Filed under: My Voice, HIMTEK, Teman

Berdasarkan hasil perbincangan dan diskusi dengan teman-teman angkatan 2003, 2004, 2005 dan 2006 maka terbentuklah tim KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang dimotori oleh Air dan Api (panggilan komersil buat Adon dan Akbar). Adapun calon ketuanya adalah berasal dari angkatan 2006, adapun kandidatnya adalah sebagai berikut :

1. Ferdi
2. Nia
3. Yenni 

Untuk kelanjutan dan progres dari pemilu ini, kemarin Welli sudah menceritakan ke saya dan dia juga minta masukan tentang prosedural agar operasional pemilu ini berjalan cepat, lancar dan aspiratif karena minggu ini teman-teman mahasiswa sedang UAS dan setelah itu liburan panjang (bagi yang tidak ikut Semester Pendek) dan banyak agenda-agenda lain yang harus dikerjakan terkait dengan penerimaan mahasiswa baru dan start menuju regenerasi aktivis Himtek berikutnya.

Nanti kita diskusikan lagi ya!!!!setelah kalian semua selesai Ujian, kebetulan minggu ini saya sedang libur kuliah (jadi lebih fleksibel waktunya) dan salah satu mantan koordinator di kepengurusan saya mengajak untuk melakukan acara kumpul-kumpul (ntar ya…kita confrence dulu di YM..abis itu kita jalan bareng..OK!!!). 

June 21, 2008

Gabung Milis SK 2003

Filed under: My Voice, HIMTEK, Teman

 

Buat teman-teman semua yang masuk di Universitas Bina Nusantara Tahun 2003 (entah udah alumni, pindah ke kampus yang laen dan alasan yang laen) jangan lupa ya!!!Gabung di milis ini, alamatnya :

sk_2003@yahoogroups.com 

himtek vs hwc 

 

Gabung di milis smunsa_bkl yuks!!!

HI ALL…

dovin ngomong dl ya 

malu ah..tutup ama kipas 

Buat kamu2 yang ngerasa alumni SMUN1 Bangkalan, silakan gabung di milisnya dengan alamat :

1. smunegerisatubangkalan@yahoogroups.com

2. smunsa_bkl@yahoogroups.com

cewek euy 

hayooo 

(lah kok saya gak ada fotonya ya????). 

Caranya gimana????? (ckcckckckckc) :

Kamu kirim email kosong aja ke alamat email tersebut, salam kenal ya dari saya. Semoga bisa bertemu dengan teman2 saya di kelas 1-1, 2-4 dan 3IPA1. 

hai..gabung ya 

yuhu 

SMUNSA BANGKALAN 4EVER!!!! 

June 20, 2008

Nyaman dengan Jaket

Filed under: Humaniora, My Voice, Teman
Berbicara tentang jaket maka pendengaran kita semua sudah tidak asing lagi. Dari tahun ke tahun trennya senantiasa berkembang mengikuti tuntutan dan permintaan pasar. Banyak alasan mengapa orang mengenakan jaket, mulai dari menghindari panas supaya tidak membuat kulit hitam, membuat badan hangat (balsem kaliiiiii…!!!), untuk fashion, sebagai baju pelengkap supaya lebih semarak penampilannya atau mungkin tidak bisa hidup tanpa jaket (klo yang ini berlebihan..).
 
Secara pribadi, saya memang penggemar dan pemakai jaket, hampir setiap aktivitas saya di luar dibalut dengan pakaian tambahan ini, mau hawanya panas maupun dingin bagi saya jaket adalah pelengkap. Sampai-sampai ada celetukan dari teman-teman jika kami pergi bareng dengan pernyataan "mana jaket lo". Beberapa hal yang membuat saya nyaman dengan jaket adalah sebagai berikut :
1. Jika pergi malam-malam, mengenakan jaket dapat menghindari masuk angin, apalagi jika perginya sampai pagi (wajib hukumnya make jaket…ini hukum yang saya bikin sendiri).
Nongkrong malem2 @ Sarinah 
2. Jaket memperbaiki penampilan, sehingga tadinya yang sebenarnya di dalamnya mengenakan kaos yang acak adul dan buluk, dengan jaket dapat lebih terlihat lebih baik penampilannya.
sore2 jaketan, kaosnya buluk kalee 
3. Jaket dapat digunakan sebagai pelengkap tambahan ketika dalam keadaan urgen. Suatu ketika pernah terjadi pada saya dan teman saya yang kebetulan saat itu menjadi tim advance (tim penyiap sebelum peserta dan panitia tiba di tempat acara yang tugasnya merapikan tempat, tracking/mencari jalur, lobi dengan pihak setempat, dll). Acara saat itu berlokasi di Sentul (itu loh yang buat balapan tapi agak masuk ke dalam lagi..deketan ama Gunung Putri yang buat syuting Mak Lampir…hihihihihihi), kami berangkat dari kampus sore selepas ashar dan sampai di sana dengan menggunakan bus patas AC kurang lebih jam 7an. Kondisi saat itu hujan deras, becek dan banyak ojek sepertinya. Kami (saya dan Rama, red) pun cepat-cepat mencari masjid di dekat turunnya kami dari bus dan alhamdulillah kami menemukannya. Rama ke tempat sholat cowok dan saya ke tempat sholat cewek, dengan diiringi petir yang keras dan hujan yang deras maka membuat basah dimana-mana. Di tempat sholat cewek saya tidak menemukan sajadah sehingga saya pun berinisiatif membuka jaket saya untuk dijadikan sebagai sajadah pengganti. Hal ini tidak hanya terjadi sekali dua kali, tapi beberapa kali, di beberapa kondisi saya sering menggunakan jaket sebagai sajadah pengganti.
bisa juga jadi sajadah pengganti 
4. Jaket juga berfungsi sebagai pelindung jilbab saya dari tiupan angin sehingga tidak terbang-terbang dan saya pun tidak perlu repot-repot menjaga jilbab saya agar tidak mudah dihempas derai angin (ini yang sering..bisa digunakan waktu naik motor, pergi ke luar kosan atau keluar kota dan jenis aktivitas mobile yang lain).
lagi di dufan siang2 tetep pake jaket 
5. Jaket berfungsi untuk menghindari dari dinginnya AC di dalam bus dan menghindari nyamuk yang ada di sekitarnya.
di dalam bus pun berjaket 
 6. Jaket sebagai luaran/pelengkap saja. Tapi ada salah seorang teman saya yang mengatakan bahwa jika ia memakai jaket ke kampus dapat diindikasikan bahwa dia belum mandi.
buat luaran aja 
7. Jaket bukan jimat. Menggunakan jaket tertentu bukan penentu keberhasilan atau kegagalan kita dalam menjalankan suatu hal. Ini seperti cerita dari teman saya yang karena mengenakan jaket xx dia menjadi lulus sidang skripsi dan ujian internasional bahasa. Kemudian dia mengatakan kepada saya setengah bercanda "makanya lo pake jaket xx aja supaya lulus" dan saya pun menjawab "halah..ada2 aja deh".
 
Jadi dapat disimpulkan bahwa jaket memiliki fungsi dan kenyamanan sendiri bagi penggunanya. Jangan lupa secara rutin mencuci jaket yang telah dikenakan agar terhindar dari virus-virus yang tidak bertanggung jawab (minimal 2 hari sekali, maksimal 1 minggu sekali…tergantung ketebalan jaket).
 
blazernya sk 
Go Jacket Go!!!! (artinya : klo pergi2 pake jaket).

June 17, 2008

Pada Hijrah Ke Singapura

Filed under: My Voice, HIMTEK, Teman

Hi semua!!!!Pakabar????Udah lama juga tak bersua dengan "rumah virtual" ini karena kesibukan yang tidak bisa ditolerir dan mencoba untuk mengalihkan tulisan ke "rumah tetangga virtual" yang lain (milis, red) dengan alasan supaya keberadaan milis lebih hidup dan eksis.

Well, sekarang mau menuliskan tentang hijrahnya teman-teman seangkatan (2003, red) jurusan Sistem Komputer ke Singapura. Banyak beberapa alasan yang melatar belakangi mereka ke sana, mulai dari mencari tantangan baru, menjemput sang soulmate smapai dan alasan yang terakhir tak lain adalah mencari pekerjaan yang layak tentunya.

Ditriggeri oleh Gita Nangoy yang meninggalkan karir ke-aslab-annya demi mencari kerja dan menyusul sang pujaan hati di sana (yang sekarang sudah menjadi suaminya), kemudian disusul oleh Agus (dikenal dengan agus BNAC), kemudian Yaya (Mutia, red) dan katanya akan menyusul beberapa bulan yang akan datang si ncek (antoni, red) dan mungkin beberapa teman yang lain.Hmmmmmm…saya kemana ya????akankah mengikuti jejak mereka ataukah mencari benua yang lain supaya persebaran anak SK lebih merata di seluruh benua di dunia ini (lebai mode : ON) tau mungkin benua Madura saja (hehehehehehhe).

Berikut adalah Foto-foto sebelum Yaya pergi ke Singapura yang mengambil lokasi di pusat perbelanjaan terbesar di daerah Jakarta Barat, apalagi jika bukan MALL TAMAN ANGGREK (kata teman-teman "Binus Banget" noleh ke kiri..noleh ke kanan pasti ktemu anak Binus dan kebetulan waktu itu ktemu ama Junior SK’06 yang sedang menanti sesuatu di sekitar area Ice Skating, berhubung mereka menganggur, saya meminta mereka untuk mengambil gambar kami :

 

Kiri ke Kanan, Nda-Is-Ti-Vik-Pik-Ya

Ini bukan berlokasi di Ice Skating tapi di Popeye, sambil makan sambil foto-foto (pantesan pada seger2 mukanya..kenyang siy..coba klo gak..pasti kucel n loyo deh).

to be c o n t i n u e d……… 

May 13, 2008

Selamat menjadi Ibu wahai temanku

Filed under: Humaniora, My Voice, Teman

Alhamdulillahirobbil’alamin,

‘Telepati seorang sahabat’ itulah ungkapan yang tepat yang sering kami pergunakan, setiap ada hal yang mengganjal dalam hati dan pikiran serta informasi terbaru tentang teman-teman yang lain entah kenapa kami seperti punya clockrate yang sama. Kami (saya dan Dian-sahabat dekat saya) selalu dipertemukan oleh moment, dan sebab itu pertemanan kami menjadi awet sampai sekarang (insyaAllah..tolong jaga persahabatan ini ya Allah).

Kemarin siang, saya iseng menelpon Dian dan menanyakan kabarnya dan otomatis sahabat-sahabat yang lain. Secara spontan, si Dian langsung menceritakan bahwa si Maryam (salah satu sahabat kami) telah melahirkan anak pertamanya. Mendengar hal tersebut saya kaget, karena tidak terasa si Maryam sudah melahirkan saja, padahal baru beberapa bulan yang lalu (ketika liburan natal dan tahun baru) bersua dengannya dalam keadaan perut yang membuncit dan sekarang perutnya udah kempes. Selamat menjadi seorang Ibu wahai sahabatku, semoga anakmu menjadi anak yang sholeha.

Yang ingin saya ceritakan di sini adalah perjuangan saat teman saya tersebut melahirkan. Berdasarkan cerita yang saya dapatkan dari Dian via telpon kemarin yang juga mendampingi proses kelahiran anak pertama Maryam ini, proses kelahiran anak pertamanya ini terbilang sulit dan lama. Saya pun bertanya kepada dia "sulit dan lamanya seperti apa???". Dia pun bercerita tentang pengalamannya mendampingi orang yang melahirkan (sebelumnya saya pernah dengar langsung dari dia…benar-benar perjuangan antara hidup dan mati) dan untuk Maryam adalah yang pengalaman yang ketiga kalinya mendampingi orang yang sedang melahirkan (yang pertama adalah kakaknya-Mbak Yatik, yang kedua adalah Mar-sahabat kami).

Agak berbeda dengan saya, jika Dian berpengalaman mendampingi orang yang sedang melahirkan, sementara saya mendampingi orang yang sedang ngidam saat hamil, yang ngidamnya aneh dan mintanya macam-macam bahkan tidak logis, sampai-sampai awal-awal kehamilannya masuk rumah sakit karena harus diinfus (astaghfirullah….itu pengalaman kakak saya sendiri) dan setelah sampai pada moment melahirkan, saya tidak mendampingi karena saya sedang berada di Jakarta dan yang mendampingi adalah Ibu saya. Karena kakak saya terlebih dahulu melahirkan dibandingkan kakaknya si Dian, maka pengalaman yang saya dapatkan pun saya ceritakan ke dia dan pengalaman saat kakak saya melahirkan yang saya dapatkan dari Ibu dan kakak saya ceritakan juga ke dia.

Berdasarkan cerita dan pengalaman yang saya dapat dari Ibu dan kakak saya ketika akan melahirkan sebenarnya keputusan untuk melahirkan dengan cara operasi akan dilakukan, namun kata kakak saya ketika ummi selesai menunaikan ibadah sholat maghrib entah kenapa proses kelahiran berlangsung begitu cepat dan normal sehingga keputusan operasi pun dibatalkan dan alhamdulillah lahirlah Shabrina Aisyah Syafarilla. Ketika saya ceritakan tentang hal ini kepada Dian, dia hanya mendengarkan dan diam saja dan kami pun hanya bisa meyatakan bahwa memang benar "Surga berada di bawah telapak kaki Ibu". Walau kami kadang memiliki pemahaman yang berbeda dengan ibu kami, namun dari pengalaman yang kami dapat kami mencoba untuk belajar memahami ibu kami dengan cara yang kami bisa dan bisa diterima oleh ibu kami, ketika sudah tidak ditemui titik potong pemahaman kami akan hanya akan diam dan mendengarkan saja karena jika direspon akan menambah dosa saja.

Ya sekarang, saya bercerita tentang Maryam. Menurut Dian, proses kelahiran anak pertamanya tersebut berlangsung selama 2 hari (astaghfirullah…), dalam waktu sehari saja masih berada tahap pembukaan 3 (saya pun keheranan mendengar cerita dian). Lantas saya bertanya "Bapaknya ada gak???mendampingi saat dia melahirkan??". Dian berkata bahwa Bapaknya sedang ada di Jember saat itu karena ada saudaranya yang melangsungkan pernikahan (catatan : Bapaknya pergi sebelum hari H saat Maryam akan melahirkan). Terus saya bertanya lagi "kakak-kakaknya yang lain ada di situ gak???". Dian menjawab "Gak ada". Saya bertanya lagi : "Kok bisa???". Dian :"Soalnya suaminya gak ngasi tau ama keluarganya". Saya pun diam sejenak di telpon dan Dian pun langsung memaikan telepatinya dengan mengatakan "makanya saat itu aku bilang sama dia, untuk minta maaf sama Bapaknya atau minta do’a ama beliau dan ngasi tau anggota keluarganya klo saat ini akan melahirkan (kondisi saat itu  masih pembukaan 3)".

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Bidan yang membantu kelahirannya sebenarnya sang bidan sudah angkat tangan dan memilih jalur ditangani ke Rumah Sakit saja, namun atas lobi si Dian ke sang Bidan tersebut yang juga Buleknya (Bidannya adalah istri dari Om-nya–ditarik dari garis keturunan umminya) maka sang bidan pun berupaya sekuat mungkin untuk membantu sahabat sang ponakan tersebut. Esoknya (hari kedua proses melahirkan) sang suami menghubungi keluarga istrinya dan juga Bapaknya yang menginformasikan bahwa Maryam akan melahirkan. Selang beberapa saat abang tertua (kami biasa memanggil KAK FAE) datang dengan membawa air yang kemudian diminumkan ke Maryam dan setelah beberapa saat dari itu bayinya pun keluar dari rahim sang ibu dan menatap indahnya dunia yang dikelilingi oleh orang-orang tercinta.

Sekali lagi Dian mengatakan dan mengingatkan kepada saya "kenapa surga berada di bawah telapak kaki Ibu", perjuangan untuk melahirkan yang dia lihat dengan mata kepala sendiri sudah sangat cukup memberikan suplemen hidup kepada dia bahwa alangkah tak ternilainya pengorbanan yang ditorehkan oleh sang Ibu dan tak terbalas oleh apapun juga.

Selamat menjadi Ibu wahai sahabatku, selamat berjuang untuk membesarkannya, kau telah merasakan apa itu mengandung, melahirkan dan sekarang menyusui. Jadilah anak yang sholehah Mufarrihah Kumala Sari, berbakti kepada orang tua dan agama.

// Alhamdulillah nambah ponakan satu lagi….ayo2 DIAN cepet nyusul…:D// 

 

April 27, 2008

Weekend-nya SK’03

Filed under: My Voice, HIMTEK, Teman

Weekend ini pure/totally bersama-sama teman-teman SK’03 mulai dari Jum’at malam sampai dengan Minggu sore. Berikut adalah rangkaian kegiatannya :

1. Jum’at malam, selepas pulang kantor karena tidak ada schedule ke kampus seperti biasanya saya luangkan waktu untuk makan bersama teman-teman. Kebetulan sorenya sudah melakukan confrence dengan teman-teman SK’03 di Yahoo Messenger dengan menghasilkan 2 keputusan yaitu jenguk syahril kumpul jam 10 pagi di KDB dan Acara Farewel Yaya di Mall Taman Anggrek (baca : TA) kumpul jam 1 siang. Untuk makan malam ini saya berencana mensosialisasikan kedua hal ini kepada teman-teman siapa tahu ada yang mau ikut. Sebelum makan malam saya berencana untuk mengambil monitor dan cpu yang sudah diservis sabtu yang lalu dan baru sempat diambil karena waktu dan tenaga yang tidak memungkinkan untuk mengambilnya secara simultan. Saya menghubungi salah satu teman saya untuk membantu saya membawakan monitor dan cpu secara bergantian ke kosan saya dengan cara memangkunya di motor saya. Alhamdulillah si teman bersedia dan saya pun menjemput dia di kosannya. Beberapa saat tiba di kosannya, saya minta dia untuk turun karena saya malas untuk naik-naik tangga. Dia pun turun dengan wajah murung, bermuram durja dan mesem-mesem. Spontan saya pun bertanya "kok bete banget siy, nape???", dia pun menjawab "iya niy gue lagi bete banget", saya bertanya lagi "sama kerjaan", dia balik jawab "gak kok bukan..ouw ya ntar temenin gue potong rambut ya sama ke CL (baca : Mall Ciputra) buat shopping..klo lg stress hedonis gue kumat". Saya masih mikir dan ragu-ragu menjawab karena naluri saya untuk ke Mall sedang tidak off dan tidak ada barang yang ingin saya beli di sana, tapi mendengar pernyataan dia yang seperti itu saya pun berpikir mungkin hal ini bisa menjadi salah satu pengobat kepenatan dan kestresannya. Rencana saya setelah mengambil cpu dan monitor adalah makan kemudian kembali ke kosan dan ke kosan teman yang lain untuk mempersiapkan ujian yang akan berlangsung beberapa hari lagi (belum blajar…hush hush hush).
Malam itu pun kami ambil cpu dan monitor, setelah itu mengantarkan teman saya potong rambut dan berdasarkan pernyataan teman saya itu "lo sholatnya kan lama..lo sholat aja dl is..selagi lo sholat gue potong rambut dulu..ntar klo udah slesai gue hubungi lo lg", saya bilang "sep..ntar kabari aja dimana salonnya". Saya pun sholat maghrib kemudian disambung dengan Isya’. Selepas sholat Isya’ saya meluncur ke salon yang tertulis di inbox hp saya dan ternyata setelah saya tunggu beberapa menit di seberang jalan salon belum selesai juga (alamak..wanita oh wanita..lama amet siy..takut tutup CLnya). Beberapa menit kemudian dia pun keluar dan dia meminta maaf karena sudah membuat saya menunggu dan saya pun katakan "udah gpp..jadi kan ya ke CL???mo kemana ke CLnya???", dia berkata "sory is udah buat lo nunggu, ya jadi, ke Watson, gue mo beli perlengkapan make-up", saya : "udah gpp, gak usah dipikirin, tempat apaan tuh Watson, aku blm pernah ke sana, teman: "kayak guardian gitu". saya:"oooo". Kami pun ke CL, selanjutnya menuju ke WATSON. Melihat Watson yang isinya tak jauh berbeda dengan guardian dan sejenisnya maka saya mampir sebentar ke counter Rampage yang lokasi setetanggaan dengan Watson, apalagi jika tidak melihat celana jeans dan kawan-kawannya, berhubung tidak ada niat untuk belanja maka saya hanya memantau saja dan setelah beberapa menit keluar dari conter tersebut dan mau tidak mau ke Watson juga, melihat-lihat isinya. Setelah melakukan scanning dan monitoring tempat tersebut, bisa saya katakan bahwa Watson merupakan salah bentuk perusahaan Retail yang menyediakan produk-produk sehari mulai dari makanan kecil, minuman, kosmetik, perlengkapan mandi dan lain-lain. Berdasarkan mata kuliah Marketing Fundamental yang pernah saya dapatkan bahwa masa depan bisnis Retail di Indonesia akan berkembang pesat dan akan mengalahkan pasar-pasar tradisional jika infrastrukturnya tidak dikembangkan dengan baik, jelas..!!! harga sama, kualitas yang terjamin serta pelayanan lebih bagus maka konsumen pun akan berbondong-bondong ke pasar ritel (ex : alfamart,indomart, carefour, giant, guardian dll).
Iseng-iseng, saya pun membeli M&M’s dan aqua botol, saya pun mencari teman saya yang ternyata masih nyangkut di blok kosmetik untuk mencoba eye shadow dan ooops saya dimintai pendapat tentang eye shadow yang sedang dia coba :

Teman : "menurut lo gmn is..bagus gak" (dia sedang pake eye shadow warna biru apa coklat gitu..entahlah lupa)
Saya : "gak tau lah, km suka gak??"
Teman : "beneran is"
Saya : "kurang ah..gak kliatan apa2..kyk gak pake apa2an"
Teman : "klo yang ini???yang ini???" (nyolot niy orang smuanya dicobain..saya pun terjebak di situ menunggu dia diolesin serbuk berwarna itu dan kemudian saya diminta pendapatnya..udah tau kemampuan saya ttg yg beginian rendah banget masih aja niy orang minta pendapat saya).
Saya :"udah yang warna ungu aja klo gak pink itu cocok sama kulitmu"

Teman :"tapi gue pengennya coklat biar cocok ama baju gue"

Saya : "ya udahlah coklat aja" (selagi dia nyoba warna yang laen..saya tinggalkan dia utk melihat produk-produk yang lain..setelah mendapatkan pelembab saya pun ke kasir dan keluar dari Watson kemudian nongkrong dekat kaca untuk menikmati M&M yang saya beli sambil melihat manusia-manusia yang hilir-mudik di depan saya..Alhamdulillah yaa Allah atas nikmat yang Engkau limpahkan!!!!)

Saya lihat teman saya lagi dari luar, ternyata dia masih mencoba produk kosmetik yang lain (kali ini maskara…alamak!!!lama banget beli beginian doang..kenapa gak langsung aja seh..tp yasud tungguin aja..perilaku konsumen emang beda-beda, ada yang selektif dan ada yang suka nyoba-nyoba serta ada juga yang suka gratisan..:D..orang marketing harus paham tentang hal ini). Setelah beberapa menit menanti tanpa harapan di depan kaca yang sedang dibersihkan oleh cleaning service teman saya pun muncul :

Saya : "Udah???, beli apa aja ???"

Teman : "Eye shadow, maskara, (satu lagi lupa namanya apaaan..)"

Kami pun beranjak dari Watson menuju ke parkiran, namun setelah melihat counter Lea saya pun mengajak teman saya untuk melihat sejenak ke sana (saya pikir itu counternya Lee Cooper…ternyata mata saya salah bacanya..tapi udah telanjur masuk…yasud lihat2 aja). Setelah itu ke counter OP yang diskon gede-gedean terus ke Bata kemudian ke Giordano (tanpa bermaksud membeli produknya..cuman liat-liat aja). Karena CL sudah mau tutup, kami pun kembali ke kosan dan kami putuskan untuk makan dekat kampus saja. Di sekitar tanjung duren saya menawarkan teman saya untuk makan sop kaki kambing yang komponen-komponen sop nya bisa milih sendiri, tapi sayang teman saya tidak suka kambing padahal lumayan buat saya yang penderita hipotensi untuk menambah darah sehingga kami lanjutkan perjalanan ke kampus. Di pertigaan 91 menuju kampus Kijang ada cafe baru bersebelahan dengan penjual martabak, saya menawarkan ke teman saya untuk makan di sana dan dia pun setuju, saya makan soto ceker+nasi+Jus Jambu, teman saya kurang lebih sama dengan saya. Saat makan saya curhat kepada teman saya tentang 2 hal yang membuat saya bete dalam perjalanan ini (sebelum melanjutkan omongan saya, sang teman berkata "pasti gara2 nungguin gue di salon lama", saya :"bukan"), yaitu :

aaa. Orang yang nyerobot antrian ketika saya akan melakukan transaksi ATM Mandiri di CL, melihat aksi si Bapak itu muka saya hanya bisa statis (no smile and just symbol), dengan alasan "saya sudah antri dari tadi dan pindah ke ATM Mandiri di sebelahnya" membuat saya jadi tidak bisa berkomentar apapun, hanya diam dan mendengarkan saja (kenapa gak menunggu di antrian ini..apa salahnya menunggu???..menurut Islam kita harus menghargai Orang yang lebih tua dan menyayangi yang muda..Alhamdulillah ingat meskipun dalam keadaan bete). 

bbb. Tukang parkir di cafe baru yang kami kunjungi tiba-tiba minta bayar duluan kemudian saya pun berkata "bayar sekarang????bukannya ntar???", si tukang parkir "masak bayar besok, sekaran mbak", saya:"langsung sekarang??? (dengan muka serius)", si tukang parkir :"iya sekarang", kemudian teman saya pun membayar, si tukang parkir mengatakan kepada saya "agak geseran ke sebelah kanan mbak motornya (disebelah kiri ada mobil)", saya hanya diam kemudian membuka jok motor dan menggantung helm di situ dan mnetup jok kembali dan mencabut kunci yang tergantung di jok dan meng-unlock kunci stang motor saya dan saya pun mengatakan kepada si tukang parkir yang masih berdiri di sebelah kami "tolong dong geserin motornya" dan dia pun menggesernya, kemudian kami masuk dan duduk. Setelah saya ceritakan maksud saya melakukan hal ini kepada tukang parkir tersebut kepada teman saya maka dia hanya berkata "pantesan..tumben banget lo kayak gitu..biasanya yang gue liat lo gak pernah gitu". Coba anda bayangkan, dia belum melakukan tanggung jawab yang dia emban, dia sudah meminta imbalan duluan, kerja dulu baru dapat gaji.

2. Sabtu, 2 agenda di hari ini, yaitu :

– Jenguk Syahrul yang sudah 2 Minggu dirawat di Rumah Sakit karena Typhus dan Bronchitis, karena sudah di rumah maka kami ke rumahnya di Condet dengan menggunakan Motor (asli…tuh rumah jauh banget…Alhamdulillah sampe juga ke sana). Kami baru berangkat ke sana sekitar jam 1/2 12an siang dan baru sampai sana jam 1an lewat (panas terik yang penting bisa jenguk bareng ke sana…). Setelah sampai di sana, seperti biasa menikmati makanan yang disedikan tuan rumah, menanyakan kondisi teman yang sakit, sholat dzuhur berjemaah, kata-kataan dan ceng-cengan (wajib niy kykna..) dan lanjut ke TA.

– Dalam perjalanan menuju ke TA saya nyasar ke Jalan tol kebon jeruk (malu siy gak..bingung aja harus puter balik dimana..tapi untunglah ada orang yang menyarankan kami untuk puter balik di situ aja biar gak kejauhan…HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA…..tak terbayangkan Motor sedang khilaf sampai-sampai masuk ke TOL..Arlinda yang nebeng di motor saya jadi malu dan menganggap ini adalah karmanya dia karena sudah pernah menghina Wanto-SK’03 yang pernah nyasar ke TOL juga..HIHIHIHIHIHI….terang saja saya gak malu muka saya ketutupan helm full face sedangkan arlinda pake helm cetok..Untung gak ada polisi, gak lucu aja klo minggu ini saya ktemu polisi 2 kali dikarenakan kesalahan yang bodoh..Alhamdulillah lagi).

– Baru sampai di TA sekitar jam 3an dan kami pun mengumpulkan orang-orang yang terpisah tempatnya satu sama lain, ada yang di platinum, di coffee bean dan masih belokan menuju TA,kami satukan tempatnya di Popeye karena ada beberapa dari kami yang belum makan. Seperti biasa, jika makan bareng anak-anak SK maka kasi spare waktu lebih banyak,,,misalnya : jika waktu makan biasa hanya 1/2 jam maka kalikan 3 dan jika harus ada penambahan teman yang lain maka kalikan 2 lagi, karena pasti ada acara ekstra lain yang tidak terencana (entahlah apaan, let it flow aja).’

– Acara ke TA ini dimaksudkan sevagai acara perpisahan dengan Yaya yang hari Minggu ini sudah kembali ke kampung halaman di Pekalongan untuk kemudian hijrah ke Singapura menyusul kekasih hatinya di sana (Sukses selalu buat Mutia Destaminata a.k.a YAYA…Semangat, optimis dan jangan plin-plan lagi..klo gak 1 ya 0..OK YA!!!!!!)

– Di TA (di Ice skating) bertemu denga anak-anak SK Junior yang kebetulan memakai jaket Himtek, spontan teman-teman 03 menanyakan kepada saya "siapa itu yang pake computer engineering??", saya pun mendekati gerombolan itu dan ooooops ternyata si Ferdi, Tora dan anak-anak angkatan 2006 yang lain yang beberapa dari mereka adalah pengurus Himtek yang cukup saya kenal dengan baik. Saya perkenalkan mereka denganteman-teman saya di angkatan 2003 dan kami meminta bantuan Ferdi untuk memotret kami. Selain foto-foto, saya juga mengingatkan Ferdi untuk terus melakukan follow up ke teman-teman kecil Himtek agar tetap bisa saling berhubungan dengan kakak-kakak Himteknya.

– Bertemu dengan Billy juga (salah satu teman kelompok skripsi saya) yang sedang jalan bareng ceweknya, yang kemudian mereka bergabung dengan gerombolan kami. Ada Oping juga yang janjian bertemu di Hero karena kami menunaikan ibadah sholat Ashar dulu di musholla taman anggrek yang lokasinya tak jauh dari hero (di parkiran mobil di zona merah). Bertemu dengan Anto juga (salah satu pengurus Himtek yang juga tangan kanan eksternal saya di Himtek dulu…lumaya buat cerita dan saling share pengalaman juga..sambil mengingatkan dia juga agar tetap memantau Himtek dari jauh). Ada Katan juga yang meupakan salah satu teman sekelas saya di PSK yang merupakan Bapak Guru di salah satu sekolah yang menurut teman-teman SK’03 lebih cocok menjadi muridnya (peace Tan!!!!). Ada Patrice juga yang membawa cowok barunya yang katanya asli Solo.

– Dll, panjang ceritanya tentang TA jika dituangkan dalam bentuk tulisan, intinya Seru dan Fun Banget sekaligus bikin bangkrut juga. 

3. Selepas dari TA, beberapa teman cewek menginap di kosan, lumayan juga dari hasil diskusi dan ngobrol bareng di dalam sepetak kamar menghasilkan beberapa hal, yaitu :

– Pengobat stress teman saya yang sedang mengalami masalah patah hati dan kekecewaan (ayo..ayo bangu…Kamu bisa..Everything will be OKAY..There will another one who is more suitable with you..stop it now or broken heart in long term)

– No body perfect, sempurna itu relatif tergantung sapa yang melihatnya dan dalam konteks yang seperti apa.

– Kampus adalah tempat pendidikan pribadi untuk menjadi dewasa, jangan sampai salah teman dan pergaulan.
– Kepercayaan dari seseorang terbentu karena keterbukaan diri dan ketidak-jaim-an. Terbuka bukan berarti tidak ada hal yang harus dirahasiakan, terbuka yang biasa dan apa adanya serta berbatas, aren’t these?????

– Mencari yang TEPAT untuk diri sendiri dan juga untuk teman, karena teman adalah salah satu komponen utama pembentuk kepribadian seseorang dan juga bagian dari proses pendewasaan diri.

– Dll (It’s about Girl’s Talk).

**Solidarity Forever >>>>>> Solidariy for mindfacturing** 

 

 


 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan